Pengaruh strategi pembelajaran (kooperatif model learning together dan langsung) terhadap pemahaman konseptual dan algoritmik kimia pada siswa SMA dengan kemampuan matematika berbeda / Muntari - Repositori Universitas Negeri Malang

Pengaruh strategi pembelajaran (kooperatif model learning together dan langsung) terhadap pemahaman konseptual dan algoritmik kimia pada siswa SMA dengan kemampuan matematika berbeda / Muntari

Muntari (2010) Pengaruh strategi pembelajaran (kooperatif model learning together dan langsung) terhadap pemahaman konseptual dan algoritmik kimia pada siswa SMA dengan kemampuan matematika berbeda / Muntari. Doctoral thesis, Universitas Negeri Malang.

Full text not available from this repository.

Abstract

ABSTRAK Muntari. 2009. Pengaruh Strategi Pembelajaran (Kooperatif Model Learning Together dan Langsung) terhadap Pemahaman Konseptual dan Algoritmik Kimia pada Siswa SMA dengan Kemampuan Matematika Berbeda. Disertasi Program Studi Setingkat Jurusan Teknologi Pembelajaran Program Pascasarjana Universitas Negeri Malang. Pembimbing (I) Prof. Dr. Wayan Ardhana M.A (II) Prof. Dr. H. M. Dimyati dan (III) Prof. Dr. I Nyoman Sudana Degeng M.Pd. Kata kunci pembelajaran kooperatif pembelajaran langsung kemampuan matematika teknik pathway pemahaman konseptual pemahaman algoritmik. Strategi pembelajaran kimia yang diterapkan guru di SMA sampai saat ini belum banyak membantu siswa dalam meningkatkan pemahaman kimia siswa baik yang bersifat konseptual maupun algoritmik. Strategi pembelajaran konvensional yang selama ini dijalankan lebih banyak dikembangkan dari paradigma bahwa keberhasilan siswa lebih merujuk pada kompetisi dan proses belajar masih lebih bersifat individual daripada kolaborasi. Pembelajaran pemecahan masalah kimia di sekolah menengah yang dicermati melalui pendapat para ahli dan didukung dengan hasil-hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi pembelajaran pemecahan masalah kimia masih berkutat pada cara belajar dengan menghafal dan latihan-latihan soal. Proses pembelajaran di sekolah-sekolah menengah masih berorientasi pada target pencapaian materi yang ditetapkan kurikulum. Kemampuan matematika siswa diindikasikan sebagai salah satu penyebab kurang berhasilnya siswa dalam menyelesaikan masalah kimia. Sebagaimana diungkapkan oleh Tobias (dalam Nakhleh 1993) banyak siswa gagal dalam memecahkan masalah kimia yang terkait dengan hitungan-kimia bukan karena lemah dalam pemahaman konseptual akan tetapi diduga lemah dalam melakukan operasi matematika. Kegagalan siswa dalam pemecahan masalah kimia diindikasikan disebabkan pula oleh kurang mampunya siswa menghubungkan konsep-konsep kimia sebelumnya dengan masalah kimia yang dihadapi. Penerapan strategi pembelajaran kooperatif model Learning Together (LT) diduga dapat meningkatkan kemampuan siswa dalam pemecahan masalah kimia dengan cara menggali dan menghubungkan pengetahuan siswa untuk memecahkan masalah kimia yang dihadapi secara kolaboratif. Penelitian bertujuan untuk menguji (1) pengaruh penerapan strategi pembelajaran yang dilakukan secara kooperatif model LT dan melalui pembelajaran langsung terhadap pemahaman konseptual dan algoritmik siswa (2) pengaruh kemampuan matematika siswa terhadap pemahaman konseptual dan algoritmik siswa dan (3) pengaruh interaktif antara penerapan strategi pembelajaran dan kemampuan matematika siswa terhadap pemahaman konseptual dan algoritmik siswa SMA. Penelitian menerapkan eksperimen semu (quasi experiment) di mana rancangan pretest-posttest nonequivalent control group digunakan dengan teknik pengukuran dua faktor versi 2 x 2. Subjek penelitian yang dilibatkan sebanyak 182 siswa kelas XI SMA Negeri 1 Mataram. Ada dua kelompok subjek yang masing-masing terdiri atas dua rombongan belajar dikenai perlakuan penelitian yaitu (1) strategi pembelajaran kooperatif model LT dan (2) strategi pembelajaran langsung. Pemecahan masalah kimia dengan teknik pathway diterapkan pada kedua kelompok subjek. Dari masing-masing kelompok pembelajaran subjek dikelompokkan berdasarkan kemampuan matematikanya yaitu kemampuan tinggi dan rendah. Instrumen tes yang sama digunakan untuk mengukur pemahaman kimia siswa sebelum dan sesudah perlakuan penelitian diberikan. Hipotesis penelitian diuji dengan Multivariate Analysis of Variance (MANOVA) menggunakan program SPSS 10 for Windows XP pada taraf signifikansi 0 05. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) tidak ada perbedaan dalam pemahaman konseptual antara kelompok siswa yang belajar dengan menerapkan strategi pembelajaran kooperatif dan kelompok siswa yang belajar dengan menerapkan strategi pembelajaran langsung (F 2 177 p 0 142 0 05) (2) kemampuan matematika yang berbeda memberikan pengaruh yang berbeda dalam pemahaman konseptual siswa (F 12 855 p 0 000 0 05). Siswa yang memiliki kemampuan matematika tinggi lebih baik pemahaman konseptulnya bila dibandingkan dengan siswa yang memiliki kemampuan matematika rendah (3) tidak ada pengaruh interaksi dalam penerapan strategi pembelajaran dan kemampuan matematika siswa terhadap pencapaian pemahaman konseptual kimia (F 0 150 p 0 699 0 05) (4) penerapan strategi pembelajaran kooperatif dan strategi pembelajaran langsung memberikan pengaruh yang berbeda dalam pencapaian pemahaman algoritmik siswa (F 59 537 p 0 000 0 05). Strategi pembelajaran kooperatif lebih unggul bila dibandingkan dengan strategi pembelajaran langsung dalam pencapaian pemahaman algoritmik kimia siswa (5) kemampuan matematika yang berbeda memberikan pengaruh yang berbeda dalam pencapaian pemahaman algoritmik kimia (F 19 485 p 0 000 0 05). Siswa yang memiliki kemampuan matematika tinggi lebih baik pemahaman algoritmiknya bila dibandingkan dengan siswa yang memiliki kemampuan matematika rendah (6) tidak ada pengaruh interaksi dalam penerapan strategi pembelajaran dan kemampuan matematika siswa terhadap pencapaian pemahaman algoritmik kimia (F 0 531 p 0 467 0 05). Berdasarkan pada temuan penelitian di atas sejumlah saran dapat diberikan untuk pemanfaatan dari temuan penelitian ini yaitu (1) pembelajaran kooperatif model LT tepat diterapkan dalam pembelajaran kimia dengan menekankan pemecahan masalah kimia dengan teknik pathway (2) guru perlu menggali kemampuan matematika siswa yang berhubungan dengan hitungan-kimia dan (3) untuk pencapaian mastery threshold agar dilakukan pengujian ulang model penelitian ini dengan lebih mengoptimalkan proses pembelajaran sesuai dengan rancangan pembelajaran dalam rangka pencapaian kriteria belajar.

Item Type: Thesis (Doctoral)
Subjects: ?? ??
Divisions: Fakultas Ilmu Pendidikan (FIP) > Departemen Teknologi Pendidikan (TEP) > S3 Teknologi Pembelajaran
Depositing User: library UM
Date Deposited: 10 Feb 2010 04:29
Last Modified: 09 Sep 2010 03:00
URI: http://repository.um.ac.id/id/eprint/63550

Actions (login required)

View Item View Item