Rosiyana, Ella (2015) Dinamika seni pertunjukan sandur kembang desa di Desa Kedok Kulon Kecamatan Bojonegoro Kabupaten Bojonegoro (1950-2013) serta nilai pendidikan karakternya / Ella Rosiyana. Diploma thesis, Universitas Negeri Malang.
Full text not available from this repository.Abstract
ABSTRAK Rosiyana Ella. 2015. Dinamika Seni Pertunjukan Sandur Kembang Desa di Desa Ledok Kulon Kecamatan Bojonegoro Kabupaten Bojonegoro (1950-2013) serta Nilai Pendidikan Karakternya. Skripsi Jurusan Sejarah Fakultas Ilmu Sosial Universitas Negeri Malang. Pembimbing Dr. Abdul Latif Bustami M.Si. Kata Kunci dinamika sandur pendidikan karakter Seni pertunjukansandurmerupakan salah satu seni pertunjukan tradisional di Kabupaten Bojonegoro. Sandurmemiliki unsur teater (drama) tari karawitan akrobatik (atraksi kalongking) dan juga terdapat unsur-unsur magis karena dalam setiap pementasannya selalu menghadirkan danyang (roh halus).Kesenian tersebut mengalami dinamika dalam perkembangannya. Dinamika yang dialami sandur tergantung pada perubahan sosial dan kebudayaan masyarakatnya. Tujuan dari penelitian ini adalah 1) mengetahui latar belakang lahirnya seni pertunjukan sandurdi Desa Ledok Kulon Kecamatan Bojonegoro Kabupaten Bojonegoro 2) mengetahui dinamika seni pertunjukan sandur Kembang Desa tahun 1950-2013 3) mengetahui nilai pendidikan karakter dalam seni pertunjukan sandur. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode penelitian sejarah. Metode penelitian ini terdiri dari 1) pemilihan topik 2) heuristik 3) verifikasi 3) interpretasi 4) historiografi. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa (1) lahirnyaseni pertunjukan sandurdi Desa Ledok Kulon Kecamatan Bojonegoro KabupatenBojonegorodilatar belakangi oleh beberapa faktor yaitu faktor sosial budaya dan ekonomi. Salah satu kelompok sandur di wilayah tersebut adalah sandur Kembang Desa. Sandur Kembang Desa merupakan satu-satunya kelompok sandur yang masih bertahan di Desa Ledok Kulon Kecamatan Bojonegoro Kabupaten Bojonegoro. (2) sandur Kembang Desa mengalami dinamika dalam mempertahankan eksistensinya. Tahun 1950-1960 merupakan masa perintisan bagi sandur Kembang Desa. Tahun 1960-1970 sandur Kembang Desa dibekukan oleh pemerintah karena terjadi pergolakan politik. Kemudian tahun 1970-1985 sandur Kembang Desa mulai dirintis dan dibangkitkan kembali hingga tahun 1985-2000 keberadaan sandur Kembang Desa semakin berkembang di kalangan masyarakat. Pada pertengahan tahun 2000-2010 sandur Kembang Desa semakin tergeser keberadaannya oleh seni pertunjukan modern. Tahun 2010-2013 pemerintah daerah bersama para pelaku sandur Kembang Desa melakukan upaya revitalisasi kesenian sandur untuk menghidupkan kembali kesenian tradisional tersebut.(3) seni pertunjukan sandur Kembang Desa juga mengandung nilai pendidikan karakter antara lain sopan santun saling menghormati tolong menolong teposeliro (toleransi) bersahabat atau komunikatif dan kerja keras serta pantang menyerah.
| Item Type: | Thesis (Diploma) |
|---|---|
| Subjects: | L Education > L Education (General) |
| Divisions: | Fakultas Ilmu Sosial (FIS) > Departemen Sejarah (SEJ) > S1 Pendidikan Sejarah |
| Depositing User: | library UM |
| Date Deposited: | 11 Jun 2015 04:29 |
| Last Modified: | 09 Sep 2015 03:00 |
| URI: | http://repository.um.ac.id/id/eprint/55139 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
