Rachmadyanti, Putri (2025) Pembelajaran IPS bermakna studi kasus di 3 Sekolah Dasar Surabaya (SD Muhammadiyah 16 Surabaya, Sekolah Cikal Surabaya, dan SDN Kaliasin 1 Surabaya) / Putri Rachmadyanti. Doctoral thesis, Universitas Negeri Malang.
Full text not available from this repository.Abstract
RINGKASAN Rachmadyanti Putri. 2025. Pembelajaran IPS Bermakna Studi Kasus di 3 Sekolah dasar Surabaya (SD Muhammadiyah 16 Surabaya Sekolah Cikal and SDN Kaliasin 1 Surabaya). Disertasi. Pendidikan Dasar Sekolah Pascasarjana. Universitas Negeri Malang. Pembimbing (I) Prof. Dr. Sumarmi M.Pd. (II) Prof. Dr. Hari Wahyono M.Pd. (III) Dr. Riska Pristiani M.Pd Kata Kunci pembelajaran sekolah dasar bermakna IPS Pembelajaran IPS di Sekolah Dasar memiliki peran yang vital dalam membentuk pemahaman sosial nilai dan keterampilan hidup siswa. Namun sayangnya pembelajaran IPS sering kali dipandang hanya sebagai aktivitas hafalan kurang memiliki makna dan tidak terhubung secara relevan dengan kehidupan sehari-hari siswa. Survei pada guru SD di Surabaya mengungkap tantangan dalam membuat pembelajaran bermakna. Penelitian terdahulu juga belum banyak mengungkap praktik baik yang dilakukan sekolah- sekolah di Indoensia dalam upaya mengembangkan pembelajaran IPS Bermakna. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi secara mendalam pembelajaran IPS Bermakna yang dilaksanakan di tiga Sekolah Dasar Surabaya. Fokus Penelitian mengkaji perencanaan pembelajaran IPS Bermakna implementasi pembelajaran IPS Bermakna dan evaluasi Pembelajaran IPS Bermakna serta kebermaknaan belajar IPS bagi siswa. Ketiga Sekolah Dasar memiliki karakteristik berbeda yaitu Sekolah dengan Kurikulum Nasional Sekolah dengan Kurikulum Nasional dan Islam serta Sekolah dengan Kurikulum Mandiri. Adapun kesamaan dari ketiga sekolah adalah telah terakreditasi A. Penelitian ini menggunakan pendekatan induktif dengan metode kualitatif jenis penelitian studi kasus multikasus. Metode pengumpulan data juga dilakukan dengan wawancara observasi angket dan studi dokumentasi. Teknik pengambilan sumber data menggunakan teknik purposive sampling. Analisis data menggunakan analisis Studi Kasus Multi Kasus. Teknik analisis meliputi Invidual Case Analysis dan Cross- Case Analysis dilakukan secara interaktif hingga tuntas. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dalam menyusun perencanaan Pembelajaran IPS Bermakna diperlukan Peran aktif Tim Kurikulum dan kolaborasi dengan guru untuk menyusun perencanaan yang sistematis. Perencanaan yang fleksibel memungkinkan guru untuk menyesuaikan pembelajaran dengan karakteristik siswa. Penyusunan rencana pembelajaran IPS melibatkan integrasi nilai-nilai Pancasila dan agama untuk membentuk karakter siswa. Pemantauan rutin terhadap perencanaan pembelajaran bertujuan untuk meningkatkan efektivitas pembelajaran. Implementasi Pembelajaran IPS Bermakna dengan Siswa dilibatkan secara aktif dalam pembelajaran IPS bermakna melalui pengambilan keputusan pemilihan metode belajar tema proyek dan produk sebagai hasil belajar. Implementasi pembelajaran IPS Bermakna di SD dilakukan melalui proyek untuk meningkatkan keterampilan berpikir kritis siswa. Pendekatan outdoor learning digunakan untuk memahami konsep-konsep sosial secara kontekstual. Integrasi pembelajaran IPS dengan mata pelajaran lain memberikan pemahaman yang holistik dan relevan. Metode tanya jawab efektif dengan pertanyaan provokatif dalam pembelajaran IPS Bermakna untuk mengembangkan pemikiran analitis. Penggunaan teknologi platform digital dan kecerdasan buatan dapat memperkuat implementasi pembelajaran IPS bermakna. Pembelajaran berdiferensiasi digunakan untuk menyesuaikan kebutuhan belajar siswa. Evaluasi Pembelajaran IPS Bermakna pada riset ini menekankan pada Evaluasi berbasis proyek memungkinkan siswa untuk menunjukkan pemahaman konsep sosial melalui karya inovatif. Penggunaan portofolio sebagai alat evaluasi memberikan gambaran holistik perkembangan siswa Penilaian sikap digunakan untuk mengukur penerapan nilai sosial dalam pembelajaran. Umpan balik konstruktif dari guru digunakan untuk mendorong pengembangan keterampilan siswa. Pencegahan plagiarisme menjadi bagian integral dalam evaluasi pembelajaran IPS Bermakna dengan memberikan pedoman kepada siswa tentang orisinalitas dan pemahaman mendalam terhadap tugas. Kebermaknaan belajar siswa terlihat dari lima aspek yaitu pembelajaran IPS yang berbasis proyek memberikan pengalaman bermakna bagi siswa karena terus diingat siswa sehingga berkesan. Kebermaknaan belajar IPS meningkat ketika siswa dapat mengaplikasikan konsep yang dipelajari dalam situasi nyata. Pembelajaran IPS yang dikaitkan dengan pengalaman kontekstual seperti kegiatan outdoor learning dan kunjungan lapangan memberikan pemahaman konseptual yang lebih kuat dan membangun keterkaitan antara teori dan praktik. Pembelajaran IPS yang bermakna dapat memperkaya pengetahuan siswa serta mengembangkan kesadaran mereka akan pentingnya peran individu dalam membentuk masyarakat yang lebih baik. Pemberian ruang bagi siswa untuk melakukan eksplorasi mandiri dalam pembelajaran IPS meningkatkan motivasi intrinsik keterampilan berpikir kritis dan kemandirian belajar sehingga menghasilkan pemahaman yang lebih dalam dan personal terhadap konsep yang dipelajari.
| Item Type: | Thesis (Doctoral) |
|---|---|
| Subjects: | H Social Sciences > H Social Sciences (General) L Education > LB Theory and practice of education > LB1501 Primary Education |
| Divisions: | Sekolah Pascasarjana(PS) > S3 Pendidikan Dasar |
| Depositing User: | library UM |
| Date Deposited: | 22 Apr 2025 04:29 |
| Last Modified: | 01 Apr 2026 08:22 |
| URI: | http://repository.um.ac.id/id/eprint/392110 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
