Suksesi Kepemimpinan Pesantren Modern (studi multisitus pada tiga Pesantren Modern di Pulau Jawa) / Aldo Redho Syam</p> - Repositori Universitas Negeri Malang

Suksesi Kepemimpinan Pesantren Modern (studi multisitus pada tiga Pesantren Modern di Pulau Jawa) / Aldo Redho Syam</p>

Syam, Aldo Redho (2022) Suksesi Kepemimpinan Pesantren Modern (studi multisitus pada tiga Pesantren Modern di Pulau Jawa) / Aldo Redho Syam</p>. Doctoral thesis, Universitas Negeri Malang.

Full text not available from this repository.

Abstract

Keberadaan Kiai sebagai pendiri dan pimpinan pesantren sangat menarik untuk terus diteliti. Ditinjau dari sisi tugasnya dalam pengelolaan dan penyelenggaran pesantren yang tidak hanya bertugas menyusun program kerja merancang sistem pendidikan menyusun tata tertib menata kehidupan di lingkungan pesantren mengembangkan sarana dan prasarana dan membina masyarakat. Namun kiai juga dituntut untuk mampu bertugas mempersiapkan suksesor sebagai generasi penerus yang akan melanjutkan kepemimpinan dan perjuangannya dan menjaga keberlanjutan dan keberlangsungan pesantrennya di masa yang akan datang. Fokus penelitian untuk mendeskripsikan secara mendalam tentang (1) sistem suksesi kepemimpinan pesantren modern (2) proses suksesi kepemimpinan pesantren modern dan (3) dampak suksesi kepemimpinan bagi pengembangan dan kemajuan pesantren modern. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan rancangan studi multisitus dan menggunakan metode analisis induktif termodifikasi. Lokasi penelitiannya terdiri dari tiga pesantren modern yang terletak pada tiga provinsi yang berbeda di pulau Jawa yaitu (1) PM Darussalam Gontor Ponorogo yang terletak di Provinsi Jawa Timur (2) Pondok Pesantren Darunnajah Ulujami Jakarta Selatan yang terletak di Provinsi DKI Jakarta dan (3) Pondok Pesantren Modern Al-Mizan Rangkasbitung Lebak yan terletak di Provinsi Banten. Subyek penelitian ini terdiri dari pimpinan pesantren ketua lembaga wakil pimpinan pesantren cabang dan kader pesantren. Pengumpulan datanya terdiri dari wawancara studi dokumentasi dan observasi. Analisis data dilakukan secara interaktif melalui dua tahap yaitu analisis data situs individu dan analisis data lintas situs. Peneliti juga menggunakan empat kriteria ukuran keabahan data yaitu kreadibilitas transferabilitas dependabilitas dan konfirmabilitas. Hasil penelitian sebagai berikut. Pertama sistem suksesi kepemimpinan pesantren modern menerapkan open leadership succession dengan karakteristiknya sebagai berikut (1) menetapkan suksesi kepemimpinan sebagai salah satu program jangka panjang pesantren modern (dengan sebutan jangka kaderisasi/pengkaderan) (2) menetapkan dewan pesantren modern sebagai lembaga tertinggi dalam struktur organisasinya (dengan sebutan Badan Wakaf/Dewan Nadzir) (3) menetapkan pimpinan pesantren melalui sidang dewan pesantren (pasca pendiri maupun pimpinan pesantren setelahnya telah tiada) dan (4) menetapkan standar operasional (SOP) tentang kader pesantren modern. Kedua proses suksesi kepemimpinan pesantren modern meliputi (1) internalisasi nilai-nilai pesantren (2) pendelegasian tugas (3) pendidikan dan pelatihan (4) perekrutan tenaga ahli dan (5) pernikahan. Ketiga dampak suksesi kepemimpinan terhadap pengembangan dan kemajuan pesantren modern merupakan suatu pencapaian yang dilakukan secara bersama-sama antara pimpinan pesantren dan kadernya dengan tetap berpegang teguh pada prinsip nilai-nilai falsafah dan cita-cita agung pendiri pesantren. Dampak suksesi kepemimpinan pesantren modern tersebut meliputi (1) berdirinya pesantren cabang (2) meningkatnya jumlah santri dan santriwati (3) berkembangnya mutu pendidikan dan pengajaran (4) berkembangnya media komunikasi dakwah pesantren (5) berkembangnya sarana dan pra-sarana (6) berdirinya perguruan tinggi (7) berkembangnya aset wakaf (8) berdirinya unit-unit usaha dan (9) berkembangnya jaringan kerja (networking). Berdasarkan hasil penelitian di atas maka peneliti menyarankan kepada berbagai pihak antara lain (1) bagi pesantren modern sebagai bahan evaluasi atas sistem suksesi kepemimpinan yang telah diterapkannya agar diketahui kelemahan dan kelebihannya. Sehingga dapat menentukan langkah-langkah pengembangan yang lebih efektif dan tepat guna. (2) Bagi pesantren modern yang serupa dengan objek penelitian ini dapat menerapkan open leadership succession yang terbukti lebih tersistem terstruktur dan berdampak siginifikan terhadap pengembangan kemajuan dan keberlanjutan pesantren modern. (3) kementrian pendidikan dan kebudayaan RI dan kementrian agama RI sebagai pembina pesantren modern yaitu dalam pengembangan dan peningkatan mutu suksesor pesantren modern terutama pada aspek pendidikan dan pelatihan dalam bidang leadership organizational dan public speaking. (4) peneliti lain di bidang manajemen pendidikan untuk mengkajinya lebih lanjut tentang suksesi kepemimpinan pesantren salafiyah maupun pesantren kombinasi (sebutan bagi pesantren yang menggabungkan antara sistem modern dan salafiyah sesuai Undang-Undang Nomor 19 Tahun 2019 tentang Pesantren).

Item Type: Thesis (Doctoral)
Divisions: Fakultas Ilmu Pendidikan (FIP) > Departemen Administrasi Pendidikan (AP) > S3 Manajemen Pendidikan
Depositing User: library UM
Date Deposited: 05 Jan 2022 04:29
Last Modified: 09 Sep 2022 03:00
URI: http://repository.um.ac.id/id/eprint/349131

Actions (login required)

View Item View Item