Perbandingan persentase massa otot antara atlet panahan tradisional dan compound / Dwi Sulistiyani</p> - Repositori Universitas Negeri Malang

Perbandingan persentase massa otot antara atlet panahan tradisional dan compound / Dwi Sulistiyani</p>

Sulistiyani, Dwi (2024) Perbandingan persentase massa otot antara atlet panahan tradisional dan compound / Dwi Sulistiyani</p>. Diploma thesis, Universitas Negeri Malang.

Full text not available from this repository.

Abstract

p Seiring dengan perkembangan zaman olahraga menjadi bagian integral dari kehidupan sehari-hari sebagai sarana hiburan dan juga kompetisi. Salah satu cabang olahraga yang berkembang di Indonesia adalah panahan. Secara umum terdapat dua jenis panahan yang sering dipertandingkan yaitu panahan tradisional dan panahan compound. Horsebow merupakan salah satu jenis olahraga panahan tradisional yang masih menggunakan busur dan anak panah dari kayu ataupun bambu memanah menggunakan Horsebow dapat dilakukan dengan cara berdiri maupun duduk adapun unsur-unsur teknik dasar sangat penting dikuasai dan termasuk sebagai modal awal dalam memainkan olahraga panahan tradisional meliputi memegang membidik mengunci menarik serta melepas. (Ikhsan et al. 2020). Panahan compound merupakan bentuk panahan modern dari panahan yang menggunakan sistem pulley dan cam yang membantu mengurangi beban saat menarik busur panahan compound menggunakan sistem catrol serta dilengkapi dengan alat modern seperti sight stabilizer peep sight dan alat bantu untuk menarik tali busur seperti tamp release. Dalam dunia olahraga panahan merupakan salah satu olahraga yang secara tidak langsung membutuhkan massa otot besar namun peran otot dalam olahraga ini sangat signifikan. Faktor kondisi fisik yang paling dominan dalam menunjang kemampuan memanah yaitu kekuatan otot lengan keseimbangan dan kecepatan reaksi. Dengan kekuatan otot lengan penarik mampu menarik dan mendorong busur semakin besar pond tariknya maka semakin cepat laju atau terbang anak panah sehingga nilai ketepatan didapatkan semakin besar (Luthfi et al. 2019). Penelitian ini akan dilakukan dengan metode komparatif dengan populasi atlet panahan 150 setelah dilakukan uji purposive sampling terdapat 25 atlet panahan tradisional dan 22 atlet panahan compound dengan jumlah total yaitu 47 atlet panahan tradisional dan compound. Serta menggunakan alat dan bahan yang dapat mendukung pada saat proses pengumpulan data seperti Beurer diagnostic BF 100 dan handphone. Sebelum dilaksanakan pengukuran peneliti menjelaskan maksud tujuan dan manfaat setelah itu sampel di arahkan mengisi lembar persetujuan. Teknik analisis data menggunakan aplikasi IBM SPSS Statistic. Kemudian untuk uji dalam penelitian ini adalah analisis deskriptif uji normalitas yang digunakan adalah shaphiro wilk dan uji hiipotesis dengan Independent Sample T-Test. Berdasarlan penelitian yang dilakukan dengan membandingkan persentase massa otot atlet panahan tradisional dan compound Dapat diketahui hasil tidak ada beda persentase massa otot atlet panahan tradisional dan compound. Hal tersebut dapat terjadi karena beberapa faktor seperti jenis latihan aktivitas fisik dan usia sampel yang masih berada di 10-15 tahun. /p

Item Type: Thesis (Diploma)
Divisions: Fakultas Ilmu Keolahragaan (FIK) > Departemen Ilmu Keolahragaan (IK) > S1 Ilmu Keolahragaan
Depositing User: library UM
Date Deposited: 16 Jan 2024 04:29
Last Modified: 09 Sep 2024 03:00
URI: http://repository.um.ac.id/id/eprint/400549

Actions (login required)

View Item View Item