Indayani, Ningrum Sri (2015) Pengaruh pemberian deksametason terhadap kerusakan fungsi hepar tikus jantan (ratus norvegoicus) galur wistar / Ningrum Sri Indayani. Diploma thesis, Universitas Negeri Malang.
Full text not available from this repository.Abstract
ABSTRAK Indayani Ningrum Sri. 2015. Pengaruh Pemberian Deksametason terhadap Kerusakan Hepar Tikus Jantan (Rattus norvegicus) Galur Wistar. Skripsi Jurusan Biologi Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Universitas Negeri Malang. Pembimbing (I) Dra. Susilowati M. S (II) Dra. Sri Rahayu Lestari M. Si Kata Kunci Deksametason Kerusakan Hepar SGPT dan SGOT Deksametason merupakan salah satu obat kortikosteroid yang banyak beredar bebas dipasaran. Penggunaan deksametason yang tidak sesuai aturan akan menyebabkan kerusakan pada organ-organ tertentu salah satunya hepar. Deksametason yang masuk dalam sistem pencernaan kemudian diabsorbsi dan dibawa ke hepar melalui vena porta yang kemudian didetoksifikasi dan akhirnya menuju sistem sistemik.Kerusakan hepar diindikasikan dengan melihat morfologi hepar yang dilihat berdasarkan penampang luar nekrosis sel dan kadar enzim Serum Glutamic Piruvic Transaminase (SGPT) and Serum Glutamic Oxaloacetic Transaminase (SGOT). Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui efek deksametason terhadap kerusakan hepar pada tikus jantan. Penelitian ini dilakukan di Unit Pemeliharaan Hewan Coba FMIPA Universitas Negeri Malang dan Sub Laboratorium Fisiologi Hewan dan Manusia pada bulan Januari-Februari 2015. Hewan coba yang digunakan adalah tikus jantan galur wistar dengan umur 3 bulan dan berat badan 150-170 gram. Tikus dibagi ke dalam 3 kelompok perlakuan (dosis 0 mg/kgbb dosis 0 135 mg/kgbb dan dosis 0 54 mg/kgbb) dengan tiga kali ulangan. Dekametason diberikan 1 kali per hari selama 10 hari. pemberian dilakukan pada pagi hari pukul 06.30 07.00. Pada hari ke-11 tikus dibedah untuk diambil darah dari jantung dan organ hepar. Hepar diamati morfologi luar berdasarkan penampang luar dan sebagian hepar dipotong untuk dibuat preparat histologi dengan pewarnaan Hematoksilin Eosin (HE) untuk melihat nekrosis sel sedangkan darah diuji untuk mengetahui kadar enzim SGPT dan SGOT. Berdasarkan hasil penelitiandiketahui bahwa deksametason berpengaruh terhadap morfologi hepar yaitu menimbulkan nekrosis millier dan munculnya benjolan-benjolan putih pada permukaan hepar serta membuat warna hepar lebih pucat. Deksametason juga berpengaruh terhadap tingkat nekrosis sel yaitu pada dosis tinggi lebih tinggi daripada dosis rendah dan tingkat nekrosis berbeda signifikan. Berdasarkan hasil analisis deksametason tidak berpengaruh terhadap kadar enzim SGPT dan SGOT akan tetapi memperlihatkan kecenderungan penurunan kadar enzim SGPT dan SGOT. 8195
| Item Type: | Thesis (Diploma) |
|---|---|
| Subjects: | ?? ?? |
| Divisions: | Fakultas Matematika dan IPA (FMIPA) > Departemen Biologi (BIO) > S1 Biologi |
| Depositing User: | library UM |
| Date Deposited: | 16 Jun 2015 04:29 |
| Last Modified: | 09 Sep 2015 03:00 |
| URI: | http://repository.um.ac.id/id/eprint/26666 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
