Rahwanti, Elzha Tri (2024) Pengaruh suhu annealing terhadap sifat magnetik nanokomposit Fe<sub>3</sub>O<sub>4</sub>/activated carbon menggunakan metode hidrotermal / Elzha Tri Rahwanti</p>. Diploma thesis, Universitas Negeri Malang.
Full text not available from this repository.Abstract
p Penelitian ini mengeksplorasi pengaruh suhu annealing terhadap sifat magnetik nanokomposit span style font-family Times New Roman serif font-size 16px Fe /span sub style font-family Times New Roman serif 3 /sub span style font-family Times New Roman serif font-size 16px O /span sub style font-family Times New Roman serif 4 /sub /AC yang disintesis menggunakan metode hidrothermal. Nanokomposit span style font-family Times New Roman serif font-size 16px Fe /span sub style font-family Times New Roman serif 3 /sub span style font-family Times New Roman serif font-size 16px O /span sub style font-family Times New Roman serif 4 /sub /AC dipilih karena kombinasi antara sifat magnetik span style font-family Times New Roman serif font-size 16px Fe /span sub style font-family Times New Roman serif 3 /sub span style font-family Times New Roman serif font-size 16px O /span sub style font-family Times New Roman serif 4 /sub yang stabil dan porositas tinggi AC yang dapat digunakan dalam berbagai bidang seperti adsorpsi katalisis dan biomedis. Metode hidrotermal dipilih karena dapat menghasilkan partikel dengan ukuran dan morfologi yang seragam. Pada penelitian ini serangkaian suhu annealing yang berbeda diterapkan untuk menentukan pengaruhnya terhadap morfologi struktur kristal dan sifat magnetik nanokomposit yang dihasilkan yaitu pada suhu 100 deg C 250 deg C 400 deg C dan 550 deg C. Karakterisasi dilakukan menggunakan XRD UV VIS FTIR dan VSM. Berdasarkan karakterisasi XRD menunjukkan bahwa penigkatan suhu annealing akan memicu terjadinya oksidasi yang akan mengubah fasa Fe3O4. Berdasarkan karakterisasi FTIR menunjukkan menunjukkan bahwa variasi suhu annealing mempengaruhi ketajaman pada puncak serapan gugus fungsi. Hasil karakterisasi UV VIS menunjukkan bahwa treatment suhu annealing membuat material dapat lebih banyak menyerap cahaya pada panjang gelombang yang lebih panjang. Karakterisasi VSM menunjukkan bahwa peningkatan suhu annealing mebuat respons material terhadap medan magnet eksternal melemah karena terjadinya perubahan fasa. /p
| Item Type: | Thesis (Diploma) |
|---|---|
| Divisions: | Fakultas Matematika dan IPA (FMIPA) > Departemen Fisika (FIS) > S1 Fisika |
| Depositing User: | library UM |
| Date Deposited: | 07 Aug 2024 04:29 |
| Last Modified: | 09 Sep 2024 03:00 |
| URI: | http://repository.um.ac.id/id/eprint/362790 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
