Penerapan model PBL (Problem based learning) untuk meningkatkan aktivitas dan hasil belajar biologi kelas X-5 di SMA Negeri 10 Malang / Ahmad Faqih - Repositori Universitas Negeri Malang

Penerapan model PBL (Problem based learning) untuk meningkatkan aktivitas dan hasil belajar biologi kelas X-5 di SMA Negeri 10 Malang / Ahmad Faqih

Faqih, Ahmad (2009) Penerapan model PBL (Problem based learning) untuk meningkatkan aktivitas dan hasil belajar biologi kelas X-5 di SMA Negeri 10 Malang / Ahmad Faqih. Diploma thesis, Universitas Negeri Malang.

Full text not available from this repository.

Abstract

Untuk meningkatkan kualitas proses dan hasil belajar para ahli pembelajaran telah menyarankan penggunaan paradigma pembelajaran konstruktivistik dalam kegiatan belajar-mengajar di kelas. Dengan perubahan paradigma belajar tersebut terjadi perubahan pusat (fokus) pembelajaran dari belajar berpusat pada guru kepada belajar berpusat pada. Berdasarkan hasil wawancara dengan beberapa siswa SMA N 10 Malang kelas X-5 diperoleh gambaran kondisi kelas X-5 bahwa dalam setiap pertemuan siswa disuruh mengerjakan latihan soal yang ada di modul siswa kemudian membahasnya bersama-sama. Metode yang sering digunakan adalah metode ceramah dan diskusi. Dengan metode ini siswa merasa guru masih kurang banyak mengembangkan metode-metode yang dapat mengaktifkan siswa dalam belajar. Metode pembelajaran ceramah dan diskusi ini dapat dirasakan peneliti kurang dapat mengaktifkan siswa dalam pembelajaran biologi hal ini dapat dilihat dari sedikitnya siswa yang aktif bertanya atau menjawab pertanyaan yang diberikan oleh guru. Selain itu juga dengan metode ceramah siswa menjadi bosan dalam menerima pelajaran sedangkan dengan metode diskusi yang pernah dilakukan oleh peneliti masih kurang memotivasi siswa karena hanya siswa tertentu saja yang aktif dalam pembelajaran hal ini dapat dilihat pada waktu pembelajaran yang menggunakan metode ceramah dan diskusi yaitu hanya sedikit sisiwa yang aktif bertanya maupun aktif menjawab sedangkan yang lain hanya diam dan sebagian lagi ada yang main HP (Hand Phone) . Menurut Nurhadi (2006 56) suatu pendekatan pembelajaran berdasarkan masalah merupakan pendekatan pembelajaran yang menggunakan masalah dunia nyata sebagai suatu konteks bagi siswa untuk belajar tentang cara berfikir kritis dan keterampilan dalam memecahkan masalah serta memperoleh pengetahuan dan konsep yang essensial dari materi pelajaran.Penelitian ini bertujuan mengetahui penerapan pendekatan PBL (Problem Based Learning) untuk meningkatkan aktivitas dan hasil belajar biologi siswa kelas X-5 SMA Negeri 10 Malang. Berdasarkan tujuan penelitiannya termasuk penelitian terapan. Ditinjau dari metodenya termasuk dalam penelitian tindakan. Oleh karan itu penelitian ini termasuk PTK (Penelitian Tindakan Kelas) yang dilaksanakan dalam 4 siklus tindakan setiap siklus terdiri dari dari dua kali pertemuan selama 3 jam pelajaran yang terdiri dari 1 jam hari kamis dan hari jum 8223 at 2 jam pelajaran. Sedangkan ditinjau dari tingkat penjelasan data termasuk dalam penelitian deskriptif. Berdasarkan data dan analisisnya termasuk dalam penelitian kualitataif. Subyek penelitian ini adalah kelas X-5 yang berjumlah 40 siswa yang terdiri dari 18 laki-laki dan 22 perempuan. Penentuan subjek penelitian ini berdasarkan hasil observasi awal dan wawancara dengan guru biologi yakni kelas yang hasil 5 belajarnya paling rendah antara kelas X-4 X-5 dan X-6 adalah kelas X-5. Teknik pengumpulan data menggunakan tes tulis yang dilaksanakan pada akhir siklus lembar observasi checklis catatan lapangan dan wawancara. Data yang diperoleh dianalisis secara deskriptif kualitatif. Berdasarkan hasil analisis data dapat diketahui bahwa Aktivitas kelas pada siklus 1 sebesar 27.98% dengan taraf keberhasilan sangat kurang pada siklus 2 sebesar 35.38% dengan taraf keberhasilan sangat kurang. Pada siklus ke-3 mempunyai aktivitas kelas sebesar 50.76 % dengan taraf keberhasilan kurang dan siklus ke-4 mempunyai aktivitas kelas sebesar 73.26% dengan taraf keberhasilan baik. Rata-rata hasil belajar kognitif siswa pada siklus I adalah 59 125 dan hanya 11 siswa saja yang tuntas belajar dengan mencapai angka 70 sesuai dengan SKM (Standar Ketuntasan Minimum) yang telah ditentukan sedangkan 29 siswa yang lain tidak tuntas belajar (gagal). Daya serap klasikal yang diperoleh dari siklus I ini sebesar 27 5% saja. Rata-rata kelas pada siklus II adalah 73 835 dan 28 siswa yang tuntas belajar sedangkan 12 siswa yang lainnya tidak tuntas belajar (gagal). Daya serap yang diperoleh pada siklus II adalah sebesar 70%. Pada siklus III memperoleh rata-rata kelas sebesar 77 2 dan jumlah siswa yang tuntas semakin bertambah yaitu 33 siswa sedangkan yang tidak tuntas 7 siswa saja. Oleh sebab itu daya serap klasikal yang diperoleh sebesar 82 5%. Pada siklus IV memperoleh rata-rata kelas sebesar 88 425 dan jumlah siswa yang tuntas hampir 95% yaitu 38 siswa sedangkan yang tidak tuntas hanya 2 siswa saja. Daya serap klasikal yang diperoleh pada siklus IV ini sebesar 95%.Berdasarkan penelitian ini dapat disimpulkan bahwa penerapan pendekatan PBL (Problem Based Learning) dapat meningkatkan aktivitas dan hasil belajar biologi siswa kelas X-5 SMA Negeri 10 Malang. Saran-saran yang dapat dikemukakan dalam penelitian ini adalah Guru mata pelajaran biologi disarankan agar dalam proses pembelajaran dapat menerapkan pembelajaran yang dapat mengaktifkkan siswa dalam belajar yang salah satunya adalah PBL (Problem Based Learning) dan untuk materi pelajaran yang lain untuk meningkatkan aspek afektif kognitif dan psikomotor siswa misalnya dengan membiasakan siswa untuk melakukan praktikum presentasi diskusi kelas dan memberikan tugas-tugas kepada siswa seperti tugas membuat laporan dan awetan.

Item Type: Thesis (Diploma)
Subjects: ?? ??
Divisions: Fakultas Matematika dan IPA (FMIPA) > Departemen Biologi (BIO) > S1 Pendidikan Biologi
Depositing User: library UM
Date Deposited: 02 Jun 2009 04:29
Last Modified: 09 Sep 2009 03:00
URI: http://repository.um.ac.id/id/eprint/24642

Actions (login required)

View Item View Item