Mencari Paradigma Baru Pemecahan Masalah Belajar dari Keteraturan Menuju ke Kesemrawutan - Repositori Universitas Negeri Malang

Mencari Paradigma Baru Pemecahan Masalah Belajar dari Keteraturan Menuju ke Kesemrawutan

Degeng, I Nyoman Sudana (1998) Mencari Paradigma Baru Pemecahan Masalah Belajar dari Keteraturan Menuju ke Kesemrawutan. Intitute Keguruan dan Ilmu Pendidikan Malang, Malang.

[img] Text
Mencari Paradigma Baru Pemecahan Masalah Belajar dari Keteraturan Menuju Ke Kesemrawutan 10 hal.pdf

Download (1MB)
[img] Text
Mencari Paradigma Baru Pemecahan Masalah Belajar dari Keteraturan Menuju Ke Kesemrawutan full text.pdf
Restricted to Registered users only

Download (6MB)

Abstract

Buku "Mencari Paradigma Baru Pemecahan Masalah Belajar: Dari Keteraturan Menuju ke Kesemrawutan" karya Prof. Dr. I Nyoman Sudana Degeng, M.Pd. berisi gagasan tentang perlunya perubahan paradigma dalam pembelajaran dari cara pandang keteraturan (behavioristik) menuju kesemrawutan (konstruktivistik). Dalam buku ini dijelaskan bahwa kehidupan modern ditandai oleh ketidakpastian dan perubahan yang cepat, sehingga paradigma lama yang menekankan keteraturan, keseragaman, dan kepastian tidak lagi relevan. Paradigma keteraturan dianggap melahirkan “penyakit turunan” dalam dunia pendidikan, seperti kebiasaan menuntut anak “duduk manis”, kepatuhan mutlak, seragam dalam berpakaian, kurikulum, strategi pembelajaran, hingga evaluasi. Semua itu dinilai menumpulkan kreativitas dan mengabaikan keragaman anak sebagai subjek belajar. Paradigma kesemrawutan kemudian ditawarkan sebagai alternatif, karena dianggap lebih sesuai dengan dinamika zaman. Dalam paradigma ini, kebebasan, keberagaman, dan ketidakteraturan dipandang sebagai sumber tumbuhnya kreativitas, kemandirian, serta kemampuan berpikir kritis. Pembelajaran diarahkan agar anak menjadi subjek yang bebas mengontrol proses belajarnya, menemukan makna melalui pengalaman konkret, kerja sama, refleksi, dan interpretasi. Lingkungan belajar hendaknya memberi ruang bagi kebebasan, keaslian (realness), serta sikap positif terhadap belajar, sehingga muncul kemauan untuk belajar dan kemampuan mental yang produktif. Melalui paradigma kesemrawutan inilah diharapkan muncul pembelajaran yang hidup, variatif, dan bermakna, sesuai dengan hakikat manusia yang berbeda dan dinamis. Buku ini menegaskan bahwa untuk menjawab tantangan era ketidakpastian, pendidikan harus berani keluar dari keteraturan menuju kesemrawutan yang kreatif dan manusiawi.

Item Type: Book
Subjects: L Education > LB Theory and practice of education
Divisions: UM Special Collection > Koleksi Karya Sivitas Akademika UM
Depositing User: DPS UM
Date Deposited: 18 Dec 2025 01:25
Last Modified: 18 Dec 2025 01:25
URI: http://repository.um.ac.id/id/eprint/5685

Actions (login required)

View Item View Item