Manajemen sarana dan prasarana dalam peningkatan mutu pendidikan (studi kasus di SDN Model Kota Malang) / Desi Mulyani - Repositori Universitas Negeri Malang

Manajemen sarana dan prasarana dalam peningkatan mutu pendidikan (studi kasus di SDN Model Kota Malang) / Desi Mulyani

Mulyani, Desi (2014) Manajemen sarana dan prasarana dalam peningkatan mutu pendidikan (studi kasus di SDN Model Kota Malang) / Desi Mulyani. Masters thesis, Universitas Negeri Malang.

Full text not available from this repository.

Abstract

Mulyani Desi. 2013. Manajemen Sarana dan Prasarana dalam Peningkatan Mutu Pendidikan (Studi Kasus di SDN Model Kota Malang). Tesis Program Studi Manajemen Pendidikan Pascasarjana Universitas Negeri Malang. Pembimbing (1) Dr. H. Imron Arifin M.Pd. (II) Prof. Dr. H. Bambang Budi Wiyono M.Pd. Kata kunci manajemen sarana dan prasarana peningkatan mutu pendidikan. Manajemen sarana dan prasarana berperan untuk mengatur sarana dan prasarana pendidikan dengan baik sesuai dengan standar yang telah ditetapkan oleh pemerintah. Dengan adanya manajemen sarana dan prasarana pendidikan yang baik maka semua fasilitas pendidikan selalu dalam kondisi siap pakai pada saat dibutuhkan sehingga proses belajar mengajar dapat berjalan secara efektif dan efisien dan tujuan pendidikan yang ditetapkan dapat tercapai. Berdasarkan konteks tersebut peneliti merumuskan fokus penelitian yang terdiri dari (1) proses perencanaan sarana dan prasarana di SDN Model Kota Malang dalam peningkatan mutu pendidikan (2) proses pelaksanaan sarana dan prasarana di SDN Model Kota Malang dalam peningkatan mutu pendidikan (3) proses evaluasi sarana dan prasarana di SDN Model Kota Malang dalam peningkatan mutu pendidikan (4) faktor penghambat dan strategi mengatasi hambatan manajemen sarana dan prasarana di SDN Model Kota Malang dalam peningkatan mutu pendidikan (5) faktor pendukung dan strategi pengembangan manajemen sarana dan prasarana di SDN Model Kota Malang dalam peningkatan mutu pendidikan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan rancangan penelitian studi kasus. Penentuan sampel dilakukan dengan menggunakan teknik purposive sampling. Pengumpulan data dalam penelitian ini dilakukan dengan memakai metode wawancara mendalam observasi dan dokumentasi. Analisis data yang digunakan adalah teknik analisis model interaktif yang dikembangkan oleh Miles dan Huberman. Untuk pengecekan keabsahan data maka peneliti menggunakan kriteria kredibilitas transferabilitas dependabilitas dan konfirmabilitas. Dari hasil penelitian ditemukan bahwa (1) proses perencanaan terdiri dari (a) membentuk panitia (b) menginventarisasi perabot (c) menetapkan spesifikasi perabot (d) menetapkan harga satuan (e) memperkirakan kemungkinan yang terjadi di masa mendatang (f) meminta persetujuan resmi dari kepala sekolah (g) melakukan verifikasi terhadap hasil perencanaan (2) proses pelaksanaan terdiri dari (a) pengadaan (b) inventarisasi (c) pendistribusian (d) penggunaan dan (e) pemeliharaan (3) proses evaluasi meliputi (a) evaluasi dilakukan untuk mengetahui apakah sarana dan prasarana pendidikan masih layak digunakan atau tidak (b) Penghapusan sarana dan prasarana belum pernah diadakan (4) faktor penghambat terdiri dari (a) besarnya anggaran biaya pengadaan dan pemeliharaan (b) sekolah tidak menggunakan PDAM sehingga faktor cuaca ikut mempengaruhi persediaan air (c) guru dan peserta didik belum sepenuhnya mengetahui penggunaan sarana dan prasarana yang baik. Adapun strategi mengatasi hambatan terdiri dari (a) mengupayakan semua perlengkapan yang berkualitas tinggi dengan dana yang efisien agar dapat meminimalisir besarnya biaya pemeliharaan (b) pengendalian dalam pengadaan sarana dan prasarana pendidikan melalui sistem perencanaan dan pengadaan yang hati-hati dan seksama. (c) memberikan pelatihan atau sosialisasi kepada guru dan peserta didik (5) faktor pendukung terdiri dari (a) memiliki berbagai sarana dan prasarana sekolah dan memenuhi standar sarana dan prasarana sekolah (b) adanya pro aktif guru dan peserta didik dalam penggunaan dan pemeliharaan sarana dan prasarana yang telah ada (c) pelaksanaan manajemen sarana dan prasarana pendidikan ditangani oleh tenaga-tenaga ahli dalam bidangnya yang bekerjasama dalam proses pengadaan penggunaan serta pemeliharaan (d) adanya dukungan yang tinggi dari semua warga sekolah termasuk orang tua murid dalam proses pelaksanaan program yang direncanakan oleh sekolah (e) sebagian sarana dan prasarana sekolah tidak hanya dimanfaatkan oleh pihak sekolah tetapi juga dimanfaatkan oleh warga sekitar. Adapun strategi pengembangan terdiri dari (a) meningkatkan pengadaan sarana dan prasarana pendidikan secara sistematis (b) meningkatkan pemeliharaan sarana dan prasarana sekolah (c) membelajarkan penggunaan sarana dan prasarana sekolah (d) dalam program perencaaan jangka panjang administrasi sarana dan prasarana akan dilakukan secara komputerisasi/online. Berdasarkan hasil penelitian direkomendasikan saran-saran sebagai berikut bagi (1) SDN Model pemeliharaan dan pemanfaatan sarana dan prasarana sekolah tidak hanya diserahkan pada petugas yang menanganinya saja tetapi sumbangsih atau proaktif semua warga sekolah juga diperlukan agar semua program yang direncanakan dalam pemeliharaan sekolah dapat terealisasikan dengan baik demi kelangsungan proses pendidikan di sekolah (2) kepala SDN Model sebagai manajer yang bertanggungjawab atas kualitas pendidikan idealnya melakukan pengembangan dibidang manajemen sarana prasarana dan keuangan. Sehingga sekolah tetap eksis melaksanakan pendidikan dengan tidak mempersoalkan permasalahan manajemen dan kekurangan dana pembiayaan (3) guru SDN Model agar dapat meningkatkan pemahaman yang benar dan penggunaan yang efektif terhadap penggunaan sarana dan prasarana yang ada di sekolah. (4) Dinas Pendidikan Kota Malang mengingat pentingnya peranan sarana dan prasarana dalam peningkatan mutu pendidikan maka diharapkan pihak dinas pendidikan memberikan berbagai kebijakan terkait dengan sarana dan prasarana sekolah terutama kebutuhan sarana dan prasarana yang relevan dengan karakteristik sekolah (5) peneliti lain diharapkan dapat dijadikan sebagai sumber informasi yang berguna serta pengayaan dan pengembangan tentang konsep manajemen pada sekolah dasar terutama dalam hal manajemen sarana dan prasarana. Penelitian juga dapat dilakukan pada jenjang sekolah di atasnya (SMP/ SMA) dan atau di bawahnya (PAUD TK).

Item Type: Thesis (Masters)
Subjects: L Education > L Education (General)
Divisions: Fakultas Ilmu Pendidikan (FIP) > Departemen Administrasi Pendidikan (AP) > S2 Manajemen Pendidikan
Depositing User: library UM
Date Deposited: 07 Feb 2014 04:29
Last Modified: 09 Sep 2014 03:00
URI: http://repository.um.ac.id/id/eprint/57520

Actions (login required)

View Item View Item