Nilai multikultural teks puisi Husni Djamaluddin dalam kajian hermeneutika / Muliadi - Repositori Universitas Negeri Malang

Nilai multikultural teks puisi Husni Djamaluddin dalam kajian hermeneutika / Muliadi

Muliadi (2015) Nilai multikultural teks puisi Husni Djamaluddin dalam kajian hermeneutika / Muliadi. Doctoral thesis, Universitas Negeri Malang.

Full text not available from this repository.

Abstract

Muliadi. 2014. Nilai Multikultural Teks Puisi Husni Djamaluddin dalam Kajian Hermeneutika. Disertasi Program Studi Pendidikan Bahasa Indonesia Pascasarjana Universitas Negeri Malang. Pembimbing (1) Prof. Dr. H. Wahyudi Siswanto M.Pd. (2) Dr. H. Mujianto M.Pd. dan (3) Prof. Dr. Maryaeni M.Pd. Kata-kata Kunci teks puisi nilai multikultural dan hermeneutika. 12288 12288 12288 12288 Puisi sebagaimana terbaca dalam TP-HD dipahami sebagai simbiosis sekaligus metamorfosis pengalaman pengetahuan dan pengakuan atas fenomena alam dan sosial budaya penyairnya karena itu dapat ditelusuri kembali melalui penanda virtualnya. Penelitian mengenai nilai multikultural dengan memanfaatkan TP-HD sebagai sumber pengkajian belum pernah dilakukan. 12288 12288 12288 12288 Dengan pertimbangan tersebut penelitian ini mengambil fokus nilai multikultural yang mencakup tiga ranah yakni (1) nilai multikultural religius (2) nilai multukltural filosofis dan (3) nilai multikultural etis. Fokus satu mencakup aspek (a) keyakinan keberagamaan (b) sikap keberagamaan dan (c) pengamalan keberagamaan. Fokus dua mencakup aspek (a) kesadaran terhadap ruang dan waktu (b) kepastian (c) harapan (d) keselarasan (e) keteladanan dan (f) cinta. Fokus tiga mencakup aspek (a) etis pribadi dan (b) etis sosial. 12288 12288 12288 12288 Data kualitatif berupa kutipan puisi dari sumber data TP-HD yang dipertimbangkan kesesuaiannya dengan tiga fokus tersebut kemudian ditelusuri dengan tiga langkah analisis hermeneutika Ricoeur yakni (1) pemahaman dari simbol ke simbol (2) pemberian makna oleh simbol serta penggalian yang cermat atas makna dan (3) langkah yang benar-benar filosofis. Tiga langkah analisis tersebut berkaitan erat dengan tataran semantik reflektif dan eksistensial. Dari ketiga langkah itu diperoleh hasil dan simpulan penelitian seperti berikut ini. 12288 12288 12288 12288 Ranah religius dipahami bahwa kebenaran keberagamaan dari sudut pandang multikultural menghargai sejarah atau latar belakang yang mendasari perwujudan agama dan kepercayaan yang ada. Dengan pemahaman ini tidak dikembangkan pembandingan bentuk dan sikap keberagamaan untuk mengklaim kebenaran agama atau kepercayaan yang dianut. Sikap itu tumbuh karena dari sudut pandang multikultural tidak pernah membenturkan sejarah atau latar belakang agama dan kepercayaan yang ada. 12288 12288 12288 12288 Ranah filosofis dipahami bahwa dalam mewujudkan kehendak-kehendaknya dari sudut pandang multikultural ternyata menghargai keterbatasan pengetahuan dan pemahaman kebenaran yang ada pada masing-masing entitas. Pemahaman itu dikembangkan dari tradisi pengambilan keputusan mengenai kebenaran dari sudut pandang dia/Dia atau kamu/Kamu. Pemahaman tersebut selaras dengan tata nilai siri yang dijadikan normatif wajib dirujuk oleh mereka yang menganutnya dalam memutuskan kebenaran. 12288 12288 12288 12288 Ranah etis dipahami bahwa sudut pandang multikultural memposisikan manusia pada substansi sekunder. Perbedaan yang ada dan dijalani telah menjadi kehendak Tuhan Yang Maha Esa. Strata sosial yang ditemukan tidak diukur dari sudut pandang beruntung dan tidak beruntung. Perbedaan itu dimaknai sebagai peluang masing-masing subjek/manusia yang berada dalam kutub berlawanan untuk dapat saling berkonstribusi secara proporsional selaras dengan fakta keberadaannya. Untuk kepentingan pengembangan teori khususnya teori sosiologi sastra simpulan tersebut dapat dipilih sebagai penegas bahwa pembandingan bentuk dan sikap keberagamaan untuk mengklaim kebenaran agama dan atau kepercayaan tertentu bertentangan dengan perbedaan sejarah dan latar belakang masing-masing agama dan kepercayaan tersebut. Jika bermaksud melakukan perbandingan maka hanya sampai pada batas menemukan perbedaan sejarah agama dan kepercayaan dimaksud. Pada sisi lain langkah analisis dalam menemukan simpulan penelitian ini dapat diadop sebagai teknik strategi dan metodologi dalam memandu siswa menemukan nilai religius filosofis dan etis pada setiap teks sastra yang dipilih dalam pembelajaran Bahasa dan Sastra Indonesia. Ini berarti guru telah memberikan peluang kepada siswa mewujudkan kemandirian belajar dalam memperkaya dan memaknakan pengetahuan sikap dan ketrampilan hidupnya melalui teks sastra.

Item Type: Thesis (Doctoral)
Subjects: L Education > L Education (General)
Divisions: Fakultas Sastra (FS) > Departemen Sastra Indonesia (IND) > S3 Pendidikan Bahasa Indonesia
Depositing User: library UM
Date Deposited: 12 Jan 2015 04:29
Last Modified: 09 Sep 2015 03:00
URI: http://repository.um.ac.id/id/eprint/64281

Actions (login required)

View Item View Item