Problematika pembelajaran berdasarkan kurikulum berbasis kometensi yang dihadapi guru Pendidikan Kewarganegaraan : studi kasus SMA Negeri di Situbondo / oleh Dwi Anita Lestari - Repositori Universitas Negeri Malang

Problematika pembelajaran berdasarkan kurikulum berbasis kometensi yang dihadapi guru Pendidikan Kewarganegaraan : studi kasus SMA Negeri di Situbondo / oleh Dwi Anita Lestari

Dwi Anita Lestari (2009) Problematika pembelajaran berdasarkan kurikulum berbasis kometensi yang dihadapi guru Pendidikan Kewarganegaraan : studi kasus SMA Negeri di Situbondo / oleh Dwi Anita Lestari. Diploma thesis, Universitas Negeri Malang.

Full text not available from this repository.

Abstract

Kurikulun Berbasis Kompetensi merupakan suatu konsep kurikulum yang menekankan pada kemampuan melakukan (kompetensi) tugas-tugas dengan standar performasi tertentu sehingga hasilnya dapat dirasakan oleh peserta didik berupa penguasaan terhadap kompetensi tertentu. Kurikulum Berbasis Kompetensi diarahkan untuk mengembangkan pengetahuan pemahaman kemampuan nilai sikap dan minat peserta didik agar dapat melakukan sesuatu dalam bentuk kemahiran ketetapan dan keberhasilan dengan penuh tanggung jawab. Terdapat perbedaan mendasar antara kurikulum 1994 dengan kurikulum 2004 yaitu kurikulum 1994 dikembangkan dengan pendekatan content based sedangkan kurikulum 2004 dikembangkan dengan berbasis kompetensi (competency based curriculum). Adanya perubahan dan perbedaan dalam penerapan kurikulum berbasis kompetensi memungkinkan guru mengalami problematika pembelajaran khususnya guru Pendidikan Kewarganegaraan SMA Negeri di Situbondo. Rumusan masalah dalam penelitian ini adalah (1) bagaimanakah penerapan Kurikulum Berbasis Kompetensi di SMA Negeri Situbondo (2) apakah problematika pembelajaran berdasarkan Kurikulum Berbasis Kompetensi yang dihadapi guru Pendidikan Kewarganegaraan SMA Negeri di Situbondo (3) bagaimanakah upaya mengatasi problematika pembelajaran berdasarkan Kurikulum Berbasis Kompetensi yang dihadapi guru Pendidikan Kewarganegaraan SMA Negeri di Situbondo. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kualitatif dan jenis penelitian yang digunakan adalah studi kasus karena penelitian ini berusaha mengungkap kasus yang ada di SMA Negeri Situbondo. Sumber data penelitian yaitu orang peristiwa dan dokumen. Penelitian dilakukan di SMA Negeri di Situbondo. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah wawancara observasi dan dokumentasi. Penelitian ini dilakukan di SMA Negeri 2 Situbondo SMA Negeri 1 Asembagus dan SMA Negeri 1 Situbondo. Teknik analisis data yang digunakan adalah reduksi data display data dan verifikasi data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) penerapan Kurikulum Berbasis Kompetensi oleh guru diawali dengan penyusunan persiapan mengajar dengan format yang disediakan oleh sekolah. Pelaksanaan kegiatan belajar mengajar di SMA Negeri di Situbondo terdiri dari membuka pelajaran proses kegiatan pembelajaran dan menutup pelajaran. Sumber belajar yang dipakai guru adalah buku pelajaran LKS buku-buku yang sesuai dengan materi artikel gambar-gambar sedangkan media yang digunakan adalah OHP (Over Head Projector) televisi kartu masalah gambar-gambar artikel-artikel. Proses pembelajaran mengikutsertakan peran aktif siswa. Penilaian dilakukan dengan cara ulangan harian ujian block dan pada saat proses pembelajaran berlangsung. Bentuk tes yang dipakai yaitu tes tulis dan tes lisan. Guru akan mengadakan remidi jika ada siswa yang belum tuntas (2) problematika pembelajaran yang dihadapi guru PKn SMA Negeri di Situbondo adalah (a) kondisi siswa yaitu motivasi dan minat belajar siswa rendah konsentrasi belajar siswa keaktifan siswa kurang (b) ketersediaan sarana dan prasarana pendukung pembelajaran terbatas (c) kesiapan dan kemampuan guru dalam menerapkan kurikulum (3) upaya mengatasi problematika pembelajaran berdasarkan kurikulum berbasis kompetensi yang dihadapi guru PKn SMA Negeri di Situbondo antara lain (a) guru harus dapat mencari cara untuk menarik perhatian siswa mengembalikan motivasi belajar siswa dan membuat siswa aktif (b) sekolah mengadakan kerjasama dengan komite dan pihak-pihak terkait guna melengkapi sarana dan prasarana (c) kesiapan dan kemampuan guru didukung dengan kegiatan-kegiatan seperti workshop MGMP kelompok diskusi terbimbing. Berdasarkan penelitian ini disarankan agar guru lebih meningkatkan keprofesionalannya dalam menerapkan kurikulum. Guru dituntut untuk dapat melaksanakan tugas-tugasnya mulai dari merencanakan pembelajaran melaksanakan pembelajaran sampai melakukan evaluasi pembelajaran. Guru harus dapat mencari cara untuk memotivasi siswa menarik perhatian siswa dan menciptakan lingkungan belajar yang kondusif sehingga proses pembelajaran berlangsung dengan efektif. Sekolah berkewajiban dalam pengadaan pemeliharaan dan perbaikan fasilitas/sarana dan prasarana guna mendukung kelancaran kegiatan belajar mengajar.

Item Type: Thesis (Diploma)
Subjects: ?? ??
Divisions: Fakultas Ilmu Sosial (FIS) > Departemen Hukum dan Kewarganegaraan (HKn) > S1 Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan (PPKn)
Depositing User: library UM
Date Deposited: 25 Jun 2009 04:29
Last Modified: 09 Sep 2009 03:00
URI: http://repository.um.ac.id/id/eprint/51377

Actions (login required)

View Item View Item