Nisa, Amalia Choirun (2016) Problematika guru kelas III dalam mengimplementasikan scientific approach pada kurikulum 2013 di SDN Gugus IV Kecamatan Kedungkandang Kota Malang / Amalia Choirun Nisa. Diploma thesis, Universitas Negeri Malang.
Full text not available from this repository.Abstract
ABSTRAK Nisa Amalia Choirun. 2016. Problematika Guru Kelas III dalam Mengimplementasikan Scientific Approach Pada Kurikulum 2013 di SDN Gugus IV Kecamatan Kedungkandang Kota Malang. Skripsi Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar Jurusan Kependidikan Sekolah Dasar dan Prasekolah Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Negeri Malang. Pembimbing (I) Dr. Suharjo M.S M.A (II) Dra. Nihayati S.Pd M.Pd. Kata Kunci problematika scientific approach Hasil observasi di Kelas III SDN Sawojajar 5 dan 6 implementasi scientific approach belum terlaksana sepenuhya. Sedangkan hasil wawancara guru kelas III SDN Sawojajar 3 5 dan 6 menyatakan bahwa guru masih menemui kesulitan maupun hambatan dalam mengimplementasikan scientific approach baik dalam perencanaan pelaksanaan dan penilaian autentik. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan problematikan guru kelas III Kecamatan Kedungkandang Kota Malang pada perencanaan pelaksanaan dan penilaian autentik dengan scientific approach. Peneliti menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif yang digunakan untuk menggambarkan problematika guru dalam perencanaan pelaksanaan dan penilaian autentik dengan scientific approach. Peneliti sebagai instrumen utama dalam penelitian ini. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) pada perencanaan pembelajaran dengan scientific approach guru masih mengalami kesulitan dalam merumuskan tujuan pembelajaran merancang materi pembelajaran merancang kegiatan 5M pada kegiatan inti merancang penilaian autentik menentukan media dan sumber belajar. (2) pada pelaksanaan pembelajaran dengan scientific approach guru mengalami hambatan yaitu media yang terbatas di sekolah objek pengamatan yang tidak dibawa atau tidak sesuai siswa kurang percaya diri alat dan bahan percobaan yang tidak dibawa kurangnya kemampuan siswa dalam mengumpulkan informasi dengan tepat kurangnya kemampuan siswa dalam menalar siswa tidak fokus kelas yang gemuk siswa tidak tertib dan siswa sulit dikondisikan. (3) pada penilaian autentik dengan scientific approach guru mengalami hambatan pada saat melakukan penilaian sikap yaitu sikap siswa yang tidak konsisten dalam sehari terlalu banyak siswa rentangan penilaian sikap yang terdapat pada buku guru dan terkendala waktu. Selain itu guru masih mengalami kesulitan yaitu pada saat melakukan penilaian keterampilan guru tidak menyesuaikan dengan rubrik penilaian yang telah dibuat. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa guru kelas III SDN Gugus IV Kecamatan Kedungkandang masih mengalami problematika dalam mengimplementasikan scientific approach. Problematika yang dihadapi guru meliputi perencanaan pelaksanaan dan penilaian autentik dengan scientific approach.
| Item Type: | Thesis (Diploma) |
|---|---|
| Subjects: | ?? ?? |
| Divisions: | Fakultas Ilmu Pendidikan (FIP) > Departemen Kependidikan Sekolah Dasar & Prasekolah (KSDP) > S1 Pendidikan Guru Sekolah Dasar |
| Depositing User: | library UM |
| Date Deposited: | 11 May 2016 04:29 |
| Last Modified: | 09 Sep 2016 03:00 |
| URI: | http://repository.um.ac.id/id/eprint/6180 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
