Kartika, Febiola (2025) Efektivitas pengawasan dewan dalam meningkatkan transparansi laporan keberlanjutan: studi pada perusahaan sektor energi di Indonesia / Febiola Kartika</p>. Diploma thesis, Universitas Negeri Malang.
Full text not available from this repository.Abstract
p Tujuan Setelah pelaporan keberlanjutan diwajibkan sejak 2021 topik transparansi tetap mendapat perhatian terbatas secara empiris. Saat ini transparansi dipandang sebagai konsep multidimensi yang mencerminkan kualitas informasi yang diungkapkan perusahaan. Nyatanya bukti empiris terkini mengungkapkan rendahnya kualitas dari laporan keberlanjutan perusahaan Indonesia. Penelitian ini dimaksudkan untuk menyelidiki pengaruh efektivitas pengawasan dewan terhadap transparansi laporan keberlanjutan pada perusahaan sektor energi di Indonesia dengan mengadopsi Resource-Based View (RBV) theory. Metodologi Pendekatan penelitian ini bersifat kuantitatif dan eksplanatori dengan penerapan Panel-corrected Standard Error (PCSE) untuk menangani permasalahan autokorelasi. Sebanyak 49 perusahaan dari sektor energi yang tercatat di Bursa Efek Indonesia (BEI) selama periode 2021 hingga 2023 dijadikan sebagai sampel dalam penelitian ini. Transparansi laporan keberlanjutan diukur menggunakan indeks transparansi berbasis kerangka Disclosure Clarity Accuracy (DCA) yang terdiri dari 43 indikator pertanyaan. Sementara itu efektivitas pengawasan dewan diukur melalui tiga proksi utama independensi dewan keahlian keberlanjutan dan keberagaman dewan. Temuan Pengawasan dewan yang efektif terbukti berdampak positif terhadap transparansi laporan keberlanjutan yang mendukung relevansi teori Resource-Based View (RBV) dalam studi pelaporan keberlanjutan. Keterbatasan Keterbatasan utama dalam penelitian ini terletak pada durasi observasi yang terbatas. Penelitian selanjutnya disarankan untuk memperpanjang periode observasi. Implikasi Penelitian ini memperkaya literatur transparansi laporan keberlanjutan di Indonesia dengan mengadopsi perspektif RBV theory yang memandang pengawasan dewan sebagai aset strategis internal. Secara praktis hasil penelitian mendorong perusahaan sektor energi untuk memperkuat pengawasan dewan demi membangun transparansi yang lebih baik. Regulator diharapkan dapat merancang kebijakan yang lebih menekankan peran pengawasan dewan sementara akuntan dan tim penyusun laporan disarankan memprioritaskan akuntabilitas dan transparansi informasi kepada pemangku kepentingan. /p
| Item Type: | Thesis (Diploma) |
|---|---|
| Divisions: | Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) > Departemen Akuntansi (AKU) > S1 Akuntansi |
| Depositing User: | library UM |
| Date Deposited: | 21 Jul 2025 04:29 |
| Last Modified: | 09 Sep 2025 03:00 |
| URI: | http://repository.um.ac.id/id/eprint/423908 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
