Mereka Masa Depan, Sekarang: Tantangan Bagi Pendidikan dalam Menyongsong Abad Informasi - Repositori Universitas Negeri Malang

Mereka Masa Depan, Sekarang: Tantangan Bagi Pendidikan dalam Menyongsong Abad Informasi

Joni, T. Raka (1989) Mereka Masa Depan, Sekarang: Tantangan Bagi Pendidikan dalam Menyongsong Abad Informasi. Intitute Keguruan dan Ilmu Pendidikan Malang, Malang.

[img] Text
Mereka Masa Depan, Sekarang; Tantangan Bagi Pendidikan dalam Menyongsong Abad Informasi 10 hal.pdf

Download (1MB)
[img] Text
Mereka Masa Depan, Sekarang; Tantangan Bagi Pendidikan dalam Menyongsong Abad Informasi full text.pdf
Restricted to Registered users only

Download (5MB)

Abstract

Prof. Dr T. Raka Joni, MSc. dalam pidatonya yang berjudul “Mereka Masa Depan, Sekarang; Tantangan Bagi Pendidikan Dalam Menyongsong Abad Informasi” menjelaskan bahwa kekayaan alam Indonesia yang melimpah merupakan karunia Tuhan yang patut disyukuri, namun diingatkan bahwa sumber daya tersebut tidak boleh dimanfaatkan secara serampangan karena sebagian bersifat tidak terbarukan. Oleh sebab itu, manusia ditempatkan sebagai faktor yang paling menentukan dalam pembangunan, baik sebagai sasaran maupun pelaksana, sehingga pengembangan mutu sumber daya manusia menjadi perhatian utama dalam mewujudkan cita-cita kemerdekaan bangsa. Masyarakat masa depan yang tengah dijemput pada era informasi ditandai oleh penciutan jarak akibat kemajuan teknologi, pentingnya peranan informasi, dan meningkatnya ketergantungan global. Dalam kondisi tersebut, setiap tindakan individu memiliki dampak yang dapat menjangkau seluruh dunia. Karena itu, pendidikan dinyatakan memiliki peranan strategis dalam membentuk cara berpikir dan bertindak manusia agar mampu menghadapi tantangan global dengan kepekaan, kemandirian, dan tanggung jawab yang berwawasan masa depan. Ciri-ciri tersebut hanya dapat tumbuh melalui interaksi pendidikan yang seimbang antara kedaulatan peserta didik dan kewibawaan pendidik, dengan suasana belajar yang menumbuhkan keberanian menjelajah hal baru dan menghargai nilai-nilai lingkungan. Prinsip tut wuri handayani dijadikan asas dalam membina kemampuan peserta didik untuk mempelajari dan menentukan pilihan terhadap berbagai kemungkinan masa depan sesuai dengan pandangan hidup bangsa. Keberhasilan pendidikan juga ditentukan oleh profesionalisme guru sebagai pengelola kegiatan belajar-mengajar. Guru dituntut memiliki keahlian dan dedikasi tinggi untuk mengabdikan ilmunya demi kemaslahatan peserta didik. Profesionalisasi jabatan guru dipandang sebagai langkah penting yang hanya dapat tercapai apabila profesi tersebut menjadi bidang yang menarik bagi putra-putri terbaik bangsa serta didukung oleh sistem imbalan yang berbasis kompetensi. Melalui Keputusan Menpan No. 26/1989 tentang fungsionalisasi jabatan guru, dibuka peluang besar untuk mewujudkan sistem profesional yang diidam-idamkan. Namun demikian, disadarkan bahwa kebijakan tersebut mengandung tantangan besar: apabila dijalankan dengan benar, ia akan memperkuat landasan profesi keguruan; tetapi jika disalahgunakan, dapat meruntuhkan harapan bagi terwujudnya profesionalisme pendidikan di Indonesia untuk waktu yang lama.

Item Type: Book
Subjects: L Education > LB Theory and practice of education
L Education > LC Special aspects of education
Divisions: UM Special Collection > Koleksi Karya Sivitas Akademika UM
Depositing User: DPS UM
Date Deposited: 18 Dec 2025 02:26
Last Modified: 18 Dec 2025 02:26
URI: http://repository.um.ac.id/id/eprint/5686

Actions (login required)

View Item View Item