Atrup (2009) Pengembangan program pembelajaran berdasarkan model accelerated learning (MAL) sains kelas V Sekolah Dasar / Atrup. Doctoral thesis, Universitas Negeri Malang.
Full text not available from this repository.Abstract
ABSTRAK Atrup 2008. Pengembangan Program Pembelajaran Berdasarkan Model Accelerated Learning (MAL) Sains Kelas V Sekolah Dasar. Disertasi Program Studi Teknologi Pembelajaran Program Pascasarjana Universitas Negeri Malang. Pembimbing (1) Prof. Dr. I Wayan Ardhana MA. (II) Prof. Dr. I Nyoman Sudana Degeng MPd. (III) Prof. Dr. HM. Dimyati. Kata kunci Pengembangan Program Pembelajaran model Accelerated Learning dan Pembelajaran Sains. Usaha perbaikan kualitas pembelajaran yang dilakukan guru di sekolah bertujuan untuk mencapai prestasi belajar tinggi sebagai instructional effects dan berbagai bentuk kebiasaan keterandalan sikap dan nilai di antaranya motivasi serta kemandirian sebagai nurturant effects. Selama tiga tahun belakangan ini usaha perbaikan dalam bidang pembelajaran yang paling menyolok adalah diadakan pergantian kurikulum sekolah dan peningkatan profesionalitas jabatan guru. Penerapan kurikulum tingkat satuan pendidikan (KTSP) menghendaki perubahan pola pikir guru yang tidak lagi menerima barang jadi yang diteruskan begitu saja ke dalam kegiatan pembelajaran. Akan tetapi guru diharapkan memiliki kemampuan dan kreativitas dalam mengembangkan pembelajaran agar dapat tercapainya dampak akumulatif pembelajaran di atas. Pendekatan pembelajaran yang hanya semata-mata menekankan pada penanaman konsep tanpa memberikan makna yang berarti bagi perkembangan belajar siswa sudah seharusnya ditinggalkan. Penerapan model Accelerated Learning (MAL) tidak hanya mampu menyesuaikan dengan perubahan dan kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi yang cepat. Akan tetapi juga dapat mencapai dampak akumulatif yaitu pencapaian prestasi belajar tinggi yang dicapai dalam waktu yang cepat peningkatan motivasi belajar dan kemandirian (self-regulation) belajar siswa. Pengembangan ini bertujuan untuk mengimplementasikan Model Accelerated Learning (MAL) dalam pembelajaran sains kelas 5 sekolah dasar yang dapat mencapai prestasi belajar tinggi dengan waktu pencapaian yang cepat sebagai instructional effects peningkatan keingintahuan (motivasi) belajar siswa dan kemandirian (self-regulation) belajar siswa sebagai nurturant effects. Prosedur pembelajarannya mengikuti pendapat Rose dan Nicholl (1997) yang dimodifikasi dikenal dengan akronim MASTER (M Motivating your mind A Aquiring the facts/information S Searching out the meaning T Triggering the memory E Exhibiting what you know dan R Reflecting on how you ve learned). Pendekatan pengembangan semacam ini dikategorikan Research and Development (R D) ala Borg dan Gall (1983) yang disesuaikan yaitu (1) menetapkan jenis model pembelajaran yang diimplementasikan ke dalam pembelajaran sains kelas 5 sekolah (dalam hal ini MAL) (2) mengimplementasikan program pembelajaran sains yang dikembangkan berdasarkan MAL dan (3) menghasilkan program pembelajaran yang telah diimplementasikan melalui proses uji coba lapangan. i Dua jenis data yang dianalisis dalam pengembangan ini yaitu data utama dan data pendukung. Data utama diperoleh dari perbandingan antara jumlah jam pelajaran riil yang digunakan untuk mencapai materi pokok (MP) dengan waktu normal yang tersedia dan dampaknya terhadap motivasi belajar siswa dan kemandirian (self-regulation) belajar siswa. Sedangkan data pendukung dimaksudkan untuk memperoleh gambaran pentingnya penerapan pembelajaran MAL di sekolah dasar. Data pengembangan dianalisis untuk membuktikan tingkat efektivitas dan efisiensi program pembelajaran yang dikembangkan. Teknik analisis data yang digunakan menggunakan uji binomial jasa SPSS versi 13 0 dengan menghitung prosentasenya. Berdasarkan seluruh proses pengembangan dapat disimpulkan bahwa MAL cukup efektif dan efisien untuk mengembangkan program pembelajaran sains kelas 5 sekolah dasar. Hal ini terbukti dapat menghemat jumlah jam pelajaran sebesar 49 45% dari total jumlah jam pelajaran normal yang disediakan untuk mempelajari bidang studi sains kelas 5 sekolah dasar. Demikian halnya prestasi belajar yang dicapai siswa rata-rata adalah 7 516. Implementasi MAL juga dapat meningkatkan motivasi belajar dan kemandirian (self-regulation) belajar siswa. Hal ini terbukti tingkat pencapaian motivasi belajar siswa adalah 88 01% dan tingkat kemandirian (self-regulation) belajar siswa mencapai 86 6%. Catatan dan komentar pembimbing disertasi ahli desain pembelajaran ahli isi bidang studi sains praktisi pembelajaran sains digunakan sebagai dasar dalam melakukan revisi produk dan mengkaji ulang tampilan model yang ditawarkan. Catatan dan komentar terutama tentang dipilihnya buku sumber begitu saja (Widodo dkk. 2004 yang digunakan sebagai lampiran bahan pembelajaran) menuai kritik yang tajam karena yang seharusnya dilakukan pengembang adalah benar-benar memadukan MAL dengan isi bahan pembelajaran. Namun kekurangan tersebut telah diselesaikan dengan menyusun rencana pelaksanaan pembelajaran (RPP) yang mencerminkan implementasi pembelajaran sains kelas 5 sekolah dasar. Temuan di atas juga dikuatkan adanya data pendukung yang terdiri dari tanggapan subyek tentang prinsip-prinsip MAL mencapai 89 93% dan tanggapan subyek pengembangan tentang teknik-teknik belajar dan pembelajaran yang mencapai 87 91%. Proses pelaksanaan pembelajaran melalui uji coba lapangan sudah berjalan baik. Hal ini dibuktikan dari data tentang pelaksanaan simulasi (sebagai persiapan uji coba lapangan) dan pelaksanaan pembelajaran (real teaching) oleh subyek pengembangan. Skor angket tanggapan subyek tentang pelaksanaan simulasi mengajar mencapai 82 89% dan skor angket tanggapan subyek pengembangan tentang pelaksanaan pembelajaran mencapai 84 69%. Keunggulan produk pengembangan ini adalah (1) meletakkan konsepsi dan implementasi model pembelajaran MAL sesuai konsepsi dasar yang dikembangkan sejumlah ahli selama ini yang kenyataannya berbeda dengan konsep kelas akselerasi yang hanya diperuntukkan pada siswa yang memiliki kemampuan belajar lebih tinggi dibandingkan dengan siswa yang lain dan (2) implementasi MAL yang dilaksanakan dengan mengintegrasikan prinsip-prinsip dan teknik-teknik belajar dan pembelajaran merupakan bentuk inovasi pembelajaran di sekolah. ii ABSTRACT Atrup 2008. The Development of Instructional Program Based on Accelerated Learning Model (ALM) for Sains Instruction at the Fifth Grade of Elementary School. A Disertation Unpublished Instructional Technology of Departement Postgraduate Program State University of Malang. An Advisor (I) Prof. Dr. I Wayan Ardhana M.A. (II) Prof. Dr. I Nyoman Sudana Degeng MPd. (III) Prof. Dr. HM. Dimyati. Keywords Development Instructional Program Accelerated Learning Model and Sains Instruction. Efforts to increase instructional quality have been done by teachers in school aim to achieve high prestige as instructional effect and many kinds of behavior validity attitude and value includes motivation and self-regulation as nurturant effect. In last three years the most significant achievement effort is shifting school curriculum and increasing of teacher s professionalism. The application of Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan (KTSP) aim to change teacher s mindset not to accept ripe thing that directly continued into instructional activity. But teachers are expected to have ability and creativity in developing instruction to gained the instructional accumulative effects. Instructional approaches which only underline of giving concept without giving meaningful understanding to student s achievement should have been left. Application of Accelerated Learning Models (ALM) is not only able to adapt the wind of change and fast developing of science and technology but also be able to achieve accumulative effect such as achievement of high prestige gained in short time motivation achievement and self-regulation learning. This development aim to implement ALM in sains instruction program at the fifth grade of elementary school achieve high prestige in short time as instructional effect increasing of learning motivation and self regulation as nurturant effect. The instructional prosedur is based on a modification by Rose and Nicholl (1997) well known as acronym MASTER (M Motivating your mind A Acquiring the facts/ information S Searching out the meaning T Triggering the memory E Exhibiting what you know and R Reflecting on how you ve learned). This development approach is categorized as research and development (R and D) of Borg and Gall (1983) that has been adapted they are (1) decide what kind of instructional model implemented as sains instruction at the fifth grade of elementary school (2) implement sains instruction program based on ALM and (3) produce instructional program that implemented through try out. Two kinds of data analyzed in this development are main data and supporting data. The main data collected from the comparison between the numbers of real class meeting to achieve instructional material with normal time available on instructional science for the fifth grade of elementary school and its effect to student s motivation and self-regulation. The supporting data aim to know the important of applying ALM at elementary school. The development data analyzed to prove effectiveness and i efficiency of instructional program as development product. Technique of analysis uses Binomial test from SPSS version 13.0 for calculates the percentage. Based on all of development process found that ALM is effective and efficient enough to develop sains instruction program for the fifth grade of elementary school. It can reduce the numbers of class meeting until 49 45% from the normal time available to learn sains at the fifth grade of elementary school. The prestige of learning achieved by students is average 7 516. The implementation of ALM also has an influence on learning motivation and self-regulation. It can prove that the achievement level of student s learning motivation is 88 01% and the achievement level of student s learning self-regulation is 86 6%. Notes and comments from the dissertation advisor instructional design expert instructional expert and sains instruction professional are used as the base for product revision and restudy the display model offered. Notes and comments especially about directly choosing of reference book (Widodo dkk. 2004 used as instructional material suplement) get a hard critic because developer should really integrate ALM with instructional material. But the weakness has solved by create Plan and Implementing Instruction (RPP) which the application of ALM is appear in sains instruction at the fifth grade of elementary school. The result also strengthen with supporting data like subject s response about principles of ALM get 89 93% and subject s response about the development of learning and instruction techniques get 87 91%. The instructional process through try out well done. It is proved by data describing simulation process (as a try out preparation) and instructional process (real teaching) by the subjects. The score of questionnaire about subject s response to simulation process get 82 89% and the score of questionnaire about subject s response to instructional process get 84 69%. The advantages of development product are (1) trying to put concept and implementation of ALM is instructional model based on basic concept have been developed some experts so far that different from acceleration class concept made for higher learning competence of students (2) the difference with teacher s instructional plan so far is integrating principles and learning and instruction techniques to instructional process so it can be easy implicated as kind of school instructional innovation. Related to this development product it can be suggested as follow (1) ALM should apply in elementary school s instruction (2) teachers should increase student s learning motivation to reach high prestige in learning and (3) teacher should create student s self-regulation in learning.
| Item Type: | Thesis (Doctoral) |
|---|---|
| Subjects: | ?? ?? |
| Divisions: | Fakultas Ilmu Pendidikan (FIP) > Departemen Teknologi Pendidikan (TEP) > S3 Teknologi Pembelajaran |
| Depositing User: | library UM |
| Date Deposited: | 16 Jul 2009 04:29 |
| Last Modified: | 09 Sep 2009 03:00 |
| URI: | http://repository.um.ac.id/id/eprint/63546 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
