Green synthesis nanokomposit zn0.2fe2.8o4/hidroksiapatit berbasis ekstrak daun kelor (moringa oleifera) sebagai drug delivery agent / Fauziyatul Iffah</p> - Repositori Universitas Negeri Malang

Green synthesis nanokomposit zn0.2fe2.8o4/hidroksiapatit berbasis ekstrak daun kelor (moringa oleifera) sebagai drug delivery agent / Fauziyatul Iffah</p>

Iffah, Fauziyatul (2024) Green synthesis nanokomposit zn0.2fe2.8o4/hidroksiapatit berbasis ekstrak daun kelor (moringa oleifera) sebagai drug delivery agent / Fauziyatul Iffah</p>. Masters thesis, Universitas Negeri Malang.

Full text not available from this repository.

Abstract

Nanokomposit sebagai agen pembawa obat dalam pengobatan kanker berbasis Magnetic Drug Delivery System (MDDS) menjadi kajian yang diminati peneliti dalam beberapa tahun terakhir. Hal ini bertujuan untuk meminimalisir dampak penggunaan obat antikanker konvensional yang dapat menyebabkan kerusakan jaringan sehat lainnya. Berdasarkan hal tersebut penelitian ini menawarkan modifikasi nanokomposit pembawa obat antikanker doxorubicin berbasis Zn0.2Fe2.8O4/Hidroksiapatit dengan ekstrak daun kelor (Moringa oleifera). Penggunaan Zn0.2Fe2.8O4 karena sifat kemagnetannya yang baik sehingga mampu dengan mudah digerakkan oleh rangsangan medan magnet eksternal menuju target pengobatan. Untuk meningkatkan kinerjanya nanopartikel Zn0.2Fe2.8O4 dimodifikasi dengan material yang dapat diterima dengan baik oleh tubuh yaitu hidroksiapatit sehingga melalui penggunaannya dalam melingkupi Zn0.2Fe2.8O4 menjadikannya lebih kompatibel dalam jaringan hidup. Lebih lanjut penelitian ini menawarkan optimasi penggunaan ekstrak daun Moringa oleifera untuk menunjang kinerja obat doxorubicin dalam menekan pertumbuhan sel kanker karena memiliki kandungan polifenol dan flavonoid yang tinggi. Menariknya prekursor utama yang digunakan untuk sintesis adalah berbahan dasar alam seperti pasir besi cangkang bekicot dan daun kelor serta digunakan metode sintesis yang efektif dan efisien yaitu infundasi dan ko-presipitasi. Lebih lanjut kajian terkait pengaruh variasi komposisi massa Zn0.2Fe2.8O4 dan Hidroksiapatit dalam nanokomposit Zn0.2Fe2.8O4/Hidroksiapatit-ekstrak daun Moringa oleifera (ZFHM) terhadap struktur morfologi gugus fungsi sifat magnet aktivitas antibakteri serta kemampuan pemuatan dan pelepasan obat antikanker doxorubicin dari nanokomposit hasil sintesis juga dilakukan. Hasil analisis XRD menunjukkan bahwa fasa Zn0.2Fe2.8O4 terbentuk dengan sistem kristal spinel kubik dengan ukuran 11 56 ndash 11 58 nm dan fasa hidroksiapatit terbentuk dengan sistem kristal heksagonal dengan ukuran 15 60 ndash 15 66 nm. Analisis FTIR mengindikasikan adanya vibrasi gugus Zn-O Fe-O karbonat (CO32-) fosfat (PO43-) C-H dan hidroksil (O-H). Penambahan komposisi massa Zn0.2Fe2.8O4 dalam nanokomposit ZFHM berpengaruh pada pelebaran serapan spesifik milik metal-oksida (Zn-O dan Fe-O). Ini menandakan adanya kenaikan jumlah fasa Zn0.2Fe2.8O4 dalam nanokomposit ZFHM. Selain itu penambahan komposisi Zn0.2Fe2.8O4 dalam nanokomposit ZFHM menunjukkan adanya kenaikan unsur Zn dan Fe berdasarkan hasil karakterisasi SEM-EDX. Hasil analisis SEM-EDX juga menunjukkan bahwa partikel yang terbentuk dalam sampel berupa sferis dengan ukuran 47 07 ndash 55 94 nm dan terdapat unsur Fe Zn O Ca P dan C dalam sampel. Selanjutnya sampel hasil sintesis mampu menunjukkan adanya kecenderungan kenaikan aktivitas antibakteri terhadap bakteri Escherichia coli seiring dengan kenaikan jumlah komposisi massa Zn0.2Fe2.8O4 dalam nanokomposit ZFHM. Hal ini ditunjukkan dengan diameter zona hambat berkisar antara 7 107 ndash 8 475 mm. Hasil uji VSM menunjukkan bahwa sampel memiliki sifat superparamagnetik dengan nilai magnetisasi saturasi (Ms) sebesar 4 23 ndash 11 76 emu/g. Nilai Ms terjadi peningkatan seiring dengan bertambahnya komposisi massa Zn0.2Fe2.8O4 dalam sampel nanokomposit ZFHM. Lebih lanjut nanokomposit ZFHM dapat memuat obat doxorubicin dengan kapasitas sebesar 17 52 ndash 28 45 mg/g dan efisiensi pemuatan sebesar 58 41% ndash 94 83% serta mampu melepaskannya dengan relatif stabil ditandai dengan tidak adanya efek burst pada awal waktu pelepasan. Dengan demikian melalui penelitian ini nanokomposit ZFHM mampu menunjukkan potensinya sebagai agen drug delivery berbasis nanomaterial magnetik melalui kontrol kinetika obat dan pendistribusiannya dalam tubuh sehingga efek samping penggunaan obat doxorubicin dapat diminimalisir.

Item Type: Thesis (Masters)
Divisions: Fakultas Matematika dan IPA (FMIPA) > Departemen Fisika (FIS) > S2 Fisika
Depositing User: library UM
Date Deposited: 18 Mar 2024 04:29
Last Modified: 09 Sep 2024 03:00
URI: http://repository.um.ac.id/id/eprint/348715

Actions (login required)

View Item View Item