Septiaji, Dodik (2017) Upaya pemerintah desa dalam pemberdayaan masyarakat tunagrahita melalui industri batik di rumah harapan (studi kasus Desa Karangpatihan Kecamatan Balong Kabupaten Ponorogo) / Dodik Septiaji. Diploma thesis, Universitas Negeri Malang.
Full text not available from this repository.Abstract
ABSTRAK Dodik Septiaji 2017. Upaya Pemerintah desa dalam pemberdayaan masyarakat tunagrahita melalui industry batik di Rumah Harapan (studi Kasus Lembaga Rumah Harapan Karangpatihan Bangkit). Skripsi Jurusan Pendidikan Luar Sekolah. Fakultas Ilmu Pendidikan. Universitas Negeri Malang. Pembimbing (1) Drs. H. Moh. Ishom Ihsan M.Pd (2) Drs. H. Sucipto M.S Kata Kunci Upaya Pemerintah Desa dalam Pemberdayaan Masyarakat Pengembangan Industri Batik Indonesia merupakan negara kepulauan yang memiliki kekayaan sumberdaya alam yang melimpah. Kekayaan tersebut menjadi modal penting dalam pembangunan bangsa Indonesia salah satunya yaitu di Dusun Tanggungrejo Desa.Karangpatihan Kec.Balong Kab Ponorogo yang menyimpan begitu banyak potensi alam yang sangat melimpah.Penelitian ini dilakukan bertujuan untuk mendeskripsikan mengenai proses pemberdayaan masyarakat melalui tahap penyadaran tahap pengkapasitasas dan tahap pemberian daya terhadap masyarakat yang dilakukan oleh Lembaga Rumah Harapan Karangpatihan Bangkit dalam mengembangkan industry batik ciprat. Penelitian ini menggunakan pendekatan penelitian kualitatif. Sumber datanya adalah Pengurus Lembaga Rumah Harapan Karangpatihan Bangkit pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan teknik wawancara observasi dan dokumentasi. Untuk menjaga keabsahan data dilakukan dengan triangulasi data. Kegiatan analisis data dimulai dari tahap pengelompokan data tahap pencatatan tahap klasifikasi dan tahap penyajian data Berdasarkan hasil analisis data tersebut diperoleh simpulan hasil temuan penelitian yaitu Lembaga Rumah Harapan Karangpatihan Bangkit dalam pengembagan industry batik melalui beberapa tahapan diantaranya (1) Proses penyadaran ke masyarakat di laksanakan melalui bentuk sosialisasi dan motivasi kepada masyarakat. kegiatan penyadaran menggunakan media perkumpulan arisan karso tunggal sholawatan dan cangkrukan. (2) Pengkapasitasan Sumber Daya Manusia masyarakat dan pendampingan dilaksanakan melalui pelatihan-pelatihan. Pelatihan-pelatiahan yang diselenggarakan masih belum secara formal akan tetepi pelatihan dilaksanakan dengan non-formal. (3) Dalam pemberian daya atau empowerment masyarakat diberikan kepercayaan untuk merencanakan melaksanakan dan mengevalusi kegiatan yang ingin dilaksanakan. masyarakat dilibatkan dalam proses perencanaan pelaksanaan dan evaluasi. Proses tersebut dilakukan dengan partisipatif dengan mengembangkan kerajinan industry batik.Berdasarkan pembahasan di atas maka penelitian ini dapat memberikan manfaat bagi Lembaga Rumah Harapan yaitu sebagai informasi dan pedoman dalam pelaksanaan pemberdayaan di dusun Tanggungrejo Desa Karangpatihan Berdasarkan hasil pembahasan diatas maka peneliti dapat memberikan saran dalam proses pemberdayaan yang dilakukan oleh Lembaga Rumah Harapan Karangpatihan Bangkit yaitu diharapkan dapat meningkatkan pelaksanaan pemberian daya di masyarakat secara baik dengan bekerjasama dengan Badan Pelatihan yang ada sehingga masyarakat dapat meningkatkan keahlianya secara baik. Selain meningkatkan pelaksanaan pemberian daya diharapkan membuat perencanaan kegiatan secara teratur dan terkonsep dengan baik.
| Item Type: | Thesis (Diploma) |
|---|---|
| Subjects: | ?? ?? |
| Divisions: | Fakultas Ilmu Pendidikan (FIP) > Departemen Pendidikan Luar Sekolah (PLS) > S1 Pendidikan Luar Sekolah |
| Depositing User: | library UM |
| Date Deposited: | 22 Sep 2017 04:29 |
| Last Modified: | 09 Sep 2017 03:00 |
| URI: | http://repository.um.ac.id/id/eprint/5261 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
