Sari, Ida Ayuwulan (2016) Kesulitan guru dalam menerapkan penilaian autentik pada kurikulum 2013 di SDN se-Kecamatan Sukun Kota Malang / Ida Ayuwulan Sari. Diploma thesis, Universitas Negeri Malang.
Full text not available from this repository.Abstract
ABSTRAK Sari Ida Ayuwulan. 2016. Kesulitan Guru dalam Menerapkan Penilaian Autentik pada Kurikulum 2013 di SDN se-Kecamatan Sukun Kota Malang. Skripsi Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar Jurusan Kependidikan Sekolah Dasar dan Prasekolah Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Negeri Malang. Pembimbing (I) Dra. Harti Kartini M.Pd (II) Drs. M. Imron Rosyadi Sy. S.Pd M.Pd. Kata Kunci kesulitan guru sd penilaian autentik kurikulum 2013 Berdasarkan hasil wawancara dengan salah satu guru kelas VI SDN di Kecamatan Sukun Kota Malang diperoleh fakta bahwa guru masih merasa bingung dalam menerapkan penilaian autentik. Hal tersebut terjadi saat guru akan menilai per KD namun soal yang diberikan pada siswa harus dalam bentuk tema. Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mendeskripsikan kesulitan yang dialami guru dalam memahami konsep penilaian autentik merencanakan dan melaksanakan penilaian portofolio penilaian kinerja penilaian proyek dan penilaian tertulis. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kuantitatif. Populasi penelitian terdiri dari guru-guru kelas I sampai VI Sekolah Dasar Negeri di Kecamatan Sukun Kota Malang dengan jumlah 366 guru yang tersebar di 42 SDN. Sampel yang digunakan sebanyak 80 guru dari 10 SDN yang ditentukan melalui teknik area nonproposional random sampling. Instrumen penelitian yang digunakan yaitu angket dan panduan observasi RPP. Analisis data yang digunakan yaitu statistik deskriptif yang disajikan dalam bentuk tabel dan diagram. Hasil penelitian dalam menerapkan penilaian autentik menunjukkan bahwa sebanyak 34 orang (43%) guru menyatakan kesulitan dalam memahami konsep penilaian autentik sebanyak 31 orang (39%) guru menyatakan kesulitan dalam merencanakan dan melaksanakan penilaian portofolio sebanyak 31 orang (39%) guru menyatakan kesulitan dalam merencanakan dan melaksanakan penilaian kinerja sebanyak 44 orang (55%) guru menyatakan kesulitan dalam merencanakan melaksanakan penilaian proyek dan sebanyak 45 orang (43%) guru menyatakan kesulitan dalam merencanakan melaksanakan penilaian tertulis. Berdasarkan uraian di atas maka dapat disimpulkan bahwa masih terdapat lebih dari separuh guru-guru di SDN se-Kecamatan Sukun yang menyatakan kesulitan dalam menerapkan penilaian autentik khususnya dalam merencanakan dan melaksanakan penilaian proyek. Hal tersebut dikarenakan guru masih kesulitan dalam menentukan kompetensi yang akan dinilai melalui penilaian proyek. Oleh karena itu disarankan kepada guru agar selalu mengikuti perubahan yang terjadi dengan cara membaca aturan-aturan terbaru serta pedoman terkait dengan penerapan penilaian autentik. Apabila masih merasa kesulitan hendaknya guru melakukan diskusi dengan teman sejawat kepala sekolah dan pengawas baik dilakukan di sekolah maupun dalam forum KKG.
| Item Type: | Thesis (Diploma) |
|---|---|
| Subjects: | ?? ?? |
| Divisions: | Fakultas Ilmu Pendidikan (FIP) > Departemen Kependidikan Sekolah Dasar & Prasekolah (KSDP) > S1 Pendidikan Guru Sekolah Dasar |
| Depositing User: | library UM |
| Date Deposited: | 23 May 2016 04:29 |
| Last Modified: | 09 Sep 2016 03:00 |
| URI: | http://repository.um.ac.id/id/eprint/6263 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
