Hermanto, Muhammad (2012) Identifikasi kesulitan dalam memahami materi ikatan kimia pada siswa kelas X SMAN 1 Purwosari / Muhammad Hermanto. Diploma thesis, Universitas Negeri Malang.
Full text not available from this repository.Abstract
Kata Kunci kesulitan ikatan kimia. Sebagian besar konsep dalam kimia bersifat abstrak dan merupakan konsep yang berjenjang dari yang sederhana ke konsep yang lebih tinggi tingkatannya. Dengan demikian untuk memahami konsep yang lebih tinggi tingkatannya diperlukan pemahaman yang benar terhadap konsep dasar yang membangun konsep tersebut. Siswa yang mengalami kesulitan dalam memahami suatu konsep kemungkinan akan mengalami kesulitan dalam mempelajari konsep yang berhubungan. Konsep dasar yang bersifat abstrak ada dalam materi ikatan kimia meliputi konsep kestabilan unsur struktur lewis ikatan ion ikatan kovalen ikatan kovalen koordinasi senyawa kovalen polar dan non polar dan ikatan logam yang dipelajari di kelas X semester I. Penelitian dilaksanakan di SMA Negeri 1 Purwosari dengan tujuan untuk mengidentifikasi kesulitan yang dialami siswa dalam memahami materi ikatan kimia. Penelitian menggunakan rancangan penelitian deskriptif. Populasi penelitian meliputi siswa kelas X SMA Negeri 1 Purwosari yang terdiri dari 9 kelas dan sampel penelitian adalah siswa kelas X.8 sebanyak 40 siswa dan kelas X.9 sebanyak 38 siswa. Teknik pengambilan sampel menggunakan cluster random sampling yaitu pengambilan sampel dari populasi dilakukan secara acak kelompok melalui undian kelas. Instrumen pada penelitian berupa tes objektif sebanyak 37 butir soal. Dari hasil uji coba instrumen indeks kesukaran diperoleh 1 soal mudah 23 soal sedang dan 13 soal sukar. Daya beda soal diperoleh 5 soal jelek 24 soal cukup dan 8 soal baik. Reliabilitas tes diperoleh 945 0 81 dan 32 soal yang valid. Teknik analisis data yang digunakan adalah analisis deskriptif melalui persentase siswa yang mengalami kesulitan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Persentase siswa kelas X SMA Negeri 1 Purwosari yang mengalami kesulitan dalam memahami (1) kestabilan unsur adalah 44 8% yang berarti cukup besar (2) struktur lewis adalah 54 3% yang berarti cukup besar (3) ikatan ion adalah 55 6% yang berarti cukup besar (4) ikatan kovalen adalah 39 9% yang berarti kecil (5) ikatan kovalen koordinasi adalah 41 8% yang berarti cukup besar (6) senyawa kovalen polar dan non polar adalah 64 9% yang berarti besar (7) ikatan logam adalah 43 6% yang berarti cukup besar. Kesulitan terbesar yang dihadapi siswa dalam memahami ikatan kimia adalah pada sub materi mendefinisikan senyawa kovalen polar dan non polar (64 9%). Selain itu siswa juga mengalami kesulitan pada sub materi ikatan ion (55 6%) struktur lewis (54 3%) kesetabilan unsur (44 8%) ikatan logam (43 6%) dan ikatan kovalen koordinasi (41 8%).
| Item Type: | Thesis (Diploma) |
|---|---|
| Subjects: | ?? ?? |
| Divisions: | Fakultas Matematika dan IPA (FMIPA) > Departemen Kimia (KIM) > S1 Pendidikan Kimia |
| Depositing User: | library UM |
| Date Deposited: | 16 Mar 2012 04:29 |
| Last Modified: | 09 Sep 2012 03:00 |
| URI: | http://repository.um.ac.id/id/eprint/21908 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
