Yuliani, Eka Desi Lilin (2025) Potensi Senyawa Daun Kecombrang (<em>Etlingera elatior</em>) sebagai Agen Antiinflamasi melalui Mekanisme Jalur Persinyalan Cyclooxygenase-2 (COX-2) secara In Silico / Eka Desi Lilin Yuliani</p>. Diploma thesis, Universitas Negeri Malang.
Full text not available from this repository.Abstract
p Reumatoid Artritis (RA) merupakan gangguan autoimun sistemik. RA dalam jangka panjang mampu menyebabkan kerusakan sendi. Terjadinya RA disebabkan oleh produksi sitokin proinflamasi yang terlalu tinggi. Sitokin proinflamasi ini akan mengaktifkan reseptor pada membran plasma hingga mengakibatkan transolaki Nuclear Factor-kappa B (NF-kB) ke inti sel sebagai faktor transkripsi yang berperan dalam regulasi ekspresi gen yang terlibat dalam inflamasi. Gen yang diekspresikan oleh NF-kB ini meliputi sitokin proinflamasi itu sendiri serta enzim Cyclooxygenase-2 (COX-2). Enzim COX-2 sendiri merupakan enzim yang ditemukan dalam sel inflamasi sebagai faktor kerusakan sendi atau RA. Oleh karena itu penghambatan terhadap enzim COX-2 perlu dilakukan. Tanaman kecombrang (Etlingera elatior) merupakan tanaman tanaman yang berasal dari Asia Tenggara terutama ditemukan di Indonesia. Daun tanaman ini memiliki banyak metabolit sekunder antioksidan yang berpotensi sebagai antiinflamasi. Penelitian ini bertujuan membuat kandidat obat dari senyawa aktif daun E. elatior terhadap enzim COX-2 untuk penyakit RA secara in silico. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode komputasi (virtual screening). Penelitian in silico ini memerlukan struktur 3D senyawa aktif daun kecombrang yang diperoleh dari web server PubChem sedangkan enzim COX-2 diperoleh dari web Protein Data Bank (PDB). Molecular docking digunakan untuk melihat interaksi senyawa potensial yang dibandingkan dengan aspirin sebagai obat kontrol. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 2 senyawa daun kecombrang yaitu apigenin dan catechin memiliki nilai afinitas yang lebih kecil atau lebih baik masing-masing -10 dan -9 3 dibandingkan dengan aspirin. Meskipun kedua senyawa tersebut memiliki nilai aktivitas percobaan di bawah obat kontrol namun sifat farmakokinetik dan sifat farmakokimia dari keduanya cukup baik dan memiliki potensi sebagai kandidat obat antiinflamasi yang lebih aman. /p
| Item Type: | Thesis (Diploma) |
|---|---|
| Divisions: | Fakultas Matematika dan IPA (FMIPA) > Departemen Biologi (BIO) > S1 Biologi |
| Depositing User: | library UM |
| Date Deposited: | 21 Jan 2025 04:29 |
| Last Modified: | 09 Sep 2025 03:00 |
| URI: | http://repository.um.ac.id/id/eprint/395764 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
