Pengawasan keselamatan dan kesehatan kerja (k3) konstruksi pada proyek pembangunan gedung pelayanan rumah sakit wava husada kesamben / Wiyana Hendri Wid</p> - Repositori Universitas Negeri Malang

Pengawasan keselamatan dan kesehatan kerja (k3) konstruksi pada proyek pembangunan gedung pelayanan rumah sakit wava husada kesamben / Wiyana Hendri Wid</p>

Wid, Wiyana Hendri (2025) Pengawasan keselamatan dan kesehatan kerja (k3) konstruksi pada proyek pembangunan gedung pelayanan rumah sakit wava husada kesamben / Wiyana Hendri Wid</p>. Diploma thesis, Universitas Negeri Malang.

Full text not available from this repository.

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi pelaksanaan pengawasan keselamatan dan kesehatan kerja (K3) pada proyek pembangunan Gedung Pelayanan Rumah Sakit Wava Husada Kesamben. Penerapan K3 sangat krusial dalam proyek konstruksi karena sektor ini memiliki tingkat risiko kecelakaan kerja yang tinggi. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara mendalam observasi langsung di lapangan dan dokumentasi. Subjek dalam penelitian ini meliputi Supervisor K3 Pengawas Lapangan dan Kepala Tukang. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perencanaan K3 telah dilakukan sejak tahap awal proyek dengan mengacu pada regulasi nasional dan standar perusahaan namun implementasinya di lapangan belum optimal. Penggunaan alat pelindung diri (APD) belum sepenuhnya dipatuhi oleh pekerja dan pengawasan terhadap pelaksanaan K3 masih terbatas. Evaluasi program pengawasan juga menunjukkan perlunya peningkatan dalam hal komunikasi antar pihak dokumentasi temuan serta tindak lanjut terhadap pelanggaran K3. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data berupa wawancara mendalam observasi lapangan dan dokumentasi. Subjek penelitian mencakup Supervisor K3 Pengawas Lapangan dan Kepala Tukang. Penelitian ini menekankan pentingnya keterlibatan aktif semua pihak dalam perencanaan pelaksanaan dan evaluasi pengawasan K3 guna menciptakan lingkungan kerja yang aman dan produktif. Selain itu penelitian ini juga menunjukkan bahwa faktor budaya kerja dan kepemimpinan sangat mempengaruhi keberhasilan implementasi K3 di lapangan. Kurangnya ketegasan dari atasan terhadap pelanggaran K3 serta lemahnya motivasi pekerja dalam mematuhi prosedur keselamatan menjadi hambatan tersendiri. Penerapan sistem manajemen keselamatan yang efektif tidak hanya bergantung pada keberadaan dokumen atau SOP tetapi juga pada komitmen semua pihak mulai dari manajemen puncak hingga tenaga kerja lapangan. Oleh karena itu pembangunan budaya keselamatan kerja yang kuat serta komunikasi yang terbuka antar tim menjadi kunci dalam mewujudkan lingkungan kerja yang aman produktif dan berkelanjutan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perencanaan pengawasan K3 sudah disusun sejak awal proyek dan mengacu pada regulasi nasional serta kebijakan perusahaan. Namun penerapannya belum optimal. Ditemukan pelanggaran seperti penggunaan APD yang tidak konsisten minimnya kesiapsiagaan P3K serta komunikasi yang kurang efektif antara pelaksana dan pengawas. Pengawasan di lapangan cenderung masih bersifat administratif dan kurang aktif dalam pencegahan. Kesimpulan dari penelitian ini menekankan bahwa meskipun perencanaan K3 telah disusun dengan baik implementasi dan evaluasi masih memiliki banyak kekurangan terutama dalam aspek kedisiplinan pekerja keterlibatan manajemen puncak dan dokumentasi pengawasan. Oleh karena itu peneliti merekomendasikan perlunya peningkatan pengawasan aktif pelatihan berkala bagi pekerja serta dukungan manajemen yang lebih kuat agar sistem K3 berjalan secara efektif.

Item Type: Thesis (Diploma)
Subjects: A General Works
Divisions: Fakultas Teknik (FT) > Departemen Teknik Sipil (TS) > S1 Pendidikan Teknik Bangunan
Depositing User: library UM
Date Deposited: 12 Sep 2025 04:29
Last Modified: 09 Sep 2025 03:00
URI: http://repository.um.ac.id/id/eprint/439028

Actions (login required)

View Item View Item