Setiana, Mina Devika (2024) Eksplorasi karakteristik struktur, sifat kemagnetan, dan fungsionalisasi nanokomposit fe3o4/ag/kitosan sebagai agen antibakteri / Mina Devika Setiana</p>. Diploma thesis, Universitas Negeri Malang.
Full text not available from this repository.Abstract
Pemanfaatan nanokomposit Fe3O4/Ag/Kitosan sebagai agen antibakteri menjanjikan untuk dikaji lebih lanjut sebab infeksi bakteri termasuk salah satu ancaman serius bagi kesehatan manusia. Penelitian ini bertujuan mengkaji karakteristik dan mengidentifikasi potensi antibakteri dari nanokomposit Fe3O4/Ag/Kitosan. Sintesis nanokomposit Fe3O4/Ag/Kitosan menggunakan metode kopresipitasi dengan variasi massa AgNO3. Sampel nanokomposit Fe3O4/Ag/Kitosan dilakukan karakterisasi X-Ray Diffractometry (XRD) Scanning Electron Microscope - Energy Dispersive X-Ray (SEM-EDX) Fourier Transform Infrared (FTIR) Vibrating Sample Magnetometer (VSM) dan uji antibakteri. Hasil karakterisasi XRD menunjukkan bahwa Fe3O4 memiliki struktur kristal kubik spinel invers Ag memiliki struktur Face Centered Cubic (FCC) dan kitosan bersifat amorf. Ukuran kristal Fe3O4 dan Ag secara berturut-turut sebesar 14 53 nm ndash 15 27 nm dan 29 79 nm ndash 50 67 nm dimana semakin tinggi massa AgNO3 maka semakin tinggi pula ukuran kristal Ag yang dihasilkan. Hasil karakterisasi SEM menunjukkan morfologi nanokomposit berbentuk bulat tidak seragam dengan distribusi ukuran partikel (22 02 plusmn 0 28) nm ndash (42 12 plusmn 0 53) nm. Analisis hasil EDX menunjukkan nanokomposit Fe3O4/Ag/Kitosan mengandung unsur penyusun komposit yakni besi (Fe) oksigen (O) perak (Ag) dan karbon (C). Hasil karakterisasi FTIR menunjukkan gugus fungsi Fe3O4 dengan ikatan Fe ndash O oktahedral Fe ndash O tetrahedral dan O ndash H. Kemudian gugus Ag ditunjukkan oleh ikatan N ndash Ag dan gugus kitosan teridentifikasi dengan ikatan C ndash N CH3 dan C ndash O. Hasil karakterisasi VSM menunjukkan bahwa nanokomposit Fe3O4/Ag/Kitosan bersifat superparamagnetik dengan nilai magnetisasi saturasi cukup tinggi sedangkan magnetisasi remanen dan medan koersivitas semakin menurun mendekati nol tesla yakni 0 175 ndash 0 052 emu/g dan 64 347 ndash 18 062 Oersted seiring dengan peningkatan massa AgNO3. Sementara itu uji aktivitas antibakteri dilakukan terhadap bakteri gram negatif Escherichia coli dan Pseudomonas aeruginosa dengan diameter zona hambat masing-masing sebesar (8 67 plusmn 0 46) mm ndash (9 56 plusmn 0 22) mm dan (9 68 plusmn 0 21) mm ndash (10 44 plusmn 0 18) mm. Nanokomposit Fe3O4/Ag/Kitosan menghambat aktivitas bakteri dengan cara menghasilkan reactive oxygen species (ROS) yang akan merusak makromolekul biologis dan mendenaturasi protein sehingga menyebabkan kerusakan DNA dan kematian bakteri.
| Item Type: | Thesis (Diploma) |
|---|---|
| Divisions: | Fakultas Matematika dan IPA (FMIPA) > Departemen Fisika (FIS) > S1 Fisika |
| Depositing User: | library UM |
| Date Deposited: | 16 May 2024 04:29 |
| Last Modified: | 09 Sep 2024 03:00 |
| URI: | http://repository.um.ac.id/id/eprint/353014 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
