Pengembangan sistem manajemen laboratorium kimia berbasis aplikasi dalam menguatkan kualitas pembelajaran di SMA Kalimantan Barat / Rody Putra Sartika</p> - Repositori Universitas Negeri Malang

Pengembangan sistem manajemen laboratorium kimia berbasis aplikasi dalam menguatkan kualitas pembelajaran di SMA Kalimantan Barat / Rody Putra Sartika</p>

Sartika, Rody Putra (2025) Pengembangan sistem manajemen laboratorium kimia berbasis aplikasi dalam menguatkan kualitas pembelajaran di SMA Kalimantan Barat / Rody Putra Sartika</p>. Doctoral thesis, Universitas Negeri Malang.

Full text not available from this repository.

Abstract

Laboratorium memiliki peran krusial dalam meningkatkan kualitas pembelajaran kimia di Sekolah Menengah Atas (SMA). Praktikum di laboratorium memfasilitasi siswa dalam memahami konsep kimia secara lebih konkret melalui pengalaman langsung sehingga meningkatkan pemahaman dan keterampilan. Kurikulum Merdeka menekankan pentingnya pembelajaran berbasis eksperimen untuk mencapai kompetensi yang diharapkan. Oleh karena itu manajemen laboratorium yang baik diperlukan agar praktikum berjalan efektif aman dan mendukung capaian pembelajaran kimia. Namun demikian penerapan manajemen laboratorium di SMA di Provinsi Kalimantan Barat masih menghadapi berbagai kendala yang menghambat pelaksanaan praktikum. Rendahnya kompetensi manajerial guru kimia minimnya tenaga laboran dan teknisi serta kurangnya sistem manajemen yang terstruktur menyebabkan laboratorium kimia tidak berfungsi sebagaimana mestinya. Untuk mengatasi permasalahan ini perlu dikembangkan sistem manajemen laboratorium kimia berbasis aplikasi yang dapat membantu tenaga laboratorium dalam mengelola laboratorium dengan lebih efisien. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan sistem manajemen laboratorium kimia berbasis aplikasi di SMA Provinsi Kalimantan Barat agar praktikum kimia dapat berjalan lancar. Sistem ini diharapkan dapat mendukung pencapaian pembelajaran kimia sesuai Kurikulum Merdeka dan meningkatkan kualitas pembelajaran di SMA Provinsi Kalimantan Barat. Penelitian yang dilakukan adalah penelitian pengembangan (Research and Development) menggunakan model ADDIE (analyze design develop implement dan evaluate). Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini melibatkan observasi langsung dan tidak langsung serta komunikasi langsung dan tidak langsung. Data yang dikumpulkan mencakup (1) data mengenai proses manajemen laboratorium kimia melalui angket respons (2) penilaian kelayakan desain sistem manajemen laboratorium kimia oleh ahli manajemen pendidikan (3) penilaian kelayakan aplikasi Labchemist oleh ahli teknologi dan informatika (4) data mengenai keterlaksanaan sistem manajemen laboratorium kimia berbasis aplikasi di SMA oleh kepala sekolah dan (5) data mengenai keberhasilan sistem manajemen laboratorium kimia berbasis aplikasi oleh kepala laboratorium. Teknik analisis data dalam penelitian ini dilakukan sebagai berikut (1) analisis proses manajemen laboratorium kimia menggunakan statistik deskriptif dan Confirmatory Factor Analysis (CFA) (2) analisis kelayakan sistem manajemen laboratorium kimia berbasis aplikasi menggunakan deskriptif kualitatif (3) analisis kelayakan aplikasi Labchemist juga menggunakan deskriptif kualitatif (4) analisis keterlaksanaan sistem yang dikembangkan menggunakan deskriptif kualitatif dan (5) keberhasilan sistem yang dikembangkan menggunakan deskriptif kualitatif serta statistik inferensial melalui uji korelasi nonparametrik Spearman rsquo s rho. Proses manajemen laboratorium di SMA Provinsi Kalimantan Barat pada aspek perencanaan pengorganisasian pelaksanaan pemantauan dan evaluasi masih sangat kurang. Di samping itu hasil analisis faktor menunjukkan aspek perencanaan dan pengorganisasian memiliki kontribusi terbesar terhadap manajemen laboratorium dibandingkan aspek lainnya. Hal ini menunjukkan bahwa proses manajemen laboratorium kimia berjalan tidak seragam. Oleh karena itu pengembangan sistem manajemen laboratorium kimia berbasis aplikasi menjadi kebutuhan mendesak untuk meningkatkan efektivitas efisiensi dan konsistensi dalam manajemen laboratorium. Model manajemen laboratorium kimia berbasis aplikasi yang dikembangkan dalam penelitian ini mengadopsi model sistemik. Sistem ini terdiri atas input yang melibatkan kepala sekolah kepala laboratorium guru teknisi dan laboran. Proses mencakup fungsi manajemen mulai perencanaan pengorganisasian pelaksanaan pemantauan hingga evaluasi yang dilakukan melalui aplikasi Labchemist. Output yang diharapkan adalah praktikum kimia dapat berjalan dengan lancar. Dalam hal ini aplikasi Labchemist mengintegrasikan seluruh sistem manajemen laboratorium kimia. Berdasarkan hasil uji coba diperoleh keterlaksanaan dan keberhasilan sistem manajemen laboratorium kimia berbasis aplikasi berada pada kriteria sangat baik. Pengujian korelasi menunjukkan adanya hubungan positif yang signifikan antara keterlaksanaan sistem manajemen laboratorium berbasis aplikasi dengan keberhasilan manajemen laboratorium. Sementara hubungan antara keterlaksanaan sistem dengan keberhasilan aplikasi serta antara keberhasilan manajemen laboratorium dengan keberhasilan aplikasi juga memiliki korelasi positif meskipun tidak menunjukkan hasil yang signifikan. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa rendahnya proses manajemen laboratorium kimia menjadi tantangan utama dalam pelaksanaan praktikum kimia di SMA Provinsi Kalimantan Barat. Sistem manajemen laboratorium kimia berbasis aplikasi berhasil dalam meningkatkan keterlaksanaan dan keberhasilan manajemen laboratorium di SMA Provinsi Kalimantan Barat. Oleh karena itu penerapan sistem manajemen laboratorium kimia berbasis aplikasi di SMA Provinsi Kalimantan Barat perlu dioptimalkan dan berkelanjutan dengan peningkatan dukungan dari beberapa pihak (1) kepala laboratorium kimia perlu mendampingi tenaga laboratorium dan membangun koordinasi dengan kepala sekolah dalam menggunakan aplikasi Labchemist (2) teknisi dan laboran menggunakan aplikasi Labchemist dalam manajemen laboratorium (3) guru kimia mengintegrasikan aplikasi Labchemist dalam perencanaan kegiatan praktikum (4) kepala sekolah di SMA perlu mendorong penggunaan sistem manajemen berbasis aplikasi melalui pelatihan dan supervisi (5) pengawas satuan pendidikan mengintegrasikan evaluasi penggunaan sistem dan berkoordinasi dengan dinas pendidikan dalam merumuskan kebijakan (6) Dinas Pendidikan Provinsi Kalimantan Barat menyediakan anggaran pelatihan serta melakukan monitoring penerapan sistem manajemen laboratorium kimia di SMA dan (7) Peneliti selanjutnya diharapkan dapat mengkaji lebih lanjut keberhasilan dari sistem manajemen laboratorium kimia berbasis aplikasi.

Item Type: Thesis (Doctoral)
Divisions: Fakultas Ilmu Pendidikan (FIP) > Departemen Administrasi Pendidikan (AP) > S3 Manajemen Pendidikan
Depositing User: library UM
Date Deposited: 25 Jun 2025 04:29
Last Modified: 09 Sep 2025 03:00
URI: http://repository.um.ac.id/id/eprint/391600

Actions (login required)

View Item View Item