Abdullah (2010) Model kematangan karier siswa SMA di Sulawesi Selatan / Abdullah. Doctoral thesis, Universitas Negeri Malang.
Full text not available from this repository.Abstract
Salah satu masalah yang dialami oleh siswa-siswa SMA adalah kesulitan menentukan program pendidikan lanjutan dan rencana pilihan karier. Hal ini ditandai oleh masih banyaknya siswa yang mengalami kebimbangan atau keragu-raguan dalam menentukan jurusan yang akan dipilih di perguruan tinggi demikian pula kebimbangan dalam menentukan arah pilihan karier. Pilihan karier yang tidak realistis adalah pilihan yang tidak didasarkan pada kemampuan-kemampuan nilai-nilai kondisi-kondisi sosial serta kesempatan-kesempatan yang ada. Hal ini menunjukkan bahwa siswa belum memiliki kematangan sikap dan kompetensi pilihan karier karena ia belum mandiri dalam proses pengambilan keputusan. Kondisi-kondisi seperti itu merupakan indikasi masih rendahnya tingkat kematangan karier siswa. Mengacu pada berbagai fenomena di atas pertanyaan yang muncul adalah bagaimana model kematangan karier siswa SMA dan faktor-faktor apa saja yang mempengaruhi Sehubungan dengan hal tersebut tujuan penelitian ini adalah untuk menemukan model kematangan karier siswa dan faktor-faktor apa saja yang mempengaruhinya. Penelitian ini mengambil sampel sebanyak 420 siswa SMA Negeri di Sulawesi Selatan dengan menggunakan kuesioner dan skala kematangan karier untuk mengumpulkan data. Teknik analisis data yang digunakan adalah Structural Equation Modeling. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) model kematangan karier siswa SMA dipengaruhi oleh faktor aspirasi orang tua konsep diri dan prestasi akademik. Terdapat dua macam pola pengaruh yang terjadi di antara faktor-faktor tersebut yakni pengaruh yang bersifat langsung dan tidak langsung. (2) pengaruh langsung terjadi pada (a) aspirasi orang tua terhadap konsep diri prestasi akademik dan kematangan karier (b) konsep diri terhadap prestasi akademik dan kematangan karier (c) prestasi akademik terhadap kematangan karier (3) pengaruh tidak langsung terjadi pada (a) aspirasi orang tua terhadap kematangan karier (melalui konsep diri dan prestasi akademik) (b) aspirasi orang tua terhadap prestasi akademik (melalui konsep diri (c) konsep diri terhadap kematangan karier (melalui prestasi akademik). Berdasarkan temuan tersebut disarankan (1) kepada Konselor sekolah agar dapat memfasilitasi perkembangan konsep diri siswa yang dapat berpengaruh terhadap kematangan karier mereka melalui bimbingan yang intensif dan terencana (2) kepada orang tua dapat menerapkan pola asuhan keluarga yang menekankan pentingnya nilai-nilai kehidupan tanggung jawab dan kemandirian yang akan bermuara pada kematangan karier anak (3) kepada peneliti berikutnya agar dapat (a) mengkaji aspek-aspek kematangan karier secara lebih terinci (b) melakukan validasi atau pengembangan instrumen kematangan karier secara cermat sesuai kondisi lokasi penelitian.
| Item Type: | Thesis (Doctoral) |
|---|---|
| Subjects: | ?? ?? |
| Divisions: | Fakultas Ilmu Pendidikan (FIP) > Departemen Bimbingan dan Konseling (BK) > S3 Bimbingan dan Konseling |
| Depositing User: | library UM |
| Date Deposited: | 04 Feb 2010 04:29 |
| Last Modified: | 09 Sep 2010 03:00 |
| URI: | http://repository.um.ac.id/id/eprint/63483 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
