Pengaruh latihan kombinasi intensitas sedang terhadap kadar interleukin 10 (il-10) serum pada perempuan obesitas / Muhammad Rifki Fauzi</p> - Repositori Universitas Negeri Malang

Pengaruh latihan kombinasi intensitas sedang terhadap kadar interleukin 10 (il-10) serum pada perempuan obesitas / Muhammad Rifki Fauzi</p>

Fauzi, Muhammad Rifki (2024) Pengaruh latihan kombinasi intensitas sedang terhadap kadar interleukin 10 (il-10) serum pada perempuan obesitas / Muhammad Rifki Fauzi</p>. Diploma thesis, Universitas Negeri Malang.

Full text not available from this repository.

Abstract

p Obesitas terkait erat dengan peradangan kronis tingkat rendah yang memainkan peran penting dalam pengembangan berbagai komorbiditas serta prevalensinya terus meningkat dari tahun ke tahun. Pada individu obesitas tingkat IL-10 cenderung lebih rendah yang dikaitkan dengan peningkatan resistensi insulin hiperinsulinemia dan peningkatan risiko disfungsi metabolik termasuk diabetes tipe 2 diperburuk oleh apnea tidur obstruktif berkontribusi terhadap peradangan sistemik dan risiko kardiovaskular. Latihan fisik dipercaya memiliki efek menguntungkan untuk mengatasi obesitas dan menekan terjadinya inflamasi yang diikuti dengan penurunan massa lemak dan meningkatnya massa otot. Tujuan dari studi ini adalah untuk membktikan bahwa latihan yang dikombinasikan antara aerobik dan resistensi dengan intensitas sedang meningkatkan produksi sitokin anti-inflamasi pada perempua obesitas. Penelitian ini menggunakan metode true experimental dengan desain grup kontrol pretest-posttest. 16 perempuan obesitas berusia antara 20 dan 30 tahun dibagi menjadi dua kelompok kelompok kontrol (K1 n 8) dan kelompok latihan kombinasi (K2 n 8). Intervensi latihan yang diberikan menggunakan latihan kombinasi intensitas sedang (60%-70% Hrmax 60-70% 1-RM) dengan frekuensi 5x/minggu selama 8 minggu. Dengan rentang deteksi 0.78-50 pg/mL dan tingkat sensitivitas 0.49 pg/mL kadar inflamasi diukur baik pada pretest maupun posttest menggunakan metode ELISA kit. Data dengan taraf signifikan (p gt 0.05) dievaluasi dengan Uji Sampel Paired T-test. Hasil analisis kadar IL-10 antara pretest dengan posttest pada K1 (1.74 plusmn 0.13 vs 1.75 plusmn 0.19 ng/mL p 0.951) dan K2 (1.75 plusmn 0.19 vs 2.41 plusmn 0.72 ng/mL p 0.016). Studi ini menunjukkan bahwa wanita obesitas memiliki kadar IL-10 yang lebih tinggi setelah latihan kombinasi yang dilakukan selama 8 minggu. /p

Item Type: Thesis (Diploma)
Divisions: Fakultas Ilmu Keolahragaan (FIK) > Departemen Ilmu Keolahragaan (IK) > S1 Ilmu Keolahragaan
Depositing User: library UM
Date Deposited: 21 Feb 2024 04:29
Last Modified: 09 Sep 2024 03:00
URI: http://repository.um.ac.id/id/eprint/400566

Actions (login required)

View Item View Item