Purwati, Diah (2015) Peranan kweekschool dalam munculnya guru bumiputera di Hindia Belanda (1852-1942) / Diah Purwati. Diploma thesis, Universitas Negeri Malang.
Full text not available from this repository.Abstract
ABSTRAK Purwati Diah. 2015. PerananKweekschooldalamMunculnya Guru Bumiputera di HindiaBelanda (1852-1942).Skripsi.JurusanSejarah FakultasIlmuSosial UniversitasNegeri Malang. Pembimbing Prof. Dr. Hariyono M.Pd. Kata Kunci Kweekschool Guru bumiputera HindiaBelanda. PadazamanpemerintahankolonialBelanda di Indonesia (HindiaBelanda) pemerintahkolonialtelahmenyediakanbermacamsekolahbagirakyatIndonesia untukmemenuhikebutuhanberbagailapisanmasyarakat. Di awalidenganperaturanpemerintahtahun 1854 yang mengintruksikanGubernurJenderaluntukmendirikansekolahrendahdi tiapkaresidenanataukabupaten. Untukmelaksanakankeputusantersebut pemerintahBelandamenghadapikesulitanyaitudalamhalbahasapengantar di sekolah-sekolahbumiputeradankekurangan guru. Bahasapengantardiatasidenganmemakaibahasadaerahsesuailokasisekolahsedangkankekurangan guru diatasidenganmendirikansekolahuntukmencetak guru. Kweekschoolmerupakansekolah yang didirikanolehpemerintahkolonialBelandauntukmemenuhijumlahguru di sekolahrendahbumiputera. Rumusanmasalahterdiriatas 3 yaitu (1) bagaimanasejarahmunculnyaKweekschool (2) bagaimanakurikulumKweekschool di tahun 1852-1942 (3) bagaimanaperananKweekschooldalam munculnya guru bumiputera . Olehkarenaitupenelitianinibertujuanuntuk (1) mendeskripsikansejarahmunculnyaKweekschool(2)mendeskripsikankurikulumKweekschool di tahun 1852-1942. (3) mendeskripsikanperananKweekschooldalam munculnya guru bumiputera. Penelitianinidilakukan di semuaKweekschoolkhususnyaKweekschoolyang didirikanolehpemerintahkolonialBelanda di HindiaBelanda (Indonesia). FokuspenelitianyaituKweekschool(1852-1930) HogereKweekschool (HKS) tahun 1914-1930 danHollandsInlandseKweekschool(HIK) tahun1927- 1930. Metodeyang digunakandalampenelitianiniadalahmetodepenelitiansejarah. Metodetersebutmenggunakanlangkah- langkahsebagaiberikut.Pertama pemilihantopik yang didasarkanpadakedekatanemosionaldanintelektual.Kedua pengumpulansumber (heuristik) yang diklasifikasikanmenjadisumber primer dansumbersekunder.Ketiga kritiksejarah yang terbagimenjadikritikeksternaldan internal.Keempat interpretasi atau penafsiran sejarah adalah melakukan analisis dari fakta yang diperoleh dari sumber-sumber sejarah melalui tahapan analisis dan sintesis. Kelima historiografi yaitu penulisan sejarah secara kronologis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) Kweekschool didirikan untuk memenuhi jumlah guru bumiputera di sekolah rendah. KweekschoolpemerintahkolonialBelandapertama kali didirikan di Surakarta padatahun 1852.PendiriansekolahrendahanbumiputerajugadiikutidenganpendirianKweekschooldi berbagaidaerah(2) PerubahankebijakanpemerintahHindiaBelandasetelahmunculnyaPolitikEtisberdampakpadaperbaikanpendidikanbagikaumbumiputera. Pendirian HIS bagigolonganbumiputeramengharuskanpemerintahmendirikan HKS (Hogere Kweekschool) pada 1914 sebagai sekolah lanjutan Kweekschool.Ketika HKS masih dikatakan setengah matang dan belum cukup dalam penguasaan bahasa Belanda maka dilakukan Kweekschoolplanpadatahun 1927. Kweekschoolplanmemilikitujuanuntukmenciptakan standararisasipembelajaranbahasa Belanda di KweekschoolHindia-Belanda yang sesuaidengandi Belanda.KweekschoolplandiikutidenganpendirianHollands Inlandse Kweekschool(HIK)padatahun 1927.Pendirian HIK menandaiperubahandariKweekschoolmenjadi HIK sebagaisekolahcalon guru bumiputera (3) KurikulumKweekschoolmeliputibahasaBelanda bahasadaerah bahasaMelayu aritmatik geografi sejarah llmualamyang terbagimenjadifisika kimia botani zoology ilmupertanian menggambar menulisdanilmumendidik (4) Sistemdanpendidikan guru yang berkembangpadamasakolonialmenjadikanparapelajarKweekschool-HKS-HIK lebihdapatmengenallingkunganmasing-masing .Golongan guru muncullebihduludalamusahauntukmendidikbangsadanbekerjakearahkesejahteraanrakyatdibandingkandengangolonganpolitik. Berdasarkanpenelitian diatas penelitimenyarankanagar penelitianselanjutnyabisamemfokuskanperananKweekschoolpadasatudaerah di HindiaBelanda.Selainituuntukpemerintahjugaharuslebihmemperhatikanpendidikanbagicalon guru karena guru adalahsalahsatukuncidalammencetakgenerasi yang baik di masadepan.Perhatiantersebutdapatdiilakukandenganlebihmemperketattesmasukbagicalon guru danmengawasikegiatanpembelajarannya.
| Item Type: | Thesis (Diploma) |
|---|---|
| Subjects: | L Education > L Education (General) |
| Divisions: | Fakultas Ilmu Sosial (FIS) > Departemen Sejarah (SEJ) > S1 Pendidikan Sejarah |
| Depositing User: | library UM |
| Date Deposited: | 10 Jun 2015 04:29 |
| Last Modified: | 09 Sep 2015 03:00 |
| URI: | http://repository.um.ac.id/id/eprint/55113 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
