Analisis manajemen waktu pada proyek gedung labolatorium terpadu akademi Komunitas Negeri Putra Sang Fajar Blitar / Sholih Labib Lazuardy</p> - Repositori Universitas Negeri Malang

Analisis manajemen waktu pada proyek gedung labolatorium terpadu akademi Komunitas Negeri Putra Sang Fajar Blitar / Sholih Labib Lazuardy</p>

Lazuardy, Sholih Labib (2024) Analisis manajemen waktu pada proyek gedung labolatorium terpadu akademi Komunitas Negeri Putra Sang Fajar Blitar / Sholih Labib Lazuardy</p>. Diploma thesis, Universitas Negeri Malang.

Full text not available from this repository.

Abstract

Pembangunan Gedung Laboratorium Terpadu AKN Putra Sang Fajar di Kota Blitar Jawa Timur memiliki nilai kontrak sebesar Rp. 14 miliar 870 juta 640 ribu dolar untuk jangka waktu 180 hari berdasarkan data lapangan yang diperoleh peneliti selama proyek berlangsung. Perpanjangan waktu 210 hari dengan tambahan biaya Rp 16 miliar 300 juta 724 ribu dan 855. Di sisi lain proyek dilaksanakan dengan variansi -12 12% dan penundaan 17 hari. Proyek tidak dilaksanakan dalam jangka waktu yang direncanakan semula sebagaimana tercantum dalam kontrak. Penelitian ini bertujuan untuk (1) mengetahui lebih lanjut mengenai implementasi manajemen waktu pada proyek Gedung Laboratorium Terpadu AKN Putra Sang Fajar Blitar. (2) Mengetahui hambatan penerapan manajemen waktu pada proyek Gedung Laboratorium Terpadu AKN Putra Sang Fajar Blitar. (3) mengetahui sejauh mana penerapan manajemen waktu pada proyek Gedung Laboratorium Terpadu AKN Putra Sang Fajar Blitar terkena dampak keterbatasan. Rancangan penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dan kualitatif. Analisis data yang digunakan adalah analisis kurva S dan analisis data kuisioner. Hasil penelitian menunjukkan bahwa proyek Gedung Laboratorium Terpadu AKN Putra Sang Fajar mengalami tantangan dalam manajemen waktu dengan keterlambatan signifikan pada beberapa tahap penting dan perpanjangan waktu penyelesaian melalui addendum kontrak. Faktor-faktor utama yang mempengaruhi keterlambatan proyek meliputi masalah material (85% kontribusi) diikuti oleh penjadwalan (5%) arus kas (3%) metode pelaksanaan (2%) dan sumber daya manusia (1%). Model regresi yang dikembangkan mampu menjelaskan 95 4% variasi dalam keterlambatan proyek menunjukkan pentingnya pengelolaan faktor-faktor tersebut untuk meningkatkan efisiensi pelaksanaan proyek konstruksi.

Item Type: Thesis (Diploma)
Divisions: Fakultas Teknik (FT) > Departemen Teknik Sipil (TS) > S1 Pendidikan Teknik Bangunan
Depositing User: library UM
Date Deposited: 19 Feb 2024 04:29
Last Modified: 09 Sep 2024 03:00
URI: http://repository.um.ac.id/id/eprint/414859

Actions (login required)

View Item View Item