Motivasi belajar siswa SD kelas rendah yang diasuh oleh orang tua tunggal (single parent) di Desa Terusan Kabupaten Mojokerto / Rose Indah Noviyantie - Repositori Universitas Negeri Malang

Motivasi belajar siswa SD kelas rendah yang diasuh oleh orang tua tunggal (single parent) di Desa Terusan Kabupaten Mojokerto / Rose Indah Noviyantie

Noviyantie, Rose Indah (2009) Motivasi belajar siswa SD kelas rendah yang diasuh oleh orang tua tunggal (single parent) di Desa Terusan Kabupaten Mojokerto / Rose Indah Noviyantie. Diploma thesis, Universitas Negeri Malang.

Full text not available from this repository.

Abstract

Siswa SD Kelas Rendah merupakan individu yang berada pada masa kanak-kanak. Pada masa ini biasanya individu membutuhkan perhatian yang besar dari lingkungan baik lingkungan rumah sekolah maupun lingkungan bermainnya sebagai bentuk motivasi untuk mencapai keberhasilan dalam belajarnya. Motivasi dan belajar merupakan dua hal yang saling mempengaruhi. Belajar adalah perubahan tingkah laku secara relatif permanen dan secara potensial terjadi sebagai hasil praktik penguatan yang dilandasi tujuan untuk mencapai tujuan tertentu. Sedangkan motivasi belajar adalah dorongan internal dan eksternal pada siswa-siswi yang sedang belajar untuk mengadakan perubahan tingkah laku. Motivasi belajar dapat timbul karena faktor intrinsik yaitu (1). berupa hasrat dan keinginan berhasil dan dorongan kebutuhan belajar (2). harapan akan cita-cita. Sedangkan faktor ekstrinsiknya yaitu (1). penghargaan (2). lingkungan belajar yang kondusif dan (3). kegiatan belajar yang menarik. Rancangan penelitian yang digunakan adalah deskriptif dan komparatif. Populasi siswa SD Kelas Rendah di Desa Terusan Kabupaten Mojokerto tahun ajaran 2008/2009. Sampel diambil dengan random sampling. Jumlah responden sebanyak 27 siswa dan intrumen yang digunakan yaitu observasi dan wawancara dianalisis dengan teknik mann whitney U-test. Hasil penelitian data yang diambil dari observasi siswa menunjukkan bahwa cukup banyak (44 4%) siswa yang diasuh oleh orang tua tunggal (single parent) karena salah satu orang tuanya meninggal dunia memiliki motivasi belajar pada kategori rendah. Sedangkan sedikit sekali (18 5%) siswa yang diasuh oleh orang tua tunggal (single parent) karena orang tuanya bercerai memiliki motivasi belajar pada kategori tinggi serta ada sedikit (37%) pada kategori sedang. Data yang diperoleh dari hasil wawancara dengan guru siswa menunjukkan bahwa sedikit sekali (18 5%) siswa yang diasuh oleh orang tua tunggal (single parent) karena salah satu orang tuanya meninggal dunia memiliki motivasi belajar pada kategori sedang dan ada sedikit (25 9%) pada kategori rendah. Sedangkan sedikit (37%) siswa yang diasuh oleh orang tua tunggal (single parent) karena orang tuanya bercerai memiliki motivasi belajar pada kategori tinggi serta ada sedikit sekali (18 5%) pada kategori sedang. Hasil analisis data wawancara pada siswa juga menunjukkan bahwa sedikit (22 2%) siswa yang diasuh oleh orang tua tunggal (single parent) karena salah satu orang tuanya meninggal dunia memiliki motivasi belajar pada kategori sedang dan ada sedikit (22 2%) pada kategori rendah. Sedangkan cukup banyak (48 1%) siswa yang diasuh oleh orang tua tunggal (single parent) karena orang tuanya bercerai memiliki motivasi belajar pada kategori tinggi serta ada sedikit sekali (7 4%) pada kategori sedang. Berdasarkan hasil analisis mann whitney U-test dapat diketahui bahwa ada perbedaan motivasi belajar yang signifikan (Observasi siswa MW 0.000 Signifikan 0.000

Item Type: Thesis (Diploma)
Subjects: ?? ??
Divisions: Fakultas Ilmu Pendidikan (FIP) > Departemen Bimbingan dan Konseling (BK) > S1 Bimbingan dan Konseling
Depositing User: library UM
Date Deposited: 14 Jul 2009 04:29
Last Modified: 09 Sep 2009 03:00
URI: http://repository.um.ac.id/id/eprint/1627

Actions (login required)

View Item View Item