Ideologi maskulinitas dalam film \"ngeri-ngeri sedap\" tahun 2022 / Ghifran Muhammad Baghiz - Repositori Universitas Negeri Malang

Ideologi maskulinitas dalam film \"ngeri-ngeri sedap\" tahun 2022 / Ghifran Muhammad Baghiz

Baghiz, Ghifran Muhammad (2024) Ideologi maskulinitas dalam film \"ngeri-ngeri sedap\" tahun 2022 / Ghifran Muhammad Baghiz. Diploma thesis, Universitas Negeri Malang.

Full text not available from this repository.

Abstract

Media seperti film digunakan sebagai Gambaran realitas kejadian pada kehidupan nyata seperti menyampaikan pesan melalui tokoh. ldquo Ngeri-Ngeri Sedap rdquo menjadi film yang menceritakan Pak Domu dan keluarganya yang berlatar belakang Suku Batak dimana mereka melalui beberapa konflik. Penelitian ini menggunakan jenis metode penelitian deskriptif-kualitatif dengan menggunakan purposive sampling sebanyak 8 sampel scene dari total populasi 129 scene mewakili alur cerita secara menyeluruh. metode pengumpulan data berupa studi dokumen sebagai data primer dan data sekunder yaitu studi pengamatan langsung studi wawancara mendalam serta studi kepustakaan. Triangulasi data sumber dari tiga narasumber ahli dilakukan untuk mendapatkan validasi hasil penelitian. Analisis semiotika John Fiske (level realitas level representatif dan level ideologi) digunakan untuk mendapatkan bentuk maskulinitas pada Pak Domu. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa pada level realitas khususnya kode perilaku Gesture ekspresi dan cara bicara Pak Domu dengan level representasi kode kamera cahaya penyuntingan musik dan sound merekonstruksi kode ideologi oposisi biner gender dari feminitas yang identik dengan ketergantungan lemah subjektif mudah terpengaruh emosional irasional tidak logis dan kegiatan indoor atau domestik. Sehingga temuan penelitian ini adalah menemukan makna ideologi maskulinitas yang lebih menonjol pada tokoh utama (Pak Domu) di film ldquo Ngeri-Ngeri Sedap rdquo dengan indikator maskulinitas relation power (kekuatan relasional) being respected (dihormati) control of emotionality (pengontrolan emosi) primacy of avoiding feminity (menghindari feminism) physical toughness/violence (ketangguhan/kekerasan fisik) self-reliance (kemandirian) dan risk-taking (mengambil resiko).

Item Type: Thesis (Diploma)
Subjects: H Social Sciences > HM Sociology
P Language and Literature > PN Literature (General) > PN1993 Motion Pictures
Divisions: Fakultas Sastra (FS) > Departemen Seni dan Desain (SED) > S1 Desain Komunikasi Visual
Depositing User: library UM
Date Deposited: 15 Jul 2024 04:29
Last Modified: 04 Aug 2025 01:58
URI: http://repository.um.ac.id/id/eprint/362588

Actions (login required)

View Item View Item