Taqwim, Wahdaniah Ahsana (2025) Analisis dampak kebijakan kurikulum merdeka dalam pembelajaran berdiferensiasi terhadap gaya belajar siswa di Sekolah penggerak dan non penggerak SMP Negeri Kota Malang / Wahdaniah Ahsana Taqwim</p>. Diploma thesis, Universitas Negeri Malang.
Full text not available from this repository.Abstract
Kurikulum Merdeka merupakan kebijakan baru yang memberikan fleksibilitas bagi satuan pendidikan untuk menyesuaikan pembelajaran dengan kebutuhan karakter siswa serta situasi dan kondisi sekolah. Pada kebijakan Kurikulum Merdeka yang menekankan pembelajaran berdiferensiasi dan berpusat pada siswa pemahaman terhadap gaya belajar sangat relevan sehingga penelitian ini penting untuk dikaji berdasarkan paradigma pembelajaran yang memberi ruang lebih besar bagi siswa untuk mengeksplorasi potensi dirinya sesuai gaya belajar masing-masing. Penelitian ini dikaji dengan dasar perlunya pemetaan dan analisis mendalam mengenai penerapan Kurikulum Merdeka dalam pembelajaran berdiferensiasi yang berdampak terhadap gaya belajar siswa di sekolah penggerak dan non penggerak. Artikel ini bertujuan untuk menganalisis tentang bagaimana dampak penerapan kebijakan Kurikulum Merdeka pada pembelajaran berdiferensiasi terhadap gaya belajar siswa di SMP Negeri Kota Malang yang menerapkan Program Sekolah Penggerak yaitu SMP Negeri 1 Kota Malang dan SMP Negeri 12 Kota Malang serta Non Penggerak yaitu SMP Negeri 2 Kota Malang dan SMP Negeri 8 Kota Malang pada pembelajaran IPS kelas VIII. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data berupa hasil observasi wawancara serta dokumentasi. Analisis data menggunakan teori Miles dan Huberman yang terdiri dari tiga tahapan analisis yaitu reduksi data penyajian data dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dalam pembelajaran berdiferensiasi pada Kurikulum Merdeka yang didukung oleh adanya program Sekolah Penggerak memberikan dampak dan perbedaan terhadap cara belajar siswa di sekolah penggerak dan non penggerak. Sekolah penggerak cenderung lebih aktif mandiri dan terbiasa bekerja kolaboratif sedangkan siswa di Sekolah Non Penggerak masih dominan dengan gaya belajar pasif dan terpusat pada guru. Hal tersebut dilatarbelakangi oleh faktor internal sekolah seperti program pendukung dan kesiapan guru dalam menerapkan pembelajaran berdiferensiasi. Selain itu sekolah penerapan Progam Penggerak mendapatkan pelatihan secara intensif pendampingan dari dinas serta sumber daya tambahan dalam mengembangkan kualitas pembelajaran. Penelitian ini juga menemukan bahwa keberhasilan penerapan pembelajaran yang berdiferensiasi dalam Kurikulum Merdeka sangat bergantung pada kesiapan guru dukungan kebijakan sekolah serta keterlibatan siswa dalam proses belajar. Sehingga penelitian ini diharapkan mampu digunakan sebagai bahan evaluasi dan pengembangan kebijakan agar Kurikulum Merdeka dapat diterapkan secara adil efektif dan merata di semua satuan pendidikan.
| Item Type: | Thesis (Diploma) |
|---|---|
| Divisions: | Fakultas Ilmu Sosial (FIS) > Departemen Sosiologi > S1 Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial |
| Depositing User: | library UM |
| Date Deposited: | 26 Jun 2025 04:29 |
| Last Modified: | 09 Sep 2025 03:00 |
| URI: | http://repository.um.ac.id/id/eprint/419598 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
