Dini, Sri Susanti Tjahja (2017) Kajian fenomenologis konsep diri akademik siswa gifted underachiever di Sekolah Menengah Pertama Kota Malang / Sri Susanti Tjahja Dini. Doctoral thesis, Universitas Negeri Malang.
Full text not available from this repository.Abstract
ABSTRAK Tjahja Dini Sri Susanti. 2017.Kajian Fenomenologis Konsep Diri Akademik Siswa Gifted Underachiever di Sekolah Menengah Pertama Kota Malang. Disertasi. Program Studi Psikologi Pendidikan Pascasarjana Universitas Negeri Malang. Pembimbing (I) Prof. Dr. Marthen Pali M.Psi. (II) Dr. M.Ramli MA. (III) Dr. Triyono M.Pd. Kata Kunci konsep diri akademik gifted underachiever Konsep diri akademik adalah kemampuan seseorang memandang dirinya sendiri untuk berhasil atau tidak dalam ranah akademik. Konsep diri akademik juga merujuk pada perilaku dan perasaan seseorang terhadap kemampuannya khususnya ketika dibandingkan dengan orang lain . Konsep ini merupakan seperangkat instrument pengendali mental oleh karenanya akan mempengaruhi cara berpikir seseorang. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dan akan mendalami pengalamananak gifted underachieverdalam hal ini siswa Sekolah Menengah Pertama kota Malang dalam memandang dirinya sendiri serta pengalaman belajar yang berkontribusi dalam membentuk konsep diri akademiknya. Pendekatan yang akan digunakan adalah fenomenologi dengan tempat penelitian di dua Sekolah Menengah Pertama di kota Malang. Berdasarkan data yang diperoleh dilapangan tampak beberapa hal sebagai berikut (1) terdapat anak-anak berbakat yang gagal mengoptimalkan potensinya (underachiever) yang ditandai dengan rendahnya prestasi akademik yang diraih serta rendahnya komitmen yang dimiliki (2) pengelompokan mereka dalam layanan akselerasi juga tidak menjamin sepenuhnya mereka terwadahi dalam suasana belajar yang sesuai dengan yang dibutuhkan subyek siswa gifted underachiever dalam penelitian ini adalah siswa SMP dari layanan akselerasi (3) peran lingkungan rumah dan sekolah serta interaksi di dalamnya yang ikut andil sebagi faktor yang berkontribusi dalam pembentukan konsep diri akademik (4) adanya cara pandang yang berbeda antara orang tua dan anak dalam menyikapi proses belajar dan makna prestasi. Fokus penelitian ini adalah mendeskripsikan pemaknaan-pemaknaan subjektif para informan terteliti terhadap pengalaman-pengalaman yang terkait dengan konsep diri akademik siswa giftedunderachiever di Sekolah Menengah Pertama kota Malang.Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif. Data yangdiperoleh melalui wawancara dan studi dokumentasiselanjutnya dianalisis denganmenggunakan triangulasi data. Hasil penelitian ini 1) siswa gifted underachiever memiliki konsep diri akademik yang positif yaitu memandang dirinya pintar dan memiliki potensi untuk berprestasi. Konsep diri akademik yang positif ini harus dikelola agar mengarah pada pembentukan pribadi yang sehat melalui pemenuhan kebutuhan dasarnya yaitu berupa positive regards dengan memahami keunikan anak gifted agar tidak terjadi perbedaan cara pandang memberi ruang untuk aktualisasi dirinya agar dapat meningkatkan kepercayaan dirinya serta pendampingan dalam mengatasi tekanan sehingga dapat melakukan koping stress yang tepat 2)dalam interaksi dengan keluarga guru dan teman sebaya dalamxv menumbuhkan cara pandang positif terhadap kemampuannya siswa gifted underachiever memaknai sebagai tekanan dan tuntutan. Untuk mengatasi tekanan dalam interaksi itu siswa gifted underachiever melakukan koping stress berupa menarik diri dari kelompok dan menunjukkan sikap bermusuhan berupa rasa marah dan benci yang dikeluarkan melalui kata-kata kasar yang juga merupakan bentuk pengingkaran ketidakmampuannya 3) faktor-faktor dukungan dari lingkungan yang dibutuhkan siswa gifted underachiever untuk menumbuhkan konsep diri akademik adalah kompetensi personal perasaan dihargai dipercaya diberi kesempatan serta adanya dukungan dari guru dan orangtua. Saran berdasarkan penelitian ini 1)Bagi sekolah semua kendala dan problematika yang ditemui dalam pembentukan konsep diri akademik siswa gifted underachiever agar dapat dijadikan masukan dan catatan untuk dikembangkan dan diperbaiki 2)bagi peneliti lain diperlukan penelitian lanjutan dengan melibatkan lebih banyak siswa gifted underachiever dan juga siswa gifted underachiever diluar kelas akselarasi sehingga dapat memperkaya informasi tentang konsep diri akademik siswa gifted underachiever untuk melengkapi temuan ini secara teoritik 3) bagi guru dan orangtua selain pengelolaan kurikulum juga dibutuhkan pengetahuan tentang tumbuh kembang dan masalah psikososial yang harus dipahami oleh guru dan orangtua untuk meminimalisir cara pandang yag salah tentang gifted underachiever. Hal ini juga bisa dilakukan dengan mengembangkan penelitian di kedua bidang tersebut yang hasilnya dapat bermanfaat untuk guru dan sekolah dalam mengembangkan strategi pembelajaran untuk meningkatkan konsep diri akademik siswa gifted underachiever.
| Item Type: | Thesis (Doctoral) |
|---|---|
| Subjects: | L Education > L Education (General) |
| Divisions: | Fakultas Psikologi (FPsi) > Departemen Psikologi (PSi) > S3 Psikologi Pendidikan |
| Depositing User: | library UM |
| Date Deposited: | 03 Nov 2017 04:29 |
| Last Modified: | 09 Sep 2017 03:00 |
| URI: | http://repository.um.ac.id/id/eprint/64935 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
