Rukmana, Betta Dwi (2025) Perbandingan kandungan fitokimia, aktivitas antioksidan, dan toksisitas ekstrak daun sembukan (paederia foetida l) dalam pelarut etanol, air, dan etanol-air / Betta Dwi Rukmana</p>. Diploma thesis, Universitas Negeri Malang.
Full text not available from this repository.Abstract
p Daun sembukan/daun kentut (Paederia foetida L) adalah tanaman yang sering dikonsumsi oleh masyarakat Indonesia. Menurut pengalaman leluhur daun sembukan memberikan khasiat obat tradisional untuk mengobati beberapa penyakit. Khasiat obat yang dihasilkan tersebut berasal dari metabolit sekunder yang terkandung didalamnya. Metabolit sekunder dapat memberikan manfaat antioksidan dan menimbulkan sifat toksik. Penelitian ini bertujuan untuk (1) uji kandungan fitokimia ekstrak daun sembukan (2) uji aktivitas antioksidan ekstrak daun sembukan (3) uji toksisitas ekstrak daun sembukan pada 5 variasi pelarut. Metode ekstraksi yang digunakan adalah metode maserasi dilanjutkan evaporasi untuk mendapatkan ekstrak kental. Uji kandungan fitokimia dilakukan secara kualitatif. Uji kuantitatif dilakukan untuk senyawa flavonoid dan fenolik. Dilanjutkan pengujian aktivitas antioksidan dengan metode DPPH. Uji toksisitas dilakukan menggunakan metode BSLT. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelarut air menghasilkan ekstrak dengan rendemen terbanyak dan pelarut etanol menghasilkan rendemen paling sedikit. Semakin besar penambahan etanol dalam pelarut menghasilkan rendemen ekstrak yang semakin kecil. Pada uji kualitatif semua ekstrak mengandung senyawa tanin flavonoid terpenoid dan fenolik. Ekstrak dengan aktivitas antioksidan sangat kuat adalah ekstrak etanol-air (1 1) dan ekstrak etanol-air (1 2). Ekstrak dengan aktivitas antioksidan kuat adalah ekstrak air. Ekstrak dengan aktivitas antioksidan sedang adalah ekstrak etanol dan ekstrak etanol-air (2 1). Ekstrak yang bersifat sangat toksik adalah ekstrak etanol ekstrak yang bersifat toksik adalah ekstrak etanol-air (2 1). Ekstrak dengan toksisitas sedang adalah ekstrak etanol-air (1 1) dan ekstrak etanol-air (1 2). Ekstrak yang tidak bersifat toksik adalah ekstrak air. /p
| Item Type: | Thesis (Diploma) |
|---|---|
| Divisions: | Fakultas Matematika dan IPA (FMIPA) > Departemen Kimia (KIM) > S1 Kimia |
| Depositing User: | library UM |
| Date Deposited: | 03 Jul 2025 04:29 |
| Last Modified: | 09 Sep 2025 03:00 |
| URI: | http://repository.um.ac.id/id/eprint/395203 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
