Pengembangan paket pelatihan kesadaran budaya majemuk untuk siswa SMAN 6 Makassar / Fiptar Abdi Alam - Repositori Universitas Negeri Malang

Pengembangan paket pelatihan kesadaran budaya majemuk untuk siswa SMAN 6 Makassar / Fiptar Abdi Alam

Alam, Fiptar Abdi (2012) Pengembangan paket pelatihan kesadaran budaya majemuk untuk siswa SMAN 6 Makassar / Fiptar Abdi Alam. Doctoral thesis, Universitas Negeri Malang.

Full text not available from this repository.

Abstract

Kata Kunci Pengembangan Kesadaran budaya majemuk. Sekolah Menengah Atas Negeri 6 (SMAN) Makassar adalah salah satu sekolah yang muridnya berasal dari berbagai ras agama suku dan budaya. Dengan beragamnya latar belakang siswa tersebut dan rendahnya kesadaran mereka terhadap budaya majemuk seringkali memicu terjadinya kesalahpahaman di antara sesama siswa bahkan berlanjut kepada perkelahian. SMAN 6 sebagai sebuah lembaga pendidikan seharusnya memberikan atmosfir yang kondusif bagi siswanya untuk mengembangkan berbagai potensi mereka. Terjadinya perkelahian di antara sesama siswa merupakan hal yang kontraproduktif oleh sebab itu perkelahian tersebut harus segera diatasi. Berdasarkan studi pendahuluan yang dilakukan oleh penulis ternyata di SMAN 6 tersebut belum ada paket pelatihan yang dapat digunakan untuk meningkatkan kesadaran budaya majemuk siswa. Tujuan penelitian ini adalah penelitian pengembangan paket pelatihan kesadaran budaya majemuk yang diharapkan dapat digunakan untuk mengurangi terjadinya kesalahpahaman dan perkelahian di antara sesama siswa secara umum khususnya siswa SMA. Pengembangan paket pelatihan ini melalui lima tahapan (1) penelitian awal dan analisis produk yang akan dikembangkan (2) mengembangkan produk awal (3) validasi ahli dan perbaikan I (4) uji coba kelompok kecil dan perbaikan II dan (5) uji coba lapangan terbatas dan perbaikan akhir. Penelitian di SMAN 6 Makassar menunjukkan bahwa sebanyak (35.56%) siswa masih tidak memahami dan tidak menghargai keberadaan budaya orang lain yang berpotensi menimbulkan perselisihan dan perkelahian. Selanjutnya sebagian besar siswa mengaku sangat terganggu terhadap seringnya terjadi perselisihan dan perkelahian di antara sesama siswa sehingga perlu adanya usaha untuk mengatasi terjadinya peristiwa tersebut. Produk awal yang dikembangkan adalah paket pelatihan yang terdiri dari (1) materi pelatihan berisi tentang keragaman budaya yang terdapat di Sulawesi Selatan dan (2) panduan pelatihan berisi tentang pedoman pelatihan yang akan digunakan konselor untuk meningkatkan kesadaran budaya majemuk siswa. Hasil penilaian menunjukkan bahwa penilai ahli pada umumnya menyatakan layak dengan produk yang dikembangkan dengan mengatakan bahwa pada panduan pelatihan jenis-jenis aspek yang diukur harus dijelaskan penyajian dibuat lebih sistematik contoh-contoh perlu dibuatkan untuk memperjelas isi materi yang disajikan dan perlu penambahan waktu dalam pelaksanaan pelatihan agar siswa lebih mengerti dan memahami isi materi yang disajikan. Hasil penilaian ahli yang diujicobakan kepada kelompok kecil dan kelompok terbatas menunjukkan bahwa produk yang dikembangkan memiliki kriteria akseptabilitas yaitu (1) aspek kegunaan bermanfaat bagi konselor dan siswa meningkatkan keterampilan terhadap kompetensi kesadaran dan pengendalian diri dan dapat membantu siswa mengembangkan kesadaran diri terhadap masalah yang dialami (2) aspek kelayakan dapat mengetahui manfaat keefektifan dan kriteria pemenuhan standar dan kepraktisan paket pelatihan di sekolah dengan indikator pada keefektifan waktu tenaga dan kepraktisan pada pelaksanaan teknis dan (3) aspek ketepatan pada paket pelatihan kesadaran budaya majemuk ini dapat mengukur kemampuan dan kebutuhan siswa dalam hasil pelatihan. Hasil uji coba lapangan terbatas melibatkan tiga puluh siswa dari enam kelas dan tujuh konselor menunjukkan semua siswa dan konselor dapat menerima dengan layak materi pelatihan dan panduan pelatihan kesadaran budaya majemuk dan konselor juga menyarankan bahwa sebelum materi pelatihan ditampilkan contoh peristiwa konflik yang terjadi di berbagai daerah ditayangkan terlebih dahulu dan kemudian naskah panduan pelatihan dibagikan kepada siswa sebagai antisipasi kalau media seperti LCD dan OHV tidak bisa digunakan.

Item Type: Thesis (Doctoral)
Subjects: ?? ??
Divisions: Fakultas Ilmu Pendidikan (FIP) > Departemen Bimbingan dan Konseling (BK) > S3 Bimbingan dan Konseling
Depositing User: library UM
Date Deposited: 02 Aug 2012 04:29
Last Modified: 09 Sep 2012 03:00
URI: http://repository.um.ac.id/id/eprint/63496

Actions (login required)

View Item View Item