Furi Arifah Pratiwi (2008) Asam askorbat dan hidroksilamin hidroklorida sebagai reduktor pada penentuan besi dalam daun bayam dengan metode persiapan destruksi serta analisisnya secara spektrofotometri sinar tampak / Furi Arifah Pratiwi. Diploma thesis, Universitas Negeri Malang.
Full text not available from this repository.Abstract
Besi merupakan salah satu nutrisi penting bagi tubuh yang terkandung dalam daun bayam. Penelitian kadar besi dalam daun bayam telah banyak dilakukan salah satunya Ambarwati (2007) melakukan penelitian menggunakan metode destruksi basah dengan variasi destruktor serta analisis secara AAS dan Yuliardani (2007) melakukan penelitian dengan perbandingan metode persiapan cuplikan destruksi basah dan destruksi kering (variasi suhu dan waktu pengabuan) serta analisis menggunakan AAS. Penentuan kadar besi dalam daun bayam dapat diukur juga dengan metode analisis spektrofotometri sinar tampak. Sebelum dikomplekskan dengan 1 10-fenantrolin besi harus direduksi terlebih dahulu dari Fe3 menjadi Fe2 . Pada penelitian ini digunakan reduktor asam askorbat sebagai alternatif dalam mereduksi besi selain hidroksilamin hidroklorida. Penelitian ini bertujuan mengetahui bagaimana perbandingan antara dua metode persiapan cuplikan destruksi basah dan destruksi kering dilihat dari kadar besi yang diperoleh dan untuk mengetahui kemampuan asam askorbat dibanding dengan hidroksilamin hidroklorida dalam mereduksi besi. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimental dengan menggunakan sampel daun bayam hijau. Langkah-langkah yang dilakukan adalah (1) perlakuan awal sampel (2) destruksi sampel (3) reduksi Fe3 dengan reduktor asam askorbat dan hidroksilamin hidroklorida masing-masing dengan variasi konsentrasi (4) pengkompleksan Fe2 dengan 1 10-fenantrolin (5) analisisnya secara spektrofotometri sinar tampak. Hasil penelitian menunjukkan bahwa metode persiapan cuplikan destrukssi kering memberikan kadar besi dalam daun bayam yang lebih baik (lebih mendekati data kadar fisiologis) daripada destruksi basah. Asam askorbat dapat mereduksi besi lebih kuat dibandingkan dengan hidroksilamin hidroklorida dimana keduanya dapat mereduksi besi dengan baik pada konsentrasi maksimum 1 4.105 ppm dan pH reaksi 6 9. Kadar besi dalam daun bayam yang diperoleh dari hasil destruksi kering dengan reduktor asam askorbat adalah sebesar 8 1.10-2 mg/g dan dengan reduktor hidroksilamin hidroklorida sebesar 7 7.10-2 mg/g sedangkan hasil destruksi basah dengan reduktor asam askorbat sebesar 5 9.10-2 mg/g dan dengan reduktor hidroksilamin hidroklorida sebesar 5 5.10-2 mg/g.
| Item Type: | Thesis (Diploma) |
|---|---|
| Subjects: | Q Science > QD Chemistry |
| Divisions: | Fakultas Matematika dan IPA (FMIPA) > Departemen Kimia (KIM) > S1 Kimia |
| Depositing User: | library UM |
| Date Deposited: | 27 Mar 2008 04:29 |
| Last Modified: | 09 Sep 2008 03:00 |
| URI: | http://repository.um.ac.id/id/eprint/23261 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
