Optimasi produksi bioetanol dari limbah kulit kentang dan penambahan nutrisi pupuk cair limbah tahu menggunakan teknik hft (hidrolisis fermentasi terpisah) / Aini Amelia - Repositori Universitas Negeri Malang

Optimasi produksi bioetanol dari limbah kulit kentang dan penambahan nutrisi pupuk cair limbah tahu menggunakan teknik hft (hidrolisis fermentasi terpisah) / Aini Amelia

Amelia, Aini (2025) Optimasi produksi bioetanol dari limbah kulit kentang dan penambahan nutrisi pupuk cair limbah tahu menggunakan teknik hft (hidrolisis fermentasi terpisah) / Aini Amelia. Diploma thesis, Universitas Negeri Malang.

Full text not available from this repository.

Abstract

p Pemanfaatan limbah pertanian sebagai bahan baku energi terbarukan merupakan strategi penting dalam mendukung keberlanjutan energi dan pengurangan limbah organik. Salah satu bentuk energi terbarukan yang potensial untuk dikembangkan adalah bioetanol. Kulit kentang menjadi salah satu limbah yang menjanjikan karena kandungan pati dan selulosanya yang tinggi serta ketersediaannya yang melimpah. Untuk memperoleh hasil konversi yang optimal diperlukan pengolahan yang tepat pada setiap tahap proses produksi bioetanol. Oleh karena itu penelitian ini bertujuan untuk mengetahui suhu dan waktu optimum pengeringan kulit kentang terhadap hasil kadar air dan kadar abu pengaruh suhu hidrolisis terhadap kadar gula pereduksi potensi pupuk organik cair limbah tahu sebagai sumber nutrisi dalam fermentasi serta pengaruh variasi pH dan waktu fermentasi terhadap produksi bioetanol limbah kulit kentang. Proses penelitian dilakukan melalui empat tahapan utama yaitu pengeringan delignifikasi hidrolisis dan fermentasi. Penelitian ini dilakukan untuk mengoptimalkan produksi bioetanol dari limbah kulit kentang menggunakan teknik hidrolisis dan fermentasi yang dilakukan secara terpisah (HFT). Pengujian kadar gula pereduksi dengan metode DNS menghasilkan kadar tertinggi pada suhu yang lebih tinggi. Konsentrasi dan rendemen bioetanol maksimum diperoleh pada variasi pH netral dengan nutrisi berupa urea dan waktu fermentasi selama lima hari. Hasil menunjukkan bahwa POC limbah tahu yang digunakan sebagai nutrisi pertumbuhan S. cerevisiae memiliki efektivitas lebih rendah dibandingkan urea namun POC tetap berpotensi sebagai alternatif sumber nitrogen dalam produksi bioetanol. /p

Item Type: Thesis (Diploma)
Subjects: Q Science > QD Chemistry
S Agriculture > S Agriculture (General)
Divisions: Fakultas Matematika dan IPA (FMIPA) > Departemen Kimia (KIM) > S1 Kimia
Depositing User: library UM
Date Deposited: 30 Sep 2025 04:29
Last Modified: 02 Apr 2026 07:09
URI: http://repository.um.ac.id/id/eprint/422479

Actions (login required)

View Item View Item