Sihotang, Irma Narulita (2025) Information anxiety pada mahasiswa tingkat akhir program studi s1 ilmu perpustakaan universitas negeri malang / Irma Narulita Sihotang</p>. Diploma thesis, Universitas Negeri Malang.
Full text not available from this repository.Abstract
Dalam penelitian yang dilakukan oleh Deskasari (2022) dengan subjek 200 mahasiswa Universitas Negeri Malang menunjukkan sebanyak 43% depresi ringan 37% depresi sedang serta 8% subjek mengalami depresi berat. Disisi lain menurut Aulia amp Panjaitan (2019) depresi tersebut dapat dipicu oleh stres yang dialami selama proses penyusunan skripsi dimana mahasiswa menghadapi kesulitan seperti revisi yang berulang sulitnya mendapat referensi keterbatasan waktu penelitian. Oleh karena itu penelitian ini hendak menggali lebih dalam permasalahan yang dihadapi mahasiswa tingkat akhir ketika menyusun skripsi khususnya dalam konteks informasi sehingga dirumuskan tujuan penelitian yakni untuk mengukur tingkat information anxiety pada mahasiswa angkatan 2021 S1 Ilmu Perpustakaan Universitas Negeri Malang dan mengeksplorasi information anxiety tersebut. Sehingga dengan demikian diharapkan pihak yang berkaitan dapat memiliki peluang untuk mengatasinya. Penelitian ini sendiri menggunakan metode campuran explanatory sequential dimana peneliti terlebih dahulu mengumpulkan data kuantitatif untuk mengembangkan tahapan kualitatif. Sehingga data yang dihasilkan dalam bentuk angka dan kalimat. Dari hasil pengolahan data kuantitatif diperoleh data bahwa mahasiswa angkatan 2021 S1 Ilmu Perpustakaan Universitas Negeri Malang mengalami information anxiety yang tinggi yakni 69.22%. Sedangkan pada tahap kualitatif menyatakan bahwa information anxiety dapat dipicu oleh berbagai penyebab seperti pada tahapan task conceptualization information anxiety dapat terjadi apabila adanya distraksi eksternal yang timbul sehingga mengganggu fokus kurangnya kepercayaan diri ketika merumuskan fokus penelitian juga ketakutan akan ada atau tidaknya referensi penunjang kesulitan menemukan dan memahami teori yang bisa digunakan kurangnya pemahaman mengenai bagaimana merancang skripsi serta kompleksnya topik penelitian. Need recognition information anxiety dapat terjadi apabila tidak tahu informasi apa yang dibutuhkan tidak bisa membatasi sampai mana suatu informasi dibutuhkan serta kurangnya kemampuan dalam merumuskan kata kunci untuk mencari informasi. Disisi lain pada tahap finding information information anxiety dapat terjadi ketika seseorang menghadapi informasi dalam jumlah yang melebihi kebutuhannya sehingga menghabiskan waktu berlebih untuk membaca setiap informasi. Kondisi tersebut menimbulkan keraguan terhadap pilihan informasi yang diambil mungkin ada informasi lain yang lebih relevan. Selain itu ketidaktahuan mengenai perbedaan kata kunci untuk konsep yang sama serta informasi yang muncul di pencarian yang monoton atau kurang relevan dan pencarian informasi yang memakan waktu lama juga berpotensi memicu information anxiety. Evaluating information information anxiety dapat terjadi pada diri seseorang apabila informasi yang ditemukan kurang memiliki kesamaan dengan fokus penelitiannya informasi yang ditemukan berasal dari sumber yang kurang jelas data pendukung dalam suatu referensi terasa kurang meyakinkan kesulitan untuk memahami isi informasi selain itu seseorang dengan information anxiety juga cenderung untuk tidak bisa mengenali bias atau manipulasi dalam suatu informasi juga tetap menggunakan informasi lawas selama itu masih relevan. Accessing information information anxiety juga dapat dipicu oleh hambatan akses seperti keterbatasan bahasa dan adanya akses terbatas sehingga mendorong seseorang untuk mencari informasi atau referensi lainnya juga fasilitas instansi yang kurang optimal dalam memenuhi kebutuhan informasi civitasnya selain itu information anxiety juga dapat terpicu apabila seseorang merasa ragu apakah informasi yang dibutuhkannya tersedia atau apakah sudah ada yang bahas atau tidak. Using information salah satu karakteristik seseorang dengan information anxiety ialah mengalami kendala ketika menggunakan informasi seperti kesulitan untuk menuliskan pemahamannya secara sistematis dan berkesinambungan kurangnya kepercayaan diri ketika melakukan sintesis informasi karena adanya perbedaan definisi terhadap konsep yang sama adanya kekhawatiran mungkin telah salah ketika melakukan pengutipan dan parafrase sehingga memiliki tingkat plagiasi yang tinggi juga kurang memiliki kepedulian terhadap aspek legalitas informasi asalkan dapat mengakses informasi yang dibutuhkan. Sehingga bisa ditarik kesimpulan bahwa mahasiswa angkatan 2021 S1 Ilmu Perpustakaan Universitas Negeri Malang mengalami information anxiety yang cukup tinggi oleh karena itu disarankan agar mahasiswa dan juga instansi berperan aktif dalam mengatasinya information anxiety dengan cara optimalisasi mata kuliah literasi informasi peningkatan fasilitas dan pelayanan perpustakaan membuat panduan pemilihan teori berpikir kritis memanfaatkan tools melakukan metode seperti concept mapping CRAAP dan SMART.
| Item Type: | Thesis (Diploma) |
|---|---|
| Divisions: | Fakultas Sastra (FS) > Departemen Sastra Indonesia (IND) > S1 Ilmu Perpustakaan |
| Depositing User: | library UM |
| Date Deposited: | 14 May 2025 04:29 |
| Last Modified: | 09 Sep 2025 03:00 |
| URI: | http://repository.um.ac.id/id/eprint/393177 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
