Larasati, Putri (2025) Studi komputasi efektivitas senyawa 4-metoksi-2-nitroanilin, 3-metoksi-4-nitroanilin dan 5-metoksi-2-nitroanilin sebagai inhibitor korosi besi dalam larutan HCL / Putri Larasati</p>. Diploma thesis, Universitas Negeri Malang.
Full text not available from this repository.Abstract
p ABSTRAK Besi merupakan logam yang mudah mengalami korosi sehingga rentan terhadap degradasi dan kerusakan struktural. Metode efektif yang digunakan untuk menghambat laju korosi adalah penggunaan senyawa inhibitor organik. Penelitian ini membahas mengenai efektivitas inhibitor korosi oleh senyawa 4-metoksi-2-nitroanilin (4M2N) 3-metoksi-4-nitroanilin (3M4N) dan 5-metoksi-2-nitroanilin (5M2N). Tujuan dari penelitian ini adalah (1) Memprediksi pengaruh perbedaan posisi gugus fungsi OCH3 dan NO2 pada molekul 4M2N 3M4N dan 5M2N terhadap distribusi HOMO LUMO (2) Memprediksi efektivitas molekul 4M2N 3M4N dan 5M2N sebagai inhibitor korosi berdasarkan reaktivitas molekul melalui perhitungan DFT (3) Mempelajari sifat adsorpsi dan interaksi molekul inhibitor 4M2N 3M4N dan 5M2N terhadap permukaan logam Fe (110) menggunakan simulasi Monte Carlo. Metode yang digunakan melalui studi komputasi kimia meliputi optimasi geometri menggunakan teori fungsi kerapatan (Density Functional Theory/DFT) dengan basis set B3LYP/6-31G(d p) serta simulasi Monte Carlo (MC) untuk memodelkan interaksi adsorpsi inhibitor pada permukaan Fe (110). Hasil penelitian menunjukkan inhibitor 4M2N memiliki pola distribusi HOMO-LUMO yang simetris dan menyeluruh sehingga diprediksi terjadinya interaksi kuat melalui mekanisme donor dan akseptor elektron. Perhitungan DFT dapat menginformasikan nilai parameter kuantum yang dapat memprediksikan urutan efektivitas inhibitor korosi yakni 4M2N gt 5M2N gt 3M4N. Hasil dari simulasi Monte Carlo menunjukkan tampilan atas posisi molekul inhibitor terletak sejajar dengan permukaan besi membentuk lapisan pelindung urutan efektivitas inhibitor korosi molekul berdasarkan nilai EAds dan ETotal yakni 4M2N gt 5M2N gt 3M4N. Hasil ini konsisten dengan efektivitas yang ditentukan oleh nilai parameter kuantum yang menyatakan bahwa molekul 4M2N merupakan inhibitor terbaik dibandingkan 5M2N dan 3M4N. /p
| Item Type: | Thesis (Diploma) |
|---|---|
| Divisions: | Fakultas Matematika dan IPA (FMIPA) > Departemen Kimia (KIM) > S1 Kimia |
| Depositing User: | library UM |
| Date Deposited: | 11 Jul 2025 04:29 |
| Last Modified: | 09 Sep 2025 03:00 |
| URI: | http://repository.um.ac.id/id/eprint/395578 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
