Saputro, Riyandi Agung (2009) Survei kadar malondialdehid (MDA) darah sebagai indikator terjadinya stres oksidatif akibat pengaruh paparan polusi udara pada Polantas Polresta Malang / Riyandi Agung Saputro. Diploma thesis, Universitas Negeri Malang.
Full text not available from this repository.Abstract
Pada saat ini sulit bagi kita untuk merasakan kenyamanan di lingkungan Kota Malang. Sebagian besar komponen yang ada di kota ini sudah mulai tercemar oleh berbagai bentuk polutan. Di antaranya adalah udara yang telah tercemar oleh berbagai polutan udara di wilayah perkotaan baik dari kegiatan industri maupun berbagai sumber lain terutama dari lalu lintas atau transportasi darat yang dapat mempengaruhi status kesehatan seseorang. Polusi udara ini merupakan suatu sumber zat radikal bebas dan apabila terhirup akan masuk dalam tubuh berupa zat prooksidan yang beracun. Dengan semakin banyaknya zat prooksidan maka antioksidan di dalam tubuh akan berkurang dan ketidakseimbangan antara prooksidan dan antioksidan ini dinamakan stres oksidatif. Radikal bebas yang berupa polusi udara akan masuk dalam sel manusia utamanya pada membran sel. Di mana membran sel ini 60%-nya terbentuk dari lipid PUFA dan kolesterol yang merupakan target dari radikal bebas atau zat prooksidan. Keadaan tersebut dinamakan peroksidasi lipid dan tinggi rendahnya tingkat stres oksidatif dapat dilihat dari tingginya zat hasil akhir peroksidasi lipid yang berupa zat racun yaitu malondialdehid (MDA). Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan tentang tingkat stres oksidatif pada polisi lalu-lintas Polresta Malang dengan melihat kadar malondialdehid (MDA) dalam darah. Bila diketahui kadar malondialdehid (MDA) dalam darah para polisi lalu-lintas adalah tinggi atau melebihi ambang batas normal maka dapat disimpulkan bahwa telah terjadi stres oksidatif pada polisi lalu-lintas Polresta Malang. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif kuantitatif. Pengumpulan data dimulai dengan penyebaran angket pendahuluan kemudian dilanjutkan dengan menyeleksi sampel berdasarkan data dari angket yang didapat lalu dilakukan pengukuran kadar malondialdehid (MDA) pada sampel yang telah terpilih. Instrumen yang digunakan yaitu berupa angket pendahuluan dan tes laboratorium untuk mengukur kadar malondialdehid (MDA) dalam darah. Kegiatan analisis data dilakukan dengan menggunakan teknik analisis data statistik deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kadar malondialdehid (MDA) darah pada Polantas Polresta Malang secara keseluruhan masih dalam kondisi normal. Namun apabila melihat dari lama dinas pada unit Satlantas keadaan stres oksidatif akan semakin tinggi seiring dengan semakin bertambahnya masa dinas di Unit Satlantas tersebut. Hal ini diakibatkan karena semakin lamanya polantas tersebut terkena paparan polusi udara.
| Item Type: | Thesis (Diploma) |
|---|---|
| Subjects: | ?? ?? |
| Divisions: | Fakultas Ilmu Keolahragaan (FIK) > Departemen Ilmu Keolahragaan (IK) > S1 Ilmu Keolahragaan |
| Depositing User: | library UM |
| Date Deposited: | 11 Aug 2009 04:29 |
| Last Modified: | 09 Sep 2009 03:00 |
| URI: | http://repository.um.ac.id/id/eprint/99096 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
