Ovilailia, Ekafauzia (2024) Pelestarian kearifan lokal kerajinan tikar mendong secara turun temurun di Desa Blayu Kecamatan Wajak Kabupaten Malang. / Ekafauzia Ovilailia</p>. Diploma thesis, Universitas Negeri Malang.
Full text not available from this repository.Abstract
Penelitian ini memiliki tujuan untuk mengetahaui Proses pembelajaran Informal dalam proses pembuatan kerajinan tikar mendong yang ada di Desa Blayu Kecamatan Wajak Kabupaten Malang. Dalam hal ini ditinjau dari bagaimana proses pembelajaran yang dilakukan oleh sumber belajar kepada warga belajar sebagai acuan dalam penelitian ini. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan penelitian jenis Etnografi adapun data yang diperoleh dalam penelitian ini didapatkan dari proses observasi wawancara dan juga dokumentasi. Data yang didapatkan oleh peneliti yakni proses pembelajaran informal pembuatan kerajinan tikar mendong yang dilakukan oleh Sumber informasi dan Warga belajar secara tutun temurun dari generasi ke generasi serta proses atau tahapan pembuatan kerajianan tikar mendong dari tahap awal hingga akhir. Hasil penelitian menunjukkan bahwasannya proses pembelajaran informal ini dilakukan oleh warga Desa Blayu secara turun temurun dari generasi ke generasi hal ini dilakukan agar kearifan lokal berupa kerajinan tikar mendong yang menjadi ciri khas Desa Blayu tetap lestari selain itu menurut pengerajin tikar mendong yang mayoritas ibu rumah tangga menyatakan bahwa kegiatan menenun tikar mendong ini adalah pekerjaan yang cocok dilakukan oleh ibu rumah tangga karena meskipun mereka melakukan pekerjaan menenun ibu rumah tangga ini tetap bisa mengerjakan pekerjaan rumah tangga lainnya. Berdasarkan hasil penelitian dan pembahasan yang telah dilakukan dapat disimpulkan bahwa proses pembelajaran informal kerajianan tikar mendong dilakukan melalui empat tahap yaitu Tahap Pengamatan Tahap ikut berpartisipasi dalam kegiatan pembuatan tikar mendong Tahap percobaan Tahap Pembuatan kerajinan tikar mendong secara mandiri. Proses pembelajaran informal kerajinan tikar mendong dilakukan oleh masyarakat Desa Blayu secara turun temurun yang merupakan bentuk pelestarian kearian lokal yang akan terus dilestarikan dan diturunkan kepada anak cucu masyarakat Desa Blayu. Adapun saran berdasarkan hasil penelitian yang sudah dilakukan di lapangan peneliti memberikan saran serta masukan kepada pengerajin tikar mendong diharapkan dapat terus melestarikan kearifan lokal dengan cara melakukan Pembelajaran Informal tidak hanya kepada keturunannya saja akan tetapi pada masyarakat lain yang mungkin ingin belajar menenun tikar mendong bagi peneliti selanjutnya diharapkan dapat menjadi acuan dan reverensi untuk bisa dikembangan dengan topik yang lebih luas dan menarik serta menggali lebih dalam kearifan lokal tikar mendong.
| Item Type: | Thesis (Diploma) |
|---|---|
| Divisions: | Fakultas Ilmu Pendidikan (FIP) > Departemen Pendidikan Luar Sekolah (PLS) > S1 Pendidikan Luar Sekolah |
| Depositing User: | library UM |
| Date Deposited: | 14 Nov 2024 04:29 |
| Last Modified: | 09 Sep 2024 03:00 |
| URI: | http://repository.um.ac.id/id/eprint/404093 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
