Hubungan antara kekuatan otot lengan dan daya ledak otot tungkai dengan kecepatan memanjat tebing pada peserta ekstrakulikuler panjat tebing di SMK Negeri 1 Lumajang / Afida Rofiqotur Riza - Repositori Universitas Negeri Malang

Hubungan antara kekuatan otot lengan dan daya ledak otot tungkai dengan kecepatan memanjat tebing pada peserta ekstrakulikuler panjat tebing di SMK Negeri 1 Lumajang / Afida Rofiqotur Riza

Riza, Afida Rofiqotur (2010) Hubungan antara kekuatan otot lengan dan daya ledak otot tungkai dengan kecepatan memanjat tebing pada peserta ekstrakulikuler panjat tebing di SMK Negeri 1 Lumajang / Afida Rofiqotur Riza. Diploma thesis, Universitas Negeri Malang.

Full text not available from this repository.

Abstract

ABSTRAK Rofiqotur Riza Afida. 2010. Hubungan antara Kekuatan Otot Lengan dan Daya Ledak otot Tungkai dengan Kecepatan Memanjat Tebing pada Peserta Ekstrakurikuler Panjat Tebing di SMK Negeri 1 Lumajang. Skripsi Jurusan Pendidikan Jasmani dan Kesehatan Fakultas Ilmu Keolahragaan Universitas Negeri Malang. Pembimbing (1) Prof. Dr. M. E. Winarno M. Pd. (2) Drs. Mahmud Yunus M.Kes. Kata kunci panjat tebing ekstrakurikuler kecepatan memanjat tebing. Panjat tebing merupakan olahraga petualangan yang relatif aman bila dilakukan sesuai dengan prosedur pemanjatan. Kecepatan memanjat tebing dalam penelitian ini adalah kemampuan melakukan gerakan memanjat tebing buatan secara berkesinambungan dengan waktu yang sesingkat-singkatnya. Untuk mengetahui apakah ada hubungan positif antara kekuatan otot lengan dan daya ledak otot tungkai dengan kecepatan memanjat tebing pada peserta ekstrakurikuler panjat tebing di SMK Negeri 1 Lumajang serta seberapa besar kekuatan hubungan dan sumbangan efektif tersebut. Penelitian ini bertujuan mengetahui hubungan positif antara kekuatan otot lengan dan daya ledak otot tungkai dengan kecepatan memanjat tebing pada peserta ekstrakurikuler panjat tebing di SMK Negeri 1 Lumajang serta seberapa besar kekuatan hubungan dan sumbangannya. Penelitian ini dilakukan di Stadion Semeru dan Lembaga Kajian Pengembangan Remaja Lumajang tanggal 6 Nopember 2009 sampai 30 Desember 2009. Rancangan penelitian yang digunakan adalah non eksperimental berupa observasional. Analisis hasil penelitian yang dipakai adalah analisis regresi sederhana berganda dan analisis korelasi. Variabel dalam penelitian ini adalah kekuatan otot lengan dan daya ledak otot tungkai sebagai variabel bebas serta kecepatan memanjat tebing sebagai variabel tergantung. Alat ukur yang digunakan dalam pengambilan data berupa tes dan pengukuran kekuatan otot lengan dengan butir tes pull up daya ledak otot tungkai dengan butir tes vertical jump dan kecepatan memanjat tebing dengan butir tes memanjat tebing. Subyek dalam penelitian ini adalah seluruh peserta ekstrakurikuler panjat tebing di SMKN 1 Lumajang yang berjumlah 20 orang terdiri dari 11 putra dan 9 putri. Hasil penelitian menunjukkan ada hubungan antara kekuatan otot lengan dengan kecepatan memanjat tebing persamaan regresi yang diperoleh yaitu 374 25 34 0 867X1 ditemukan sig. r 945 0 05 berarti antara variabel bebas kekuatan otot lengan dengan variabel tergantung kecepatan memanjat tebing terdapat hubungan yang signifikan variabel kekuatan otot lengan telah memberikan sumbangannya (r2) terhadap variabel tergantung sebesar 75 17%. Berarti 75 17% kecepatan memanjat tebing ditentukan oleh variabel bebas kekuatan otot lengan (X1). Hasil penelitian menunjukkan hubungan yang positif antara antara daya ledak otot tungkai dengan kecepatan memanjat tebing persamaan regresi yang diperoleh yaitu 374 28 68 0 477X2 ditemukan sig. r 945 0 05 berarti antara variabel bebas daya ledak otot tungkai dengan variabel tergantung kecepatan memanjat tebing terdapat hubungan yang signifikan variabel daya ledak otot tungkai telah memberikan sumbangannya (r2) terhadap variabel tergantung sebesar 22 75%. Berarti 22 75% kecepatan memanjat tebing ditentukan oleh variabel bebas daya ledak otot tungkai (X2). Kemudian keterkaitan komponen kekuatan otot lengan dan daya ledak otot tungkai ditunjukkan dengan garis persamaan regresi yang dihasilkan oleh kedua variabel bebas. Adapun bentuk garis persamaan regresi yang dimaksud adalah 374 a b1X1 b2X2 dimana a 23 35 jadi 374 23 35 (-0 933X1) 0 106X2 ditemukan Fhit 24 078 Ftab( 945 0 05) 3 20. Oleh karena Fhit Ftab berarti garis persamaan regresi tersebut di atas menunjukkan berarti secara signifikan koefisien R2 ditemukan sebesar 0 827 artinya variabel tergantung kecepatan memanjat tebing 68 39% ditentukan atau tergantung pada kekuatan otot lengan dan daya ledak otot tungkai. Berdasarkan hasil penelitian ini dapat disarankan agar dalam pencarian bibit pemanjat tebing kategori kecepatan perlu mempertimbangkan kekuatan otot lengan dengan sumbangan efektif 75 17% dan perlu mempertimbangkan daya ledak otot tungkai untuk memperoleh prestasi yang baik perlu pembinaan lebih terprogram dan terencana bagi peneliti lain yang hendak mengadakan penelitian sejenis hendaknya mengembangkan variabel bebas lebih banyak dari komponen fisik yang lain dan jumlah sampel yang banyak pula.

Item Type: Thesis (Diploma)
Subjects: ?? ??
Divisions: Fakultas Ilmu Keolahragaan (FIK) > Departemen Pendidikan Jasmani dan Kesehatan (PJK) > S1 Pendidikan Jasmani dan Kesehatan
Depositing User: library UM
Date Deposited: 13 Apr 2010 04:29
Last Modified: 09 Sep 2010 03:00
URI: http://repository.um.ac.id/id/eprint/49447

Actions (login required)

View Item View Item