Pengaruh keterlibatan dalam kegiatan ekstrakurikuler dan kesadaran berpolitik siswa terhadap hasil belajar PKN di SMA Negeri 9 Malang / Hidayatul Khusniyati - Repositori Universitas Negeri Malang

Pengaruh keterlibatan dalam kegiatan ekstrakurikuler dan kesadaran berpolitik siswa terhadap hasil belajar PKN di SMA Negeri 9 Malang / Hidayatul Khusniyati

Khusniyati, Hidayatul (2009) Pengaruh keterlibatan dalam kegiatan ekstrakurikuler dan kesadaran berpolitik siswa terhadap hasil belajar PKN di SMA Negeri 9 Malang / Hidayatul Khusniyati. Diploma thesis, Universitas Negeri Malang.

Full text not available from this repository.

Abstract

Pendidikan Nasional bertujuan untuk mencerdaskan dan usaha untuk mengembangkan manusia Indonesia seutuhnya yaitu manusia yang beriman dan bertaqwa kepada Tuhan Yang Maha Esa berbudi pekerti luhur memiliki pengetahuan keterampilan sehat jasmani dan rohani berkepribadian yang mantap dan mandiri serta rasa tanggung jawab kemasyarakatan dan kebangsaan. Melalui pendidikan nasional diharapkan dapat meningkatkan mutu pendidikan dan martabat manusia Indonesia sehingga pendidikan nasional dapat menghasilkan manusia terdidik yang beriman berpengetahuan berketerampilan dan memiliki rasa tanggung jawab. (Pasal 3 Undang-Undang RI Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional). Upaya meningkatan mutu pendidikan seperti yang diharapkan dan digariskan dalam Undang-Undang Sistem Pendidikan Nasional selain menggunakan cara yang lazim seperti penyempurnaan kurikulum juga dengan mengefektifkan komponen-komponen yang mempengaruhi keberhasilan suatu pendidikan baik pemerintah masyarakat maupun orang tua(keluarga). Oleh karenanya gagasan luhur Ki Hadjar Dewantara dengan Tri Pusat Pendidikan yang terdiri dari orang tua sekolah dan masyarakat dan sekarang ditambah dengan peran serta aktif pemerintah patut dilaksanakan dalam rangka memprioritaskan sektor pendidikan baik yang informal non formal maupun yang formal. Peranan pendidikan harus dilihat dalam konteks pembangunansecara menyeluruh yang bertujuan memberikan manfaat sesuai dengan cita-cita bangsa. Pembangunan tidak mungkin berhasil jika tidak melibatkan manusianya sebagai pelaku dan sekaligus sebagai tujuan pembangunan. Untuk menyukseskan pembangunan perlu di tata suatu sistem pendidikan yang relevan dan system pendidikan yang dirancang serta dilaksanakan oleh orang-orang yang ahli dalam bidangnya. Tujuan didirikannya sekolah adalah sebagai wahana aktif bagi usaha memanusiakan manusia sehingga bisa membawa bangsa dan negara Indonesia yang sedang terpuruk untuk dapat bangkit menuju posisi yang terhormat dan diperhitungkan di dunia internasional. Dalam usaha untuk mewujudkan manusia yang seperti digambarkan di atas terdapat beberapa masalah di bidang pendidikan yang harus segera dipecahkan antara lain rendahnya mutu lulusan tidak meratanya kesempatan belajar dan lulusan sekolah yang kurang relevan terhadap kebutuhan pembangunan. Dalam masa pembangunan bangsa maka usaha memanusiakan manusia melalui pendidikan selaras dengan fungsi pendidikan antara lain mencerdaskan bangsa pengembangan kesadaran nasional dan sikap nasionalisme sebagai sumber daya manusia dalam proses pembangunan kepribadian nasional serta identitasnya oleh karena itu pengembangan kesadaran nasional dan sikap nasionalisme perlu ditanamkan dan ditumbuhkan sejak dini kepada seluruh bangsa Indonesia. Salah satu sarana untuk pengembangan sikap nasionalisme adalah melalui pendidikan. Dengan demikian kegiatan pendidikan nasional perlu di organisasikan dan dikelola sedemikian rupa supaya pendidikan nasional sebagai suatu organisasi dapat mewujudkan cita-cita nasional bangsa Indonesia

Item Type: Thesis (Diploma)
Subjects: ?? ??
Divisions: Fakultas Ilmu Sosial (FIS) > Departemen Hukum dan Kewarganegaraan (HKn) > S1 Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan (PPKn)
Depositing User: library UM
Date Deposited: 15 Jul 2009 04:29
Last Modified: 09 Sep 2009 03:00
URI: http://repository.um.ac.id/id/eprint/51444

Actions (login required)

View Item View Item