Pengaruh penerapan model pembelajaran Learning Cycle 5 fase pada materi stryktur dan tatanama alkana, alkena dan alkuna untuk siswa kelas X SMA Negeri 1 Lawang terhadap hasil belajar / Lailatul Mucharomah - Repositori Universitas Negeri Malang

Pengaruh penerapan model pembelajaran Learning Cycle 5 fase pada materi stryktur dan tatanama alkana, alkena dan alkuna untuk siswa kelas X SMA Negeri 1 Lawang terhadap hasil belajar / Lailatul Mucharomah

Mucharomah, Lailatul (2012) Pengaruh penerapan model pembelajaran Learning Cycle 5 fase pada materi stryktur dan tatanama alkana, alkena dan alkuna untuk siswa kelas X SMA Negeri 1 Lawang terhadap hasil belajar / Lailatul Mucharomah. Diploma thesis, Universitas Negeri Malang.

Full text not available from this repository.

Abstract

Kata kunci model Learning Cycle 5 Fase ekspositori struktur dan tatanama hasil belajar Pembelajaran Kimia di SMA Negeri 1 Lawang masih cenderung menggunakan model pembelajaran ekspositori sehingga pembelajaran masih berpusat pada guru (teacher centered). Kriteria Ketuntasan Minimal (KKM) di SMA Negeri 1 Lawang untuk mata pelajaran kimia adalah 75. Namun pada faktanya hanya 70% siswa yang memenuhi KKM untuk selebihnya siswa mendapat nilai yang kurang dari KKM. Oleh karena itu untuk meningkatkan prestasi dan mengurangi angka siswa yang tidak mencapai KKM diperlukan suatu jenis model pembelajaran yang inovatif dan berpusat pada siswa (student centered). Salah satu model pembelajaran yang dapat digunakan adalah model pembelajaran Learning Cycle 5 Fase. Pemilihan model ini disesuaikan dengan materi struktur dan tata nama alkana alkena dan alkuna yang merupakan materi pemahaman konsep bukan hafalan. Penelitian ini bertujuan untuk (1) mengetahui keterlaksanaan pembelajaran menggunakan model pembelajaran Learning Cycle 5 Fase dan model pembelajaran ekspositori pada materi struktur dan tata nama alkana alkena dan alkuna (2) mengetahui perbedaan hasil belajar siswa yang belajar dengan model pembelajaran Learning Cycle 5 Fase dengan yang belajar menggunakan model pembelajaran ekspositori. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian eksperimental semu (quasy experimental design). Rancangan penelitian yang dipilih adalah model desain postes only control group design. Populasi dalam penelitian ini adalah semua siswa kelas X SMA Negeri 1 Lawang tahun pelajaran 2011/2012 yang terdiri dari 10 kelas dengan jumlah siswa 360. Pemilihan sampel digunakan dengan cara simple random sampling. Dari pemilihan tersebut diperoleh kelas X-1 sebagai kelas eksperimen dan X-2 sebagai kelas kontrol. Kelas eksperimen pembelajarannya menggunakan model pembelajaran Learning Cycle 5 Fase sedangkan kelas kontrol menggunakan model pembelajaran ekspositori. Analisis data hasil penelitian dilakukan dengan cara analisis statistik dan analisis deskriptif. Uji hipotesis menggunakan uji t dengan taraf signifikansi 945 0 05. Hasil penelitian menunjukkan perbedaan hasil belajar siswa yang diajar dengan model pembelajaran Learning Cycle 5 Fase dengan yang diajar menggunakan model pembelajaran ekspositori. Kelas yang diajar dengan model pembelajaran Learning Cycle 5 Fase rata-rata nilainya 86 35 sdangkan siswa yang diajar dengan model pembelajaran ekspositori rata-rata nilainya 79 34. Berdasarkan hasil penelitian disimpulkan bahwa model pembelajaran Learning Cycle 5 Fase dapat meningkatkan hasil belajar siswa.

Item Type: Thesis (Diploma)
Subjects: ?? ??
Divisions: Fakultas Matematika dan IPA (FMIPA) > Departemen Kimia (KIM) > S1 Pendidikan Kimia
Depositing User: library UM
Date Deposited: 30 Jul 2012 04:29
Last Modified: 09 Sep 2012 03:00
URI: http://repository.um.ac.id/id/eprint/21940

Actions (login required)

View Item View Item