Mustikasari, Putri (2015) Efektivitas penerapan modul tatanama senyawa biner dan anion poliatomik berbasis konsep sukar dan kesalahan konsep pada pemahaman dan persepsi peserta didik kelas X IPA SMAN 8 Malang / Putri Mustikasari. Diploma thesis, Universitas Negeri Malang.
Full text not available from this repository.Abstract
ABSTRAK Mustikasari P. 2015. Efektivitas Penerapan Modul Tatanama Senyawa Biner dan Anion Poliatomik Berbasis Konsep Sukar dan Kesalahan Konsep pada Pemahaman dan Persepsi Peserta Didik Kelas X IPA SMAN8 Malang. Skripsi Jurusan Kimia FMIPA Universitas Negeri Malang. Pembimbing (I) Dr. Fariati M. Sc. (II) Oktavia Sulistina S.Pd. M. Pd. Kata kunci modul tatanama senyawa konsep sukar kesalahan konsep pemahaman persepsi Tatanama senyawa biner dan anion poliatomik merupakan konsep dasar yang perlu dipahami dengan benar sebelum peserta didik mempelajari penulisan persamaan reaksi.Kesulitan yang dialami peserta didik dalam memahami konsep tatanama senyawa biner dan anion poliatomik dapat menimbulkan konsep sukar. Jikakonsepsukarterjadiberulang-ulangdanterusmenerusmakadapat me-nyebabkankesalahan konsep.Hasil observasi menunjukkansebanyak 54 peserta didik kelas X IPA SMAN 8 Malang mendapat nilai di bawah Kriteria Ketuntasan Minimal (KKM) pada ulangan hariantatanama senyawa kimia sehingga belum mencapai ketuntasan belajar.Hal tersebutterjadikarena peserta didik mengalami konsep sukar dan kesalahan konsep. Peserta didik yang belum tuntas harus mengikuti pembelajaran remedial.Berdasarkan observasi pembelajaran remedial yang dilakukan yaitu dengan pemberian latihan soal atau langsung diberikan ulangan remedial. Pembelajaran remedial dapat dilaksanakan dengan metode dan media yang berbeda dan pemberian latihan-latihan secara khusus.Salah satu penyebab peserta didik mengalami konsep sukar dan kesalahan konsep dimungkinkan karena bahan ajar yang kurang sesuai.Penelitian yang dilakukan merupakan tahap lanjutan dari penelitian dan pengembangan modul berbasis konsep sukar dan kesalahan konsepdengan persentase kelayakan sebesar 86 67% (sangat valid)padapembelajaran remedial.Tujuan penelitian adalah men-deskripsikan keterlaksanaan pembelajaran ketuntasan belajar pemahaman persepsi peserta didik dan mengetahuiefektivitas modul dibanding latihan soal. Penelitian yang dilakukan adalah eksperimen murnidengan desaingrup kontrol pretes-postes.Sebanyak 54 peserta didik yang belum tuntas dibagi secara acak kemudian diambil 36 peserta didik sebagai sampel penelitian sehingga didapat masing-masing 18 peserta didik di kelas eksperimen dibelajarkan denganbantuan modul dan kelas kontrol yang dibelajarkan denganbantuan latihan soal.Instrumen perlakuan yang digunakan adalah RPP modul tatanama senyawa biner dan anion poliatomik berbasis konsep sukar dan kesalahan konsep dan latihan soal. Instrumen pengukuran yang digunakan adalah tes diagnostik dengan validitas 92 3% (sangat valid) dan reliabilitas sebesar 0 687 (baik) angket persepsi peserta didik dan lembar observasi keterlaksanaan pembelajaran. Teknik analisis statistik yang digunakan adalah uji-t dengan taraf signifikansi sebesar 0 050dandidukungperhitungangainternomalisasi. Hasil penelitian dilaporkan bahwa peserta didik yang dibelajarkan denganbantuan modul tatanama senyawa biner dan anion poliatomik dan bantuan latihan soal pada keterlaksanaan pembelajaran ketuntasan belajar penurunan persentase jawaban salah serta persentasekesalahanberturut-turut adalah 95 2% (baik) dan 88 6% (baik) 77 8% dan 38 9% 46 8% dan 34 3% serta 13 2% dan 9 7%.Hasil uji-t (sig. (2-tailed) 0 045) membuktikan bahwaada perbedaan pemahamanantara peserta didik kelas X IPA SMAN 8 Malang yang belum tuntas yang dibelajarkan denganbantuan modul dan latihan soal.Perhitungangainternomalisasimenunjukkanpemahamanpesertadidik yang dibelajarkandenganmoduldanlatihansoalberturut-turutadalahtinggi (0 74) dansedang(0 55). Darihasilanalisis data dapat disimpulkan bahwa modul tatanama senyawa biner dan anion poliatomik berbasis konsep sukar dan kesalahan konsep efektif digunakan sebagai bahan ajaruntuk meningkatkan pe-mahaman peserta didik.Persepsi peserta didik terhadap isi (83 8%) dan pem-belajaran menggunakan modul (77 1%) sangat positif. Hambatan pembelajaran adalah waktu yang terlalu singkat (58 3%) dan uraian materi dalam modul terlalu banyak (27 9%) sehingga peserta didik menyarankan modul boleh digandakan atau dibawa pulang (50 0%) dan uraian materi yang diberikan lebih ringkas (38 5%).Peserta didik perlu diajari cara membaca bahan ajar dengan tuntas sehingga dapat memahami konsep kimia dengan utuh.
| Item Type: | Thesis (Diploma) |
|---|---|
| Subjects: | ?? ?? |
| Divisions: | Fakultas Matematika dan IPA (FMIPA) > Departemen Kimia (KIM) > S1 Pendidikan Kimia |
| Depositing User: | library UM |
| Date Deposited: | 12 Nov 2015 04:29 |
| Last Modified: | 09 Sep 2015 03:00 |
| URI: | http://repository.um.ac.id/id/eprint/22224 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
