Pengaruh moringa oleifera seed oil (moseil) terhadap ekspresi gen ctgf pada mencit (mus musculus) model liver fibrosis / Inriana Candra Melani</p> - Repositori Universitas Negeri Malang

Pengaruh moringa oleifera seed oil (moseil) terhadap ekspresi gen ctgf pada mencit (mus musculus) model liver fibrosis / Inriana Candra Melani</p>

Melani, Inriana Candra (2024) Pengaruh moringa oleifera seed oil (moseil) terhadap ekspresi gen ctgf pada mencit (mus musculus) model liver fibrosis / Inriana Candra Melani</p>. Diploma thesis, Universitas Negeri Malang.

Full text not available from this repository.

Abstract

p Liver fibrosis merupakan penyakit liver kronis yang menyumbang 45% dari semua penyebab kematian di dunia. Pengobatan liver fibrosis sampai saat ini hanya menggunakan obat sintetik berdasarkan penyebabnya. Banyaknya efek samping dari obat sintetik maka diperlukan pencarian obat tradisional alami untuk mengobati liver fibrosis. Salah satu tanaman yang berpotensi sebagai agen antifibrosis adalah biji Moringa oleifera. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh Moringa oleifera seed oil (MOSEIL) pada mencit (Mus musculus) model liver fibrosis sebagai upaya pengembangan obat dan pencegahan liver fibrosis. Penelitian ini menggunakan 30 mencit Balb/C yang diinjeksi intraperitonial CCl4 dan Moringa oleifera seed oil (MOSEIL) selama 8 pekan. Dilakukan penimbangan berat badan seminggu sekali pada saat perlakuan. Penimbangan berat liver dilakukan setelah pembedahan. Liver mencit diambil untuk melihat tingkat inflamasi liver melalui uji histologi dan RT-qPCR untuk melihat ekspresi gen CTGF. Data dianalisis menggunakan ANOVA dengan uji lanjut Duncan post hoc test. Hasil uji histologi menunjukkan MOSEIL dapat mengurangi nekrosis dan inflamasi pada kelompok yang diberi MOSEIL. CCl4 menyebabkan tidak bertambahnya berat badan secara signifikan pada mencit sedangkan hasil ANOVA berat liver mencit tidak signifikan. Mencit yang diberi perlakuan MOSEIL mengalami penurunan ekspresi CTGF dibandingkan dengan mencit yang tidak diberi MOSEIL. Penelitian ini membutuhkan eksplorasi dan formulasi lebih lanjut mengenai bahan aktif biji Moringa oleifera agar lebih membuktikan bahwa MOSEIL berpotensi sebagai obat anti liver fibrosis. /p

Item Type: Thesis (Diploma)
Divisions: Fakultas Matematika dan IPA (FMIPA) > Departemen Biologi (BIO) > S1 Biologi
Depositing User: library UM
Date Deposited: 12 Jul 2024 04:29
Last Modified: 09 Sep 2024 03:00
URI: http://repository.um.ac.id/id/eprint/362854

Actions (login required)

View Item View Item