Ami Kusnawartiningsih (2009) Ragam dan pola penyelesaian konflik mahasiswa kos putri di sekitar kampus Universitas Negeri Malang (UM) / Ami Kusnawartiningsih. Diploma thesis, Universitas Negeri Malang.
Full text not available from this repository.Abstract
Mahasiswa adalah sebuah komunitas yang dicirikan oleh pemilikan intelektual tinggi dinamis idealis dan kaya kreativitas. Mahasiswa suatu perguruan tinggi biasanya tinggal di sekitar kampus. Mereka tinggal dengan cara kos atau kontrak. Tinggal di kos-kosan bukanlah tanpa masalah bahkan disitulah awal munculnya berbagai konflik yang dialami mahasiswa. Berkaitan dengan itulah dilakukan penelitian tentang ragam konflik yang dialami mahasiswa dan pola penyelesaiannya dengan tujuan untuk mengetahui (1) ragam konflik (2) penyebab timbulnya konflik (3) pola penyelesaian konflik (4) kendala-kendala yang dihadapi dalam penyelesaian konflik yang terjadi pada mahasiswa kos (kos-kosan putri) di sekitar kampus Universitas Negeri Malang (UM). Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dan jenis penelitian adalah studi kasus. Kegiatan pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan metode wawancara pengamatan dan dokumentasi serta kuesioner untuk mendukung hasil wawancara dan observasi. Sedangkan analisis data menggunakan model interaktif yaitu melalui reduksi data display data dan penarikan kesimpulan. Untuk menjaga keabsahan data pengumpulan data dilakukan secara teliti dan cermat triangulasi perpanjangan kehadiran dan pembahasan sejawat. Temuan penelitian menunjukkan bahwa (1) ragam konflik yang dihadapi mahasiswa kos putri di sekitar kampus Universitas Negeri Malang adalah konflik pertengkaran konflik perkelahian konflik pencurian (2) penyebab timbulnya konflik tersebut adalah perbedaan kebutuhan nilai dan tujuan langkanya sumber daya persaingan (3) pola penyelesaian konflik tersebut adalah menarik diri (withdrawing) memaksa (forcing) melunak (smoothing) kompromi (compromising) dan konfrontasi (confronting) dan (4) kendala dalam penyelesaian konflik tersebut adalah kurangnya kesadaran gengsi tidak adanya saling pengertian. Berdasarkan temuan penelitian tersebut disarankan (1) anak kos perlu bersosialisasi dengan sesama penghuni kos pemilik kos dan lingkungan sekitar (2) kontrol terhadap anak kos perlu dilakukan dengan tegas (3) perlu diadakan seminar atau lokakarya tentang manajemen konflik kos-kosan (4) diadakan pendataan terhadap mahasiswa yang tinggal di kos (5) penelitian ini perlu dikembangkan ke sasaran yang lebih luas.
| Item Type: | Thesis (Diploma) |
|---|---|
| Subjects: | ?? ?? |
| Divisions: | Fakultas Ilmu Sosial (FIS) > Departemen Hukum dan Kewarganegaraan (HKn) > S1 Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan (PPKn) |
| Depositing User: | library UM |
| Date Deposited: | 10 Jun 2009 04:29 |
| Last Modified: | 09 Sep 2009 03:00 |
| URI: | http://repository.um.ac.id/id/eprint/51384 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
