Hubungan antara gangguan siklus menstruasi pada mahasiswi terhadap level aktivitas fisik dan kesehatan mental / Syakira Dzakiyah Jasmine</p> - Repositori Universitas Negeri Malang

Hubungan antara gangguan siklus menstruasi pada mahasiswi terhadap level aktivitas fisik dan kesehatan mental / Syakira Dzakiyah Jasmine</p>

Jasmine, Syakira Dzakiyah (2024) Hubungan antara gangguan siklus menstruasi pada mahasiswi terhadap level aktivitas fisik dan kesehatan mental / Syakira Dzakiyah Jasmine</p>. Diploma thesis, Universitas Negeri Malang.

Full text not available from this repository.

Abstract

p Menstruasi adalah tanda bahwa seorang wanita telah memasuki masa pubertas dan merupakan indikator kesehatan sistem reproduksinya. Menstruasi terjadi karena peluruhan lapisan dalam rahim setiap bulan. Banyak perempuan di dunia lebih dari 45% mengalami masalah menstruasi seperti dismenore dan sindrom pramenstruasi (PMS). Berbagai faktor seperti berat badan kecemasan aktivitas fisik lingkungan dan diet dapat mengganggu siklus menstruasi. WHO merekomendasikan aktivitas fisik antara 150-300 menit per minggu untuk mendukung kesehatan reproduksi dan latihan aerobik ringan dapat membantu selama menstruasi. Kesehatan mental juga berperan dalam siklus menstruasi. Ketika kesehatan mental buruk stres dapat mengganggu keseimbangan hormon menyebabkan siklus menstruasi yang tidak teratur. Tujuan studi ini adalah untuk membuktikan hubungan antara gangguan siklus menstruasi pada mahasiswi terhadap level aktivitas fisik dan kesehatan mental. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan pendekatan cross-sectional. Total sampel yang diteliti yaitu berjumlah 110 mahasiswi. Pengambilan data dilakukan menggunakan kuesioner MEDI-Q (The menstrual distress questionnaire) GPAQ (global physical activity questionnaire) dan GHQ-28(General Health Questionnaire-28) yang disebarkan melalui Goggle form. Hasil pada penelitian ini menyatakan tidak ada hubungan antara gangguan siklus menstruasi terhadap level aktivitas fisik dan kesehatan mental. Nilai menunjukan 0 357 untuk aktivitas fisik rendah ndash sedang 1.000 aktivitas fisik sedang ndash tinggi dan 0 736 untuk kesehatan mental yang berarti tidak ada korelasi signifikan antara variabel-variabel ini karena nilainya jauh lebih besar dari 0 05. Meskipun aktivitas fisik dan kesehatan mental dapat mempengaruhi gangguan siklus menstruasi namun pada penelitian ini menunjukan bahwa tidak secara langsung mempengaruhi level aktivitas fisik maupun kondisi mental pada populasi yang diteliti. /p

Item Type: Thesis (Diploma)
Divisions: Fakultas Ilmu Keolahragaan (FIK) > Departemen Ilmu Keolahragaan (IK) > S1 Ilmu Keolahragaan
Depositing User: library UM
Date Deposited: 20 Feb 2024 04:29
Last Modified: 09 Sep 2024 03:00
URI: http://repository.um.ac.id/id/eprint/400544

Actions (login required)

View Item View Item