Sulfa Hidayati (2009) Analisis perbandingan kinerja portofolio antara indeks syariah dengan indeks konvensional dengan menggunakan model indeks tunggal (studi pada saham dalam JII dan LQ-45) / Sulfa Hidayati. Diploma thesis, Universitas Negeri Malang.
Full text not available from this repository.Abstract
Investasi di pasar modal mempunyai risiko yang lebih besar bila dibanding dengan investasi diluar pasar modal. Akan tetapi return yang dijanjikan dalam pasar moal juga lebih besar. Salah satu cara untuk meminimalkan risiko adalah dengan membentuk portofolio pembentukan portofolio bertujuan agar risiko bisa didiversifikasi. Dengan adanya portofolio tersebut maka seorang investor akan dihadapkan pada pilihan portofolio mana yang mempunyai kinerja paling baik. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menentukan portofolio optimal indeks syariah dan indeks konvensional dimana Indeks syariah disini adalah saham yang tergabung dalam JII dan indeks konvensional adalah saham yang tergabung dalam indeks LQ-45. Pembentukan portofolio disini menggunakan model indeks tunggal. Setelah Portofolio indeks syariah dan indeks konvensional terbentuk maka kemudian mencari perbandingan kinerja portofolio antara dua indeks tersebut. Jenis penelitian adalah diskriptif kuantitatif dengan menggunakan data sekunder. Populasi penelitian adalah seluruh saham dalam JII dan LQ-45 dimana Saham JII terdiri dari 30 saham dan LQ-45 terdiri dari 45 saham. Sedangkan sampel penelitian adalah saham yang mempunyai return positif yang kemudian diperoleh 16 untuk sampel JII dan 21 untuk sampel LQ-45. Periode penelitian dilakukan mulai 1 Februari 2007-28 Februari 2007 atau 20 hari yaitu 5 hari kerja. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa untuk indeks Syariah yang membentuk portofolio optimal terdapat 2 saham yaitu PT Medco Energi International Tbk (MEDC) dan PT Indah Kiat Pulp paper Tbk (INKP). Dari dua saham yang membentuk portofolio optimal terbukti bahwa dapat memperkecil risiko menjadi 0 0002198% dengan tingkat return ekspektasi 0 23498%. Sedangkan untuk Indeks Konvensional yang layak masuk dalam portofolio optimal sebanyak 4 saham yaitu Citra Marga Nusaphala Persada Tbk (CMNP) Apexindo Pratama Duta (APEX) Indah Kiat Pulp paper Tbk (INKP) dan Medco Energi International Tbk (MEDC). Dengan membentuk portofolio optimal tersebut maka risiko dapat diperkecil menjadi 0 00009117% dengan return ekspektasi sebesar 0 07681%. Untuk Perbandingan kinerja portofolio antara indeks syariah dengan indeks konvensional Differential return dengan risiko dinyatakan sebagai deviasi standart diperoleh hasil bahwa Differential return Indeks syariah (-7 62%) lebih baik dibandingkan Differential return indeks konvensional (-8 26%). Ukuran Ketiga excess return to beta diperoleh hasil untuk Excess Return to Beta indeks konvensional (0 9538) lebih baik dibandingkan kinerja indeks syariah (0 621). Ukuran yang terakhir adalah Differential Return dengan risiko Diukur dengan Beta/Ukuran Jensen menurut ukuran ini portofolio yang mempunyai kinerja paling baik adalah Indeks konvensional yaitu sebesar -10 07%.dibandingkan dengan kinerja portofolio indeks syariah sebesar -10 4%.Untuk investor yang menyukai risiko akan lebih memilih portofolio indeks syariah karena return yang ditawarkan indeks syariah lebih besar dibandingkan return yang ditawarkan indeks konvensional dan risiko yang akan dihadapi indeks syariah lebih besar dibandingkan risiko indeks konvensional.
| Item Type: | Thesis (Diploma) |
|---|---|
| Subjects: | ?? ?? |
| Divisions: | Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) > Departemen Manajemen (MNJ) > S1 Manajemen |
| Depositing User: | library UM |
| Date Deposited: | 16 Jan 2009 04:29 |
| Last Modified: | 09 Sep 2009 03:00 |
| URI: | http://repository.um.ac.id/id/eprint/30158 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
