Analisis bustier yang di buat dari bahan satin, sutra dan katun menggunakan interlining woven tangerine 901 / Irma Widya Priyanti - Repositori Universitas Negeri Malang

Analisis bustier yang di buat dari bahan satin, sutra dan katun menggunakan interlining woven tangerine 901 / Irma Widya Priyanti

Priyanti, Irma Widya (2012) Analisis bustier yang di buat dari bahan satin, sutra dan katun menggunakan interlining woven tangerine 901 / Irma Widya Priyanti. Diploma thesis, Universitas Negeri Malang.

Full text not available from this repository.

Abstract

Kata kunci Bustier bahan baku Interlining Woven Tangerine 901. Fungsi busana dapat ditinjau dari beberapa aspek antara lain aspek biologis psikologis dan sosial tergantung kebutuhan manusia itu sendiri. Secara garis besar busana dapat dikelompokkan menjadi dua yaitu busana dalam dan busana luar. Salah satu contoh dari busana dalam adalah bustier. Bustier adalah busana yang menutupi tubuh mulai dari dada hingga pinggang secara sempurna. Dalam membuat bustier yang bagus dan tepat maka menggunakan underlying. Underlying adalah bahan pelapis dan bahan pengisi pada busana yang letaknya dibawah bahan utama. Salah satu underlying yang sangat berpengaruh pada pembuatan bustier adalah interlining. Interlining merupakan pelapis yang membantu membentuk siluet pakaian. Berdasarkan konstruksinya interlining dibagi menjadi 3 yaitu berasal dari tenunan (woven) rajutan (knit) dan bukan tenunan (non woven). Salah satu contoh dari interlining woven adalah kain gula (tangerine 901). Tangerine 901 ini adalah bahan pelapis yang sering digunakan pada pembuatan bustier berwarana putih dan berperekat pada satu sisi saja serta tekstur perekatnya menyerupai serbuk gula sehingga kain ini disebut dengan kain gula.Bahan utama yang digunakan untuk bustier diantaranya adalah satin sutra dan katun pada setiap bahan utama tersebut memiliki karakteristik yang berbeda. Pada penelitian ini beberapa faktor yang dilihat adalah tingkat kenyamanan tekstur bahan utama setelah diberi interlining kelangsaian bahan pada tubuh dan kelekatan interlining pada bahan utama setelah diberi lapisan tangerine woven 901. Penelitian ini adalah penelitian deskriptif karena hanya memaparkan hasil jadi dari bustier. Bustier dibuat menggunakan model yang memiliki ukuran tubuh medium (M) dengan menggunakan lembar pengamatan yang berisikan instrumen penelitian dan menggunakan 3 panelis untuk mengamati hasil jadi pada bustier. Berdasarkan hasil pengamatan yang telah dilakukan oleh panelis didapatkan hasil jadi bustier pada masing-masing bahan utama yaitu pada bahan satin tingkat kenyamanan 90 6 % (nyaman) tekstur 66 % (kurang halus) kelangsaian bahan 100 % (melangsai) dan kelekatan bahan 88 % (lekat). Pada bahan sutra tingkat kenyamanan 95 % (nyaman) tekstur 100 % (halus) kelangsaian bahan 100 % (melangsai) dan kelekatan bahan 88 % (lekat). Pada bahan katun tingkat kenyamanan 90 6 % (nyaman) tekstur 77 % (halus) kelangsaian bahan 77 % (melangsai) dan kelekatan bahan 100 % (lekat).

Item Type: Thesis (Diploma)
Subjects: ?? ??
Divisions: Fakultas Teknik (FT) > Departemen Teknologi Industri (TI) > S1 Pendidikan Tata Busana
Depositing User: library UM
Date Deposited: 26 Jan 2012 04:29
Last Modified: 09 Sep 2012 03:00
URI: http://repository.um.ac.id/id/eprint/48956

Actions (login required)

View Item View Item