Analisis Proses Pembuatan Batik Ecoprint di Rumah Batik Balitar Kota Blitar / Tria Wahyu Ningrum - Repositori Universitas Negeri Malang

Analisis Proses Pembuatan Batik Ecoprint di Rumah Batik Balitar Kota Blitar / Tria Wahyu Ningrum

Ningrum, Tria Wahyu (2018) Analisis Proses Pembuatan Batik Ecoprint di Rumah Batik Balitar Kota Blitar / Tria Wahyu Ningrum. Diploma thesis, Universitas Negeri Malang.

Full text not available from this repository.

Abstract

Kata kunci proses pembuatan batik Ecoprint Rumah Batik Balitar Kota Blitar Pengrajin batik Blitar mengalami kejenuhan dengan motif ikan koi. Angka pemesanan batik hanya tinggi untuk motif ikan koi saja. Padahal sebenarnya ada juga motif lain yang diproduksi oleh pengrajin selain motif ikan koi. Batik Ecoprint merupakan suatu inovasi baru dalam dunia produksi tekstil yang belum begitu populer di telinga masyarakat. Teknik pembuatan batik Ecoprint pertama kali di Kota Blitar dipraktekkan oleh Nanang Pramadi. Ecoprint adalah cara pembuatan motif pada kain dengan teknik mencetak motif dari bahan-bahan alami yang ada di lingkungan sekitar. Bahan baku yang digunakan bisa didapatkan dengan mudah yaitu daun jati dan daun mangga. Selain daun terdapat motif pendukung yang dihasilkan dari karat. Tujuan penelitian ini adalah mengemukakan proses pembuatan batik Ecoprint di Rumah Batik Balitar Kota Blitar. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif dengan tujuan menghasilkan data deskriptif. Sumber data diperoleh dari pengrajin dan batik Ecoprint. Prosedur pengumpulan data dilakukan dengan observasi wawancara angket dan dokumentasi. Dalam penelitian ini peneliti bertindak sebagai instrumen aktif dalam upaya pengumpulan data di lapangan. Teknik analisis data yang dilaksanakan meliputi reduksi data penyajian data dan penarikan kesimpulan atau verifikasi. Untuk pengecekan keabsahan data dilakukan dengan trigulasi teknik dan triangulasi sumber. Berdasarkan hasil analisis data dapat disimpulkan bahwa proses pembuatan batik Ecoprint melalui beberapa tahap diantaranya 1). Menyiapkan bahan yaitu daun jati daun mangga dan besi berkarat serta alat yaitu kain palu dan kertas karton 2). Menata pola daun di atas kain 3). Proses pencetakan motif utama daun dengan cara dipukul menggunakan palu 4). Penguncian motif utama dengan 3 macam pilihan bahan pengunci 5). Proses pembuatan motif pendukung (karat) 6). Tahap akhir atau finishing yaitu dengan melakukan pembilasan kain. Motif yang dihasilkan batik Ecoprint berupa motif daun yang memiliki keunikan dan menonjolkan karakter yang berasal dari bahan alami bentuk daun asli. Hasil penelitian menunjukan bahwa pada dasarnya proses pembuatan batik Ecoprint hampir sama dengan proses pengecapan pada proses pembuatan batik cap. Hanya saja teknik pelaksanaannya yang berbeda. Proses pembuatan batik Ecoprint di Rumah Batik Balitar sangat sederhana namun memiliki karakter yang berbeda dengan proses pembuatan batik Ecoprint yang ada di daerah lain. Visualisasi batik Ecoprint menghasilkan keunikan tersendiri yaitu motif utama yang menampakkan keaslian bentuk daun tanpa adanya stilasi. Motif daun tersebut juga menghasilkan efek ornamentik dari tekstur serat daun. Visualisasi batik Ecoprint menunjukkan karakter batik kontemporer (seni masa kini) yang merupakan kombinasi dinamis dari bahan metode konsep dan subjek yang terus menantang batas karena terkena dampak modernisasi.

Item Type: Thesis (Diploma)
Subjects: ?? ??
Divisions: Fakultas Sastra (FS) > Departemen Seni dan Desain (SED) > S1 Pendidikan Seni Rupa
Depositing User: library UM
Date Deposited: 30 Jul 2018 04:29
Last Modified: 09 Sep 2018 03:00
URI: http://repository.um.ac.id/id/eprint/12992

Actions (login required)

View Item View Item